Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Di Tangan Petugas PPSU, Wajah Anies Baswedan Jadi Tampak Lebih Chubby dan Lebih Ahok

Redaksi oleh Redaksi
1 Agustus 2018
A A
mural anies baswedan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Apa jadinya kalau mural yang seharusnya digambar oleh orang-orang yang punya kapasitas dalam bidang seni lukis namun justru digambar oleh orang-orang yang kapasitasnya adalah bersih-bersih lingkungan? Tentu saja hasilnya tidak bisa dipaksakan untuk bagus dan estetis. Dan itulah yang sekarang sedang terjadi di Ibukota.

Di Jakarta, para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau yang lebih akrab disebut sebagai pasukan orange diberdayakan untuk melakukan tugas yang seharusnya bukan menjadi tugas mereka, yakni menggambar mural untuk meramaikan Asian Games yang memang bakal digelar beberapa hari lagi di Jakarta dan Palembang.

Iklan

Hasil lukisan para petugas PPSU tersebut tersebar di banyak tempat di berbagai sudut ibukota, dari mulai gambar ikon-ikon olahraga, bendera negara peserta Asian Games, ornamen-ornamen Asian Games, maskot Asian Games, sampai gambar Gubernur Jakarta.

Nah, untuk gambar yang disebut terakhir, mungkin sedang menjadi bahan pembicaraan banyak orang. Maklum saja, di media sosial, memang sedang beredar gambar wajah Gubernur Jakarta Anies Baswedan hasil karya petugas PPSU.

Bagaimana hasilnya? Seperti yang sudah ditulis di atas: tidak bisa dipaksakan untuk bagus.

Ya namanya petugas PPSU bukan pelukis… pic.twitter.com/LAAggOhvLa

— Siti Karburator (@JVLEHA) 30 Juli 2018

Dalam gambar yang diupload oleh akun @jvleha tersebut, tampak jelas betapa unyu wajah pak Anies Baswedan. Sangat chubby. Wibawanya tampak berkurang sedikit, tapi tampak jauh lebih semringah. Anies jadi lebih tampak ke-Ahok-Ahokan.

Gambar yang begitu dahsyat tersebut akhirnya sampai juga ke tangan Anies Baswedan sebagai si empunya wajah.

Dan komentar dari Anies sungguh membuat hati adem, “Keren, keren. Memang ukurannya agak lebar dikit ya,” kata Anies. “Nanti kalau saya tahu di mana saya datangi.” tambahnya.

Komentar yang lebih dahsyat keluar dari kompatriot Anies, Sandiaga Uno.

“Ini gemuk banget, Pak Anies itu sudah turun 15 kilogram. Bagus ini, tetap bagus menurut saya, agak kekinian,” kata Sandiaga. “mungkin pemicu Pak Anies agar lebih sering tampil supaya PPSU-nya tahu bahwa pak Anies sudah kurusan, sudah turun 15 kilogram lebih.”

Ah, Anies dan Sandiaga mungkin tak tahu, bahwa ini bukan soal gemuk atau tidak, ini murni soal seni. Petugas PPSU yang menggambar wajah Anies Baswedan itu memang sengaja menggambar gambar Anies dengan gaya pop art surealis kontemporer. (A/M)

anies baswedan

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2018 oleh

Tags: Anies Baswedanjakartapasukan orangeppsu
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO
Urban

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO
Urban

Desa adalah Tempat Ideal Buat Nine to Five: Gaji “Utuh”, Mental Sehat, asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

28 Juli 2026
Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO
Sekolahan

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perjuangan orang haven't ingin jadi mahasiswa baru (maba) tanpa sponsor orang tua melalui beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO

Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu

7 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
burnout kerja kantoran mojok.co

Mencintai Pekerjaan tanpa Harus Menyukai Orang-Orang di Dalamnya

4 Agustus 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.