Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Sehari Sebelum Piala Dunia 2018, Spanyol Malah Pecat Pelatih

Redaksi oleh Redaksi
13 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dikira akan mendapat reputasi mentereng karena dikontrak Real Madrid, siapa yang mengira justru Julen Lopetegui, Pelatih Timnas Spanyol, malah harus dipecat sehari sebelum penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dimulai.

Zinedine Zidane yang mundur dari jabatan pelatih Real Madrid setelah hattrick Liga Champions menimbulkan banyak polemik. Setelah sebelumnya nama Arsene Wenger disebut-sebut karena kebetulan lagi nganggur, nama Julen Lopetegui yang akhirnya terpilih menggantikan Zidane.

Diumumkan oleh manajemen Real Madrid sebagai pelatih baru seusai penyelenggaraan Piala Dunia 2018, ternyata membuat RFEF, Federasi Sepak Bola Spanyol, murka. Kemurkaan yang kemudian ditunjukkan dengan memecat sang pelatih timnas Spanyol, meski Piala Dunia 2018 di Rusia tinggal sehari lagi dibuka.

“Apa yang telah kami capai di sini (Putaran Final Piala Dunia 2018) adalah karena jasanya (Lopetegui) dan kami harus berterima kasih kepadanya dan berdoa semoga dia berhasil,” kata-kata manis Luis Rubiales, Presiden RFEF.

Lopetegui sudah teken kontrak dengan manajemen Real Madrid selama tiga tahun, dan praktis masa tugasnya akan dimulai setelah membesut timnas Spanyol di ajang Piala Dunia. Akan tetapi, karena masa-masa lobi perekrutan ini tidak diketahui oleh Federasi Sepak Bola Spanyol, maka melalui Presiden RFEF, Lopetegui terpaksa langsung dipecat.

Hal ini dikarenakan apa yang dilakukan pelatih Spanyol ini tidak etis. Posisi masih dalam masa kontrak dengan timnas Spanyol, tapi sudah melakukan negosiasi—bahkan tanda tangan kontrak dengan manajemen Real Madrid. Hal ini jelas menjadi catatan buruk bagi mantan pelatih FC Porto ini.

Lopetegui sendiri menjadi Pelatih Timnas Spanyol sejak 21 Juli 2016, setelah Vicente del Bosque mundur usai kalah dari Italia pada Piala Eropa 2016 di Perancis. Bersama Lopetegui, timnas Spanyol punya catatan mentereng. Mereka belum pernah kalah dalam 20 pertandingan terakhir.

Dengan dipecatnya Lopetegui, terang saja hal ini menganggu persiapan Sergio Ramos dkk. dalam menjalani laga-laga Piala Dunia. Nama-nama besar memang muncul sebagai pengganti, tapi mengingat detik-detik pertandingan akan dimulai, bayang-bayang Spanyol akan bertanding di Piala Dunia tanpa didampingi pelatih kepala bisa saja terjadi.

Hanya saja, RFEF segera bertindak cepat. Beberapa nama sudah muncul ke permukaan. Ada nama Fernando Hierro, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Olahraga Timnas Spanyol, selain itu ada juga Pelatih Timnas U-21 Spanyol, Albert Celades.

Menarik tentu saja, apa yang bisa dilakukan para pelatih ini hanya dengan menyisakan waktu hitungan jam saja untuk persiapan tim. Atau kalau memang cuma untuk pantas-pantas biar ada yang teriak-teriak di depan bangku cadangan timnas Spanyol, bagaimana kalau mengontrak Wenger saja? Toh, paling-paling pelatih baru timnas Spanyol cuma meneruskan rencana dari Lopetegui saja kok. Siapa tahu malah juara ya kan? Siapa tahu.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2018 oleh

Tags: Arsene WengerItaliajulen lopeteguiPerancispiala dunia 2018piala eroparusiaspanyolvicente del bossque
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Perjalanan alumnus UGM ke luar negeri alias Rusia untuk meneliti Bumi. MOJOK.CO
Ragam

Petualangan Lulusan UGM ke Antartika, Hadapi Cuaca Ekstrem Selama 6 Bulan untuk Buktikan Teori Bumi Itu Datar

25 Maret 2025
Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!
Liputan

Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!

4 Juni 2024
Anak IPA “Nyasar” di Jurusan Sastra Rusia UI: Dulu Pengen Jadi Dokter Sunat, Kini Malah Juara Kompetisi Tinju di Negerinya Putin.MOJOK.CO
Kampus

Anak IPA “Nyasar” di Jurusan Sastra Rusia UI: Dulu Pengen Jadi Dokter Sunat, Kini Malah Juara Kompetisi Tinju di Negerinya Putin

21 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Desa adalah Tempat Ideal Buat Nine to Five: Gaji “Utuh”, Mental Sehat, asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

28 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026
Budi daya ikan nila cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan ngasal MOJOK.CO

Budi daya ikan nila bisa cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan sampai merusak sumber daya 40 tahun ke depan

30 Juli 2026
Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6 MOJOK.CO

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6

27 Juli 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.