Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Film Benyamin Sueb dan Reza Rahadian Lagi Reza Rahadian Lagi

Redaksi oleh Redaksi
5 November 2017
A A
reza rahadian
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tren reborn-reborn-an dalam dunia perfilman rupanya belum berhenti. Maklum, dua film reborn terkini terbukti berhasil menuai kesuksesan. Film Pengabdi Setan, misalnya, mampu menjadi film horor Indonesia terlaris sepanjang masa. Atau Warkop DKI Reborn yang bahkan menjadi film terlaris Indonesia sepanjang masa. Tapi, apa hubungannya dengan Reza Rahadian?

Keberhasilan film-film reborn inilah yang kemudian membuat banyak rumah produksi berlomba-lomba menggarap film-film reborn. Bahkan Rano Karno pun diketahui sudah mengarap versi baru dari Si Doel Anak Sekolahan yang konon proses syutingnya sudah hampir selesai.

Iklan

Nah, bakal film reborn terbaru yang cukup bikin heboh masyarakat sekarang ini boleh jadi adalah film Benyamin Sueb, Biang Kerok, garapan Falcon Pictures. Film reborn ini menjadi banyak perbincangan bukan melulu karena faktor Benyaminnya, melainkan karena pemeran utamanya yang lagi-lagi Reza Rahadian.

Ya, ia memang diberi kepercayaan oleh sutradara Hanung Bramantyo untuk berperan menjadi Benyamin Sueb dalam film reborn tersebut.

Tak pelak, penunjukannya sebagai pemeran Benyamin ini langsung mengundang nyinyiran netizen. Wajar saja, selama ini, Reza memang sudah terkenal banyak memerankan berbagai sosok dalam berbagai film biopik, dari mulai Kartono (dalam Kartini), Tjokroaminoto, B. J. Habibie, sampai Chairil Anwar. Hal inilah yang kemudian memunculkan keluhan Yah, Reza lagi Reza lagi-effect di kalangan masyarakat.

Keberhasilan dan kegemilangannya memerankan Habibie di trilogi Habibie (Habibie & Ainun, Rudy Habibie, dan Habibie & Ainun 3) ternyata tetap membuat ia diragukan oleh banyak pihak. Banyak yang menilai Reza akan gagal memerankan persona lucu Benyamin Sueb.

Kendati demikian Reza Rahadian tak terlalu memusingkan keraguan orang-orang. Ia bahkan mengaku bahwa selama ini, ia sudah terbiasa diragukan ketika memerankan tokoh nyata tertentu. “Saya sudah biasa diragukan. Artinya orang itu selalu skeptis, skeptisnya ketika saya memerankan tokoh itu bukan hanya sekadar saya bisa atau tidak, tetapi kenapa harus saya lagi?” katanya.

Yah, kita lihat saja nanti bagaimana akting Reza Rahadian sebagai Benyamin Sueb. Yang jelas, terlepas dari fenomena Yah, Reza lagi Reza lagi-effect, ia memang aktor yang sudah terbukti selalu mampu menghayati peran yang ia mainkan. Boleh dibilang, dia adalah Johnny Depp-nya Indonesia.

Jangankan berperan jadi Cokroaminoto, Habibie, atau Benyamin Sueb, jadi kaleng Khong Guan atau sedotan Ale-Ale pun Reza mampu.

reza rahadian

Terakhir diperbarui pada 6 November 2017 oleh

Tags: benyamin suebbiang kerokfilm indonesiafilm rebornhabibie ainunReza Rahadianwarkop
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Na Willa, film anak yang obati inner child
Seni

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Sinefil.MOJOK.co
Urban

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO
Catatan

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Film Tukar Takdir Nggak Sekadar Adegan Mesra Nicholas Saputra dan Adhisty Zara dalam Mobil! Mojok.co
Pojokan

Film Tukar Takdir Nggak Sekadar Adegan Mesra Nicholas Saputra dan Adhisty Zara!

8 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.