Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Penghasilan Siti Badriah, Penyanyi yang Lagi Syantik-syantiknya

Redaksi oleh Redaksi
21 Juni 2018
A A
siti badriah
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Aplikasi Tik Tok tak bisa disangkal selain melambungkan banyak ABG dengan tingkah aneh dan unik, ia juga melambungkan banyak lagu. Dari sekian banyak lagu yang meroket karena Tik Tok, lagu “Lagi Syantik” yang dibawakan oleh biduan Siti Badriah boleh jadi adalah lagu yang paling populer.

Per hari ini, “Lagi Syantik” yang dirilis oleh label Nagaswara tersebut sudah ditonton lebih dari 147 juta kali di Youtube. Hal tersebut menjadikan “Lagi Syantik” menjadi salah satu lagu Indonesia dengan views tertinggi di Youtube.

Iklan

Pencapaian tersebut tak pelak membuat Siti Badriah sebagai pelantun lagu juga ikut terkerek naik. Ia bahkan sampai dijuluki sebagai ratu youtube oleh beberapa media.

Nah, di rubrik nafkah kali ini, Mojok Institute akan membahas penghasilan Siti Badriah ini. Maklum, bagi kami, ia memang sedang menjadi bintang di tengah demam Tik Tok yang begitu menyebalkan ini.

Siti Badriah memang sudah dalam jalannya menjadi salah satu penyanyi dangdut papan atas.

Ia mengawali karir di dunia tarik suara sejak ia masih SD. Sejak belia, ia sudah menjadi penyanyi keliling. Bersama grup dangdut milik ayahnya sendiri, Siti turut menjadi salah satu biduan. Bayarannya waktu itu terbilang tidak banyak, antara Rp70-150 ribu.

Kariernya sebagai penyanyi meledak hebat setelah lagunya “Berondong Tua” sukses di pasaran. Sejak saat itu, tarif manggungnya meroket dan menyentuh angka Rp60 juta.

Dalam seminggu, Siti Badriah bisa manggung sampai dua kali.

Siti Badriah kemudian mulai rajin mengeluarkannya single-nya sendiri. Tercatat, ada beberapa lagu yang kemudian sukses menguasai playlist-playlist radio dangdut di berbagai daerah. Beberapa lagunya yang sukses antara lain Bara Bere (2014), Sama-Sama (2015), Mama Minta Pulsa (2016), dan juga Ketemu Mantan (2017).

Sukses di dunia tarik suara, Siti Badriah pun melebarkan kariernya di dunia seni peran dengan terjun membintangi beberapa sinetron. Sejauh ini, setidaknya ia sudah membintangi 5 sinetron, yaitu Senandung, Harapan Cinta, Dikejar Rezeki, Nadin, dan yang terbaru, Dendang Cinta Wulan di mana Siti Badriah berperan sebagai Wulan si tokoh utama.

Honor dari sinetron yang diperoleh Siti Badriah diperkirakan sebesar Rp15-20 juta per episode.

Dalam seminggu, sinetron yang dibintangi oleh Siti Badriah rata-rata tayang 4-5 kali.

Sebagai seorang pesohor, Siti Badriah tak ketinggalan juga mendapatkan penghasilan dari Youtube. Akun Youtube pribadinya “Siti Badriah Official” tercatat punya 59.953 subscriber dengan jumlah views yang sudah mencapai lebih dari 7 juta sejak pertama kali dibuat setahun yang lalu.

Dari Youtube ini, dengan menggunakan perhitungan CPM, Siti Badriah diperkirakan bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp4,5 juta per bulan.

Nah, dengan data-data sumber penghasilan tadi, kita bisa tahu jumlah perkiraan penghasilan Siti Badriah dalam satu bulan, yaitu:

– Nyanyi 2 kali x 4 minggu x Rp60 juta = Rp480 juta
– Sinetron 5 kali x 4 minggu x Rp20 juta = Rp400 juta
– Youtube = Rp4,5 juta

Total: Rp884,5 juta.

Sungguh, sudahlah syantik orangnya, syantik suaranya, syantik lagunya, syantik pula penghasilannya.

Iklan

siti badriah

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2018 oleh

Tags: dangdutlagu syantiksiti badriahtik tok
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Beban ekspektasi orang desa di Rembang yang merantau kerja di luar negeri: dipandang kalau bisa menggelar dangdutan setiap tahun MOJOK.CO

Beban Pemuda Desa Kerja di Luar Negeri: Demi Dipandang Harus Gelar Dangdutan Tiap Tahun buat Hibur Warga

12 Agustus 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Dangdut Lawas OM Lorenza Melawan Hegemoni Dangdut Koplo MOJOK.CO

Dangdut Lawas OM Lorenza Obat Kejenuhan Dangdut Koplo: Wayahe Wong Lawas Tampil

11 Februari 2025
Penonton Dangdut Koplo, Fans NDX & Guyon Waton SDM Rendah MOJOK.CO

Penonton Dangdut Koplo dan Fans Guyon Waton & NDX Dianggap SDM Rendah, Tukang Kisruh, dan Tukang Rusak Festival

2 Juli 2024
Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak MOJOK.CO

Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak

25 April 2023
Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari MOJOK.CO

Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari

26 Februari 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

GVD Resmi Rilis Single Perdana "VII", Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah.MOJOK.CO

GVD Resmi Rilis Single Perdana “VII”, Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah

23 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia MOJOK.CO

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia tapi justru karena itu saya sayang banget sama motor ini

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026
Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

Ambarukmo dan Cerita Panjang yang Tak Sekadar Soal Hotel

28 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.