Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Driver Gojek dan Intrik Japri

Redaksi oleh Redaksi
15 Mei 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Driver Gojek menjadi salah satu profesi yang moncer dalam beberapa tahun terakhir ini. Perpaduan yang dahsyat antara layanan transportasi dengan teknologi digital dan aplikasi menjadikan Gojek sebagai salah satu startup yang menjanjikan.

Nah, di rubrik Nafkah kali ini, Mojok mencoba untuk membahas hal-hal menarik seputar dunia Gojek. Alhamdulillah, Gusti Alloh mempertemukan kami dengan salah satu driver Gojek yang berbaik hati untuk dikorek cerita pengalamannya sebagai seorang driver. Kita sebut saja, Ishizaki.

Iklan

Dalam satu hari, Ishizaki yang sudah setahun terakhir ini menjadi driver bisa mendapatkan penghasilan bersih 100-150 ribu. Jika dapat mencapai target poin, bisa 180 ribu per hari. Pendapatan ini masih lebih sedikit ketimbang penghasilannya di awal-awal ia menjadi driver yang bisa mencapai 250 ribu per hari.

“Dulu sehari bisa banyak karena tarifnya belum berubah, jumlah driver-nya juga belum sebanyak sekarang,” ujarnya.

Selama menjadi driver, Ishizaki tentu punya banyak cerita dan pengalaman, baik yang menyenangkan, maupun menyebalkan. Pengalaman yang menyebalkan biasanya berkutat seputar penumpang yang rewel, ngotot soal maps, sampai penumpang yang tidak mau turun jalan atau keluar dari gedung. Sedangkan pengalaman yang menyenangkan tentu saja saat ia berhasil mendapatkan tip yang cukup besar dari penumpang. Pengalaman menyenangkan lainnya adalah saat ia berhasil menjalin hubungan yang spesial dengan salah satu penumpangnya.

“Anak U*Y semester dua,” katanya.

Pernah juga Ishizaki mendapatkan pujian dari penumpang perempuan yang membuatnya seperti terbang ke awan, “The best driver for me so far,” tulis si penumpang di kolom review berbintang lima yang langsung membuat Ishizaki tak kuasa untuk tak menyimpan nomor si penumpang.

“Eh, memangnya ada nggak sih kawanmu sesama driver yang mendapat pacar penumpangnya sendiri?” tanya Mojok kepada Ishizaki.

Ia menjawab ada. Katanya, punya pacar yang berawal dari hubungan driver-penumpang harus hati-hati, sebab jika sampai ada laporan yang masuk ke manajemen, si driver bisa langsung dikeluarkan, sebab aturan di Gojek memang melarang driver untuk menjapri pelanggan di luar konteks transaksi (Wahai kalian yang menjalin hubungan dengan driver Gojek melalui japri-japrian, segeralah bertaubat, hubungan kalian dibangun di atas fondasi pelanggaran!).

Kami ingin bertanya lebih banyak kepada Ishizaki soal profesinya ini, tapi sayang, ia agaknya terlalu perhitungan, “Nggak bisa aku jawab kalau yang ini, harus disambi ngopi-ngopi,” pungkasnya.

Bedebah, biji betul si Ishizaki ini…

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2017 oleh

Tags: drivergofoodgojekpacaranTransportasi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja MOJOK.CO
Kilas

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja

24 Juni 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO
Esai

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Menormalisasi memberi bintang 5 ke driveri ojek online (ojol) meski tidak memuaskan. Bintang 1 bikin rezeki mereka seret MOJOK.CO
Catatan

Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga

2 Mei 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO
Catatan

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
Peserta Pekan Budaya Difabel di Jogja. MOJOK.CO

Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif

29 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026
Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.