Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Betapa Dahsyatnya Penghasilan Ayu Ting Ting

Redaksi oleh Redaksi
15 Desember 2017
A A
ayu ting ting
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam lingkaran grassroots dunia perdangdutan, nama-nama yang beredar memang masih didominasi oleh Via Vallen dan Nella Kharisma, namun dalam tingkatan yang lebih komersial, atau setidaknya di ranah pertelevisian, nama Ayu Ting Ting tentu saja masih dianggap sebagai andalan. Setidaknya dalam lima tahun terakhir ini.

Hal ini tentu bukan isapan jempol belaka, terbukti tahun 2015, Ayu Ting Ting menyabet penghargaan sebagai penyanyi dangdut terpopuler di ajang Anugerah Dangdut Indonesia. Setahun setelahnya, ia terpilih menjadi Selebgram Female di ajang SCTV Music Awards. Lagu “Sambalado”-nya juga terpilih menjadi Lagu Dangdut Paling Ngetop di ajang yang sama. Selain itu, album Best of Ayu Ting Ting juga terpilih menjadi Album Dangdut Kontemporer/Dangdut Terbaik di ajang Anugerah Musik Indonesia.

Iklan

Nah, jika di edisi sebelumnya, Mojok Institute sudah membahas soal penghasilan Via Vallen dan Nella Kharisma, maka betapa tidak adilnya jika kemudian Mojok Institute tidak membahas tentang penghasilan Ayu Ting Ting. Karenanya, di edisi kali ini, kami memutuskan untuk membahas si pelantun lagu Alamat Palsu ini.

Membicarakan penghasilan Ayu Ting Ting adalah soal kemewahan biduan muda dalam tingkatan yang paripurna. Susah untuk tidak berkata “asuuuu” saat mengetahui berapa penghasilan seorang Ayu Ting Ting karena saking besarnya.

Baiklah, karena kami sudah paham bahwa pembaca sekalian sudah tidak sabar untuk berkata “asuuu”, maka langsung saja kami mulai untuk membongkar pundi-pundi penghasilan Ayu Ting Ting.

Kita mulai dengan pendapatan manggung Ayu Ting Ting. Sejauh ini, ada banyak versi mengenai berapa honor manggung Ayu Ting Ting, namun dalam salah satu headline Tribun Jateng yang diterbitkan tanggal 24 Juni 2016, tertulis bahwa Ayu Ting Ting adalah penyanyi dangdut termahal. Masih dari sumber yang sama, disebutkan bahwa bayaran Ayu Ting Ting sekitar Rp 300 juta sekali manggung untuk beberapa lagu. Sungguh angka yang sangat fantastis. Angka yang membuat Ayu Ting Ting bahkan sanggup untuk memberangkatkan 12 orang untuk umroh hanya dengan menyanyikan beberapa buah lagu.

Penghasilan tak kalah besar selain manggung tentu saja adalah dari endorse Instagram. Seperti diketahui, Ayu adalah endorser Instagram yang sangat terkenal. Dengan jumlah follower yang mencapai 22 juta, tak sulit bagi Ayu untuk mencari pengiklan produk yang mau mengiklankan produknya lewat endorse instagramnya. Ayu Ting Ting memang kerap diminta untuk meng-endorse produk-produk fashion dan alat kecantikan.

Bagi online shop yang ingin mempromosikan produk non kecantikan dikenakan biaya senilai Rp 9 juta untuk foto dan Rp 15 juta untuk format video. Sementara itu, untuk produk kecantikan, endorse dalam bentuk foto tarifnya Rp 10 juta dan Rp 17 juta untuk video. Semua posting-an endorse ini hanya akan di-posting selama dua pekan.

Dalam satu hari, Ayu bisa memposting sampai 4-5 konten endorse. Jika kita asumsikan 5 konten endorse tersebut adalah konten produk kecantikan dalam bentuk foto. Itu artinya, Ayu bisa mendapatkan sampai 50 juta dalam satu hanya dari Instagram.

Penghasilan lain yang tak kalah besar tentu saja adalah honor tampil di televisi (on air). Honor taping Ayu Ting Ting di televisi ini memang tidak sebesar honor Ayu saat manggung off air, tapi jumlahnya tetap saja besar. Selain itu posisinya amat penting untuk menunjang karir Ayu, sebab kebintangan seorang artis memang dijaga dari penampilan regulernya di televisi. Honor on air Ayu dalam satu kali acara berkisar antara 5-10 juta. Dalam satu hari, Ayu bisa on air di 2 acara, itu artinya, dalam satu hari, dari acara on air, Ayu bisa mengantongi penghasilan sampai 20 juta.

Banyak sumber-sumber penghasilan Ayu lainnya, misal dari bisnis kue dan oleh-oleh yang diberi nama KuenyaAyu. Di luar itu, Ayu Ting Ting juga merilis produk shampoo dan conditioner dengan menggandeng nama anaknya, Bilqis. Nama produknya ini oleh Ayu diberi nama Ayting and Bqiss product.

Dan, hampir sama seperti Inul dan Syahrini, Ayu Ting Ting rupanya juga mempunyai bisnis karaoke keluarga. Sejauh ini, ia sudah punya tiga cabang. Yang pertama ada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Cibaduyut, Bandung, dan yang terakhir di Palembang yang diresmikan pada 26 Maret 2017 lalu.

Nah, tentu masih banyak lagi pundi-pundi penghasilan seorang Ayu Ting Ting, namun maaf sekali, kami Mojok Institute tak kuat untuk membahas lebih lanjut. Hati kami sudah kadung terisi dengan iri dan dengki.

Lha gimana nggak, seorang Ayu Ting Ting yang baru berusia 25 tahun sudah bisa menghasilkan ratusan juta dalam sehari. Sedangkan direktur Mojok Institute yang belum juga genap berusia 30 bahkan masih bingung pengin pesan Indomie goreng dengan atau tanpa telor karena saking miskinnya.

Bayangkan, dia cari alamat palsu saja bisa dapat ratusan juta, apalagi alamatnya valid, pasti bisa bisa lebih besar dari itu.

Sungguh. Dunia memang ladang tempat ironi tumbuh dengan subur.

penghasilan ayu ting ting

Terakhir diperbarui pada 15 Desember 2017 oleh

Tags: Ayu Ting Tingdangdutkaraoke
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Beban ekspektasi orang desa di Rembang yang merantau kerja di luar negeri: dipandang kalau bisa menggelar dangdutan setiap tahun MOJOK.CO

Beban Pemuda Desa Kerja di Luar Negeri: Demi Dipandang Harus Gelar Dangdutan Tiap Tahun buat Hibur Warga

12 Agustus 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Gaji Rp2 jutaan pekerja pabrik Rembang ludes di awal bulan demi sewa LC, judi slot, hingga modif motor MOJOK.CO

Gaji Cuma Rp2 Juta Ludes di Awal Bulan demi Sewa LC, Judi Slot, dan Modif Motor. Biarkan Orang Tua Merana

10 Desember 2025
Dangdut Lawas OM Lorenza Melawan Hegemoni Dangdut Koplo MOJOK.CO

Dangdut Lawas OM Lorenza Obat Kejenuhan Dangdut Koplo: Wayahe Wong Lawas Tampil

11 Februari 2025
Penonton Dangdut Koplo, Fans NDX & Guyon Waton SDM Rendah MOJOK.CO

Penonton Dangdut Koplo dan Fans Guyon Waton & NDX Dianggap SDM Rendah, Tukang Kisruh, dan Tukang Rusak Festival

2 Juli 2024
Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak MOJOK.CO

Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak

25 April 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.