Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Ma’ruf Amin: Bapak Presiden Jokowi, Kapan Habib Rizieq, Kawan Saya, Dipulangkan?

Redaksi oleh Redaksi
29 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – “Bapak Presiden Jokowi, kapan kawan saya dipulangkan?” Tanya Ma’ruf Amin, seperti pengakuan dari Kapitra Ampera, caleg PDIP.

Jika ngikut dengan pernyataan Kapitra Ampera, Ma’ruf Amin punya hubungan yang dekat dengan Habib Rizieq, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Saking dekatnya, Ma’ruf Amin selalu memanfaatkan pertemuannya dengan Jokowi untuk bertanya perihal nasib kawannya tersebut. Ma’ruf Amin ingin tahu kapan “sang sahabat” itu akan dipulangkan.

“Pak Ma’ruf Amin ini sering, 18 sampai 20 kali setiap ketemu Presiden, dia minta ‘Kapan kawan, sahabat saya pulang?’” ketika ditanya demikian, Jokowi menjawab, “Siapa, Pak Kiai?” Lalu, Ma’ruf Amin akan menjawab, “Habib Rizieq”. Demikian penuturan Kapitra Ampera, seperti dikutip oleh detik.com.

Seperti diketahui, sejak menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk nazar kekalahan Ahok di Pilkada DKI tahun 2017, Habib Riziez belum pulang ke Indonesia hingga saat ini. Sudah satu tahun lebih Imam Besar FPI itu tidak menginjakkan kaki di Nusantara.

Eggi Sudjana, kuasa hukum sang habib, dalam berbagai kesempatan mengungkapkan bahwa Habib Rizieq belum ingin pulang ke Indonesia demi menghindari konflik antara pendukung Habib Rizieq dengan pemerintah. Ketimbang terjadi keributan, sang habib memilih untuk menetap di Arab Saudi untuk beberapa waktu.

Suatu ketika, pada milad ke-19 FPI, Habib Rizieq menegaskan lewat rekaman suara tentang makna aksi hijrah dalam pandangan Islam. “Ingat, hijrah bukan sembunyi, hijrah juga buka  lari. Tapi, hijrah untuk lindungi diri, hijrah untuk selamatkan negeri, dan hijrah untuk atur strategi.” Namun, karena sudah begitu lama pergi, bisa saja Ma’ruf Amin kangen.

Sesuai penegasan dari Kapitra, Kiai Ma’ruf dan sang habib punya hubungan sangat dekat. Pertanyaan “Kapan Habib Riqiez dipulangkan?” selalau diselipkan di antara pertemuan antara Ma’ruf Amin dengan Jokowi. Kebiasaan itu terjadi ketika Ma’ruf Amin belum menjadi cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019 nanti.

“Kiai Ma’ruf itu ya setiap bertemu dengan Presiden tanya, ‘Bapak Presiden kapan kawan saya dipulangkan?’ Jauh sebelum dia dicalonkan. Cawapres Jokowi itu sendiri menahan diri untuk tidak menemui Habib Rizieq di Arab Saudi karena takut pertemuannya malah dipolitisasi.

“Nggak ada kesempatan dan juga tidak ada keinginan Pak Kiai untuk bertemu. Kepana? Dia takut dipolitisasi. Pak Kiai itu dekat sekali dengan Habib Rizieq,” ungkap Kapitra.

Bisa dibayangkan keharuan yang akan terjadi ketika nanti Habib Rizieq pulang. “Ahlan wa sahlan, Habib,” kata Kiai Ma’ruf menyambut sang habib ketika menginjakkan kaki di ibu pertiwi. Jabat tangan dan pelukan hangat akan terjadi. Tidak sabar melihat pertemuan dua sahabat ini terjadi. Siapa rindu Habib Rizieq?

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2018 oleh

Tags: cawapres jokowiFPIHabib Rizieqhabib rizieq ke arabjokowiMa’ruf AminPilpres 2019
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lahir di lingkungan NU tapi justru menemukan kedamaian di Muhammadiyah. MOJOK.CO

Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya

3 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.