Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Koalisi Indonesia Kerja Berusaha Menarik Mahfud MD dan TGB Bergabung di Tim Pemenangan

Redaksi oleh Redaksi
13 Agustus 2018
A A
mahfud md tgb
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pilpres selalu menjadi pertarungan yang berat dan melelahkan, ia adalah pertarungan besar dan kolosal yang melibatkan banyak orang. Tak heran jika setiap kubu yang bertarung berusaha untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya, memperkuat pasukan tempurnya, memanaskan mesin-mesin politiknya, mengupayakan dan mengatur strategi terbaiknya.

Koalisi Indonesia Kerja, salah satu koalisi yang menjadi peserta Pilpres mendatang sadar benar akan hal tersebut. Koalisi yang mengusung pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai capres dan cawapres ini sekarang sedang berjuang untuk mencari sosok-sosok terbaik dan potensial untuk direkrut sebagai anggota tim sukses atau tim pemenangan.

Iklan

“Tentu tokoh- tokoh yang selama ini bersuara mendukung Pak Jokowi, memiliki kredibilitas yang baik, mempunyai massa, memiliki pengalaman, tentu juga akan diajak masuk menjadi tim pemenangan,” kata Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni.

Ada beberapa sosok yang diincar oleh Koalisi Indonesia Kerja. Dari beberapa sosok yang diincar, ada dua nama yang menjadi perhatian serius bagi banyak orang, yakni Mahfud MD dan Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Madji (TGB).

Dua sosok ini memang menjadi incaran utama Koalisi Indonesia Kerja. Selain dianggap punya potensi yang besar untuk mendulang dukungan untuk Jokowi, dua sosok ini juga dianggap punya kedekatan dan punya preferensi politik dalam mendukung Jokowi.

Beberapa tokoh penting Koalisi Indonesia Kerja secara blak-blakan menyatakan sangat ingin Mahfud MD dan TGB masuk dalam barisan tim sukses mereka. Dari mulai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, sampai Sekretaris Kabinet yang juga politisi PDI Perjuangan Pramono Anung.

Mengajak Mahfud MD dan TGB untuk bergabung menjadi timses atau tim pemenangan Koalisi Indonesia Kerja tentu saja merupakan manuver politik yang cerdas. Bergabungnya Mahfud MD, misalnya akan membuat banyak orang yang tadinya kecewa karena Mahfud MD tidak terpilih sebagai capres untuk sedikit melunak dan tetap memberikan suaranya kepada Jokowi. Sementara TGB bisa semakin menegaskan posisi Jokowi sebagai sosok yang merangkul kalangan ulama.

Sampai saat ini, baik Mahfud MD maupun TGB belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan keputusan mereka bersedia bergabung di tim pemenangan Koalisi Indonesia Kerja.

Namun yang pasti, jika kelak Mahfud MD dan TGB benar-benar bergabung dengan kubu Jokowi, armada tempur Koalisi Indonesia Kerja tentu saja akan semakin Kuat dan sulit untuk dikalahkan.

Kubu Prabowo harus berpikir keras jika ingin mengimbangi kubu Jokowi, sebab tidak banyak sosok di kubu Prabowo yang bisa mengalahkan kepopuleran dan ketokohan Mahfud MD dan TGB. Dari mulai AHY, Mardani Ali Sera, bahkan sampai Habib Rizieq sekalipun. (A/M)

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2018 oleh

Tags: jokowimahfud mdpilprestgb
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa KKN di desa

Serba Salah KKN di Desa: Terlalu Pendiam Dianggap Nggak Guna, Banyak Omong Dicap Sok Tahu

24 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Mengapa Kasus Korupsi Kepala Daerah Terus Berulang?

29 Juli 2026
Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
Anak penjual tahu kuliah di ITB. MOJOK.CO

Perjuangan Mutiara Belajar Mandiri dan Andalkan Buku Panduan dari Sang Ayah Penjual Tahu hingga Tembus ITB

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.