Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Amien Rais Kritisi Soal Rupiah yang Semakin Lemah Meski Akui Bukan Ahli Ekonomi

Redaksi oleh Redaksi
11 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Amien Rais kembali bersuara soal ekonomi Indonesia yang disebutnya berada pada kondisi paling lemah, meski akui dirinya bukan ahli ekonomi.

Terpuruknya nilai mata uang rupiah di hadapan dolar dikritisi oleh Amien Rais. Menurut Mantan Ketua MPR era Presiden KH. Abdurrahman Wahid ini, pemerintah sudah terlalu banyak menyampaikan alasan-alasan yang sebenarnya jadi petunjuk bahwa keadaan ini tidak mungkin akan berubah menjadi lebih baik.

Iklan

Sebagai salah satu kritikus Presiden paling vokal, Amien menyesalkan Presiden Jokowi cenderung menuding ekonomi global yang jadi biang kerok pelemahan nilai mata uang rupiah belakangan ini.

“Saya bukan ahli ekonomi tetapi memang saya perhatikan rupiah ini yang paling lemah. Jadi omongan kita bisa kuat kembali itu hampir tidak dipercaya lagi,” ujar Amien Rais saat hadir dalam deklarasi relawan Kornas dukung Prabowo-Sandiaga.

“Jadi pemerintah melakukan self denial. Selalu yang dituding itu Argentina ini karena Turki, ini sentimen global belum positif dan lain-lain lah,” tambahnya.

Selain mengenai nilai rupiah, Amien juga menilai Pemerintahan Presiden Jokowi tidak mampu melakukan pembenahan yang berarti. Bahkan Amien sebut APBN Pemerintahan sekarang kemungkinan bisa ambruk, sehingga ada baiknya Presiden Jokowi tidak menambah beban yang lebih berat bagi rakyat.

“Kemudian APBN saya kira ambruk juga lah, kalau tidak ada perbaikan yang cepat. Menurut saya beginilah Pak Jokowi udah nggak mungkin lagi lah membalikkan keadaan karena bebannya sudah sangat berat. Jadi yang perlu kita harapkan Pak Jokowi jangan memperparah lagi,” ujar Amien Rais seperti diberitakan detik.com.

Bahkan Amien juga menilai rezim pemerintahan sudah panik dan yakin banyak rakyat Indonesia yang sudah berbalik tidak lagi percaya kepada Jokowi. Untuk itulah Amien merasa optimis bahwa tahun 2019 depan, Jokowi tidak lagi akan terpilih.

Ketua Dewan Kehormatan PAN ini juga menilai Jokowi sudah lebih dari cukup diberi kesempatan untuk memimpin Indonesia dalam periode pertama ini. Jika memang tidak ada yang berubah, atau malah kondisi semakin memburuk, Indonesia butuh pemimpin baru.

“Jadi pesan saya ke Pak Jokowi kekuasaan itu sesuatu yang relatif bukan absolut. Sudah dikasih kesempatan empat tahun, ya sudahlah good bye, kita akan punya pemimpin baru Insya Allah,” ujar Amien lagi yakin penuh percaya diri. (K/A)

Terakhir diperbarui pada 11 September 2018 oleh

Tags: Amien RaisDolarEkonomijokowiprabowopresiden barurakyatRupiahsandiaga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru MOJOK.CO
Esai

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru

29 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
pahlawan pertama di uang rupiah mojok.co
Kabar

Rupiah Melemah Bikin Kelas Menengah Makin Susah: Gaji Tak Kemana-mana, tapi Biaya Hidup Terus Melonjak

11 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026
Punya teman si paling cashless yang sama sekali tidak pegang uang tunai (cash) merepotkan. Karena tidak semua hal bisa dibayar pakai QRIS MOJOK.CO

Teman Si Paling Cashless Pemuja QRIS bikin Repot Kita yang Sedia Tunai, Kepraktisan Semu di Balik Tren Dompet Kosong

24 Juli 2026
Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.