Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Makanan Indonesia Pengganti Popcorn di Bioskop

Harusnya menu-menu ini diganti dengan makanan Indonesia dong. Arem-arem, misalnya. 

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
17 April 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setiap kali datang ke bioskop, makanan yang tersedia adalah makanan western semacam popcorn dan burger. Harusnya menu-menu ini diganti dengan makanan Indonesia dong. Arem-arem, misalnya. 

Menonton film-film terbaru di bioskop sering kali menjadi pilihan hang out bagi mereka-mereka yang gaul, sedikit gaul, atau sekadar diajak temannya yang gaul untuk menghabiskan waktu. Keseruan menonton film terbaru ini jelas tidak bisa lepas dari konter-konter penjualan popcorn dan soda yang selalu ada di semua bioskop.

Iklan

Ya, selain “menjual” film, bioskop juga diketahui “menjual” makanan dan minuman tertentu yang bisa dinikmati pengunjung di dalam studio. Sayangnya, pilihan makanan dan minuman di dalam bioskop ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal dan menu yang terlalu western. Menu-menu ini sendiri biasanya mencakup popcorn (yang sebenarnya cukup berisik saat dikunyah), kentang goreng, chicken nugget, atau burger (yang baunya kadang sangat menyeruak dan mengganggu konsentrasi nonton film), serta ditemani segelas soda (yang bikin bersendawa).

Nah, setelah melakukan analisis dan mendengar keluh kesah beberapa orang, Mojok Institute merilis daftar makanan Indonesia yang semestinya ada di bioskop, tentu saja dengan cita rasa lokal yang menggoda. Hmm, apa sajakah makanan-makanan yang dimaksud? Mereka adalah…

*jeng jeng jeng*

Kacang rebus

Kacang rebus paling oke, sih.
Kacang rebus paling oke, sih.

Hadirnya kacang rebus di  banyak alun-alun kota dan pasar malam di Indonesia menunjukkan bahwa ia adalah simbol pemersatu rakyat. Dengan nilai seluhur itu, kacang rebus yang hangat-hangat menenangkan ini diprediksi bisa menggeser kejayaan popcorn.

Jagung bakar

Makanan Indonesia dalam rupa jagung bakar? Hmm....
Makanan Indonesia dalam rupa jagung bakar? Hmm….

Menyusul kacang rebus, jagung bakar adalah jajanan yang tidak pernah absen dalam banyak acara rakyat. Selain itu, jagung bakar adalah makanan yang asal-usulnya sama-sama jagung, seperti popcorn. Wah, cucok, kan??? Ya, anggap aja kita lagi makan popcorn dengan kearifan lokal~

Cilok

Aci dicolok.
Aci dicolok.

Makan sambil nonton di bioskop tentu membutuhkan kepraktisan yang hakiki sebagai syarat utama. Maka, demi memenuhi kriteria tadi, hadirlah cilok!!!

Yha, melalui bentuknya yang mini dan sebuah tusukan yang kita pegang, cilok menjelma sebagai penganan idola pendamping film. Makanan Indonesia yang satu ini pun tengah mengalami masa kejayaannya, meski bermula dari jajanan murah di pinggir jalan. Singkatnya, cilok adalah perwujudan makanan rakyat yang “naik kelas” dan menginspirasi.

Lagian, siapa coba yang nggak suka cilok?

Arem-arem

Demi ketahanan makanan Indonesia.
Demi ketahanan makanan Indonesia.

Makanan sejenis lemper ini berupa nasi berisi sayuran, ibarat sushi-nya orang Jepang atau kimbap-nya oppa-oppa Korea. Arem-arem masuk ke dalam daftar ini karena ia adalah jawaban dari harapanmu akan makanan di bioskop: tidak berisik saat dimakan, cukup kenyang karena ada nasinya, dan simpel! Ah, juara~

Nasi padang

Tidak mungkin salah pilih. Tambo ciek!
Tidak mungkin salah pilih. Tambo ciek!

Masih kurang walaupun sudah makan arem-arem? Maka, kamu harus berani mempertimbangkan sikap anti-mainstream dengan serius demi kemaslahatan perutmu sendiri. Karena durasi film di bioskop adalah kurang lebih 2 jam, wajar jika kamu merasa kelaparan.

Artinya, cobalah putuskan untuk membawa makanan Indonesia yang paling top: nasi padang!!!

PS: Agar lebih mudah, pilihlah nasi padang dengan lauk telur. Eh, tapi rendang aja sekalian juga nggak papa. Terus, tambah perkedel enak juga, sih. Atau paru. Atau…

tunggu, tunggu. Ini mau nonton bioskop apa layar tancep???

BACA JUGA Penayangan Film Nussa di Bioskop Adalah Ujian buat para Orang Tua dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2021 oleh

Tags: arem-aremcamilan bioskopcilokmakan di bioskopmakanan bioskopmakanan IndonesiaNasi Padangpopcorn
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Warung nasi padang jual rendang khas Minang di Jogja

Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

10 April 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
4 “Dosa” Penjual Cilok yang Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

4 “Dosa” Penjual Cilok yang Sulit Dimaafkan Pembeli 

30 Oktober 2025
warung nasi padang asli, masakan padang.MOJOK.CO

Sulit Mencari Masakan Padang di Jogja yang Pas bagi Lidah Orang Minang, Rendang Terasa Manis

15 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
TPU Farm: Ketika Kematian Menumbuhkan Kehidupan MOJOK.CO

TPU Farm: Ketika Cabai Tumbuh di Area Makam

17 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026
Pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pinggir kuburan harus dibekali dengan keahlian supranatural hingga ilmu sosial MOJOK.CO

Keahlian-keahlian Vital untuk Pegawai Kopdes Pinggir Kuburan, Berguna buat Diri Sendiri dan Pembeli

13 Agustus 2026

Punya 30 Kamar Kost Putri Ternyata Tidak Seindah yang Dibayangkan

19 Agustus 2026
Grup WhatsApp keluarga, tempat menghakimi hidup orang lain (Unsplash)

Grup WhatsApp keluarga bukan tempat silaturahmi, tapi sumber stres baru ketika berubah menjadi ruang sidang untuk menghakimi hidup orang lain

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.