Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Di Pasar Sekaten Yogyakarta, Daftar Lagu Ini Seharusnya Diputar

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
8 November 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Agar Pasar Sekaten terasa berwarna dan terkesan memahami generasi milenial, tak ada salahnya membuat playlist sendiri secara khusus.

Sebagai perpaduan kegiatan dakwah dan seni, Kotamadya Yogyakarta memiliki tradisi berupa upacara adat Sekaten. Upacara ini umumnya diawali dengan diadakannya Pasar Sekaten Yogyakarta selama satu bulan penuh dalam satu tahun, tepatnya pada bulan Maulud—bulan ketiga dalam tahun Jawa. Lokasi Pasar Sekaten ini ada di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Iklan

Meski paragraf pembuka di atas terkesan serius, Pasar Sekaten Yogyakarta nyatanya nggak harus kamu datangi sambil serius-serius amat. Bersama keluarga, teman, atau pacar (kalau punya), kamu bisa bergembira di Sekaten dan menikmati wahana-wahana yang ditawarkan.

Kali ini, Mojok Institute menawarkan program menarik: memilih lagu berbeda-beda untuk diputar di masing-masing wahana dan lapak di Pasar Sekaten. Apa sajakah lagu-lagu tersebut?

1. Kora-Kora

Di perayaan Pasar Sekaten, wahana kora-kora (tolong jangan bayangkan kekokohan kora-kora seperti di Dufan) menjadi salah satu permainan paling kondang. Meski dikenal dengan ayunannya yang astagfirullah-tinggi-banget-dan-bikin-pengin-muntah, kora-kora selalu saja muncul di kepala kita tiap kali mendengar kata ‘Sekaten’.

Berkat kehebohan yang ditimbulkan, lagu Aku Bisa-nya Flanella dapat diputar untuk menetralisir teriakan-teriakan berisik pengunjung. Selain karena judulnya cukup memberi motivasi (“Aku bisa, pasti bisa menyelesaikan sesi kora-kora ini!”), lagu ini juga memberi kesempatan penikmat kora-kora untuk meluapkan emosinya—siapa tahu ada yang baru disakiti hatinya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

2. Ombak Banyu

Wahana permainan yang satu ini merupakan lawan tandingan kora-kora dalam hal kepopuleran di Pasar Sekaten. Meski tampak sederhana, ombak banyu nyatanya mampu memberikan sensasi luar biasa (luar biasa bikin deg-degan, maksudnya) pada para pengunjungnya.

Karena kengerian dan nilai adventure yang ditawarkannya, lagu yang tepat diputar bersama wahana ini adalah…

…soundtrack Ninja Hattori!!! Ya, kamu tidak salah baca: soundtrack kartun Ninja Hattori yang liriknya berbunyi “Mendaki gunung lewati lembah” memang lumayan bisa menggambarkan ups and downs yang ditawarkan ombak banyu. Mantaaap~

3. Rumah Hantu

Dari namanya saja, kita sudah tahu bahwa wahana yang satu ini diadakan untuk menakut-nakuti pengunjung dengan hantu-hantuan yang berjejer rapi. Meski berbau horor dan misteri, tak sedikit pula pengunjung yang memanfaatkan rumah hantu sebagai media ber-PDKT.

Untuk mendukung gagasan tersebut, lagu Ku Tak Bisa milik Slank dapat menjadi alternatif lagu yang dapat diputar di rumah hantu. Lirik “Ku tak bisaaa…  jauh, jauh darimu” jelas menjadi kode keras bagi gebetan untuk tetap menggenggam tangan kita. Uwuwuwu kesempatan~

4. Awul-Awul

Yang satu ini bukan wahana permainan, melainkan stan berisi banyak baju dan celana yang dijual murah. Umumnya, mereka adalah pakaian bekas yang dijual kembali dengan harga miring. Kalau telaten, kamu mungkin akan menemukan pakaian impian dengan harga di bawah rata-rata, mylov~

Agar lebih semangat mencari, lagu Kangen Band yang berjudul Yolanda bisa diputar di awul-awul ini. Liriknya yang berbunyi “Kamu di mana? Dengan siapa?”—meski tidak bercerita soal jualan baju—jelas memiliki benang merah dengan sebuah pencarian!

5. UMKM Kota Yogyakarta

Di Pasar Sekaten, ada banyak stan UMKM kreatif warga. Berbagai produk dijual di sana, mulai dari baju, dompet, hingga makanan kecil. Semuanya merupakan barang-barang yang menghidupi pemilik UMKM atau—dengan kata lain—adalah hasil karya dari UMKM Yogyakarta.

Agar lebih menghayati dan memahami hasil jerih payah UMKM, tak ada salahnya lagu Mahakarya milik Tulus diputar keras-keras. Liriknya yang berbunyi “Beri hati pada setiap kerja kerasmu, karya-karyamu” dipastikan dapat menyentuh seluruh pedagang~

Terakhir diperbarui pada 8 November 2018 oleh

Tags: awul-awulkora-koraombak banyuPasar SekatenYogyakarta
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026
Pameran foto dalam Pesta Rakyat Jogja guna memeriahkan acara HUT ke-81 RI. MOJOK.CO

Potret Warga Jogja: Asyik “Pesta” Saat Pejabat sedang Upacara HUT ke-81 RI di Gedung Agung

17 Agustus 2026
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pesan veteran Indonesia di momen kemerdekaan. MOJOK.CO

Dari Veteran Indonesia ke Generasi Muda yang Pesimis Rayakan Kemerdekaan: Bacalah Buku Sejarah!

19 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.