Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Umar Kei Kena Kasus Sabu, Fadli Zon Sebut Jokowi Tak Sukses Berantas Narkoba

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
14 Agustus 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Fadli Zon sudah betul ketika tampik kasus personal Umar Kei dihubung-hubungkan dengan Prabowo. Tidak ada urusannya. Tapi kalau sama Jokowi? Oh, ada.

Kasus narkoba yang menjerat seorang tokoh pemuda Maluku, Umar Kei, mendadak jadi merembet ke mana-mana. Bukan apa-apa, Umar Kei sebenarnya bukan merupakan bagian dari tim sukses Prabowo Subianto, tapi tertangkapnya Umar Kei saat pesta sabu dikaitkan-kaitkan dengan pilihan politiknya.

Kasus kriminal seseorang dengan pilihan politik sebenarnya merupakan santapan ghibah yang basi sekali. Hanya karena Umar Kei pernah menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga saat Pilpres 2019 silam, bukan berarti kesalahan personalnya bisa merembet. Iya kalau dia bagian dari tim sukses, lha ini cuma rakyat biasa yang milih kok. Apa urusannya dengan Prabowo?

Maka benar saja jika Fadli Zon membela Prabowo. Bukan semata-mata karena nama Ketum Gerindra ini diseret-seret pada isu yang banal ini, melainkan memang pengaitan semacam ini terkesan politis.

“Nggak ada urusannya ya itu. Itu urusan pribadi. Beberapa banyak orang mendukung kiri A, 1 B,” kata Fadli Zon.

Dalam hal ini apa yang disampaikan Fadli Zon sudah benar. Benar-benar tak ada urusannya kasus personal pendukung Prabowo dikaitkan langsung dengan Prabowo. Masalahnya, sesudah menyampaikan hal yang sangat masuk akal ini, Fadli Zon malah kasih pernyataan yang jadi bola liar lagi.

“Kalau tidak salah, jumlah pengguna narkoba itu dari Pak Jokowi 2014 sampai hari ini, itu meningkat dua kali lipat. Itu berarti Pak Jokowi kurang berhasil dalam pemberantasan narkoba,” kata Fadli Zon.

Terang saja pernyataan ini segera mengingatkan kita akan pernyataan Arief Poyuono, Waketum Gerindra, pada Mei 2019 silam.

Saat itu salah satu elite Partai Demokrat, Andi Arief, ditangkap karena kasus narkoba. Karena saat itu posisi Partai Demokrat sedang satu kubu dengan Gerindra, Poyuono malah menyebut kasus Andi Arief adalah bukti kegagalan Pemerintahan Jokowi.

“Andi Arief cuma jadi korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia,” kata Arief Poyuono saat itu.

Dua pernyataan ini jelas sama-sama menggelikan. Terlepas kamu mau mendukung siapa saat Pilpres 2019, pengaitan antara kegagalan pemerintah dalam memberantas narkoba dengan jumlah pemakai narkoba yang tertangkap (termasuk orang-orang terkenal seperti Umar Kei dan Andi Arief) jelas cara berpikir yang lucu.

Lha gimana? Logika ini sama dengan logika yang pernah dipakai Tommy Soeharto ketika mengomentari korupsi saat ini makin parah. Apalagi Tommy melandasi kesimpulan itu dari banyaknya kasus korupsi yang diungkap dan koruptor yang ditangkap. Ealah.

Ya zaman dulu nggak ada yang ditangkap itu bukan berarti nggak ada korupsinya, Mas Tommy. Mas Tommy ini lama-lama lucu juga deh.

Tak perlu jadi profesor untuk memahami data yang salah dipahami Fadli Zon, Arief Poyuono, sampai Tommy Soeharto.

Iklan

Sekarang gini, jumlah pengguna narkoba yang diketahui (artinya tersangka atau DPO) meningkat dua kali lipat sejak 2014, itu artinya pelakunya semakin ketahuan. Kalau semakin ketahuan kok dibilang gagal total ini bijimana logikanya sih? Lama-lama bakal banyak masyarakat kita yang kena stroke lho, Pak, kalau cara mikirnya gitu-gitu amat.

Akan tetapi, dari pernyataan-pernyataan ini pantas saja banyak yang semakin curiga. Kalau tim sukses terbaik Jokowi memang bukan Budiman Sudjatmiko dan kawan-kawan, melainkan ya Fadli Zon dan Arief Poyuono ini.

Terakhir diperbarui pada 1 Oktober 2025 oleh

Tags: Fadli ZonjokowinarkobaprabowoUmar Kei
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO
Kilas

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andromeda dan bajaj. MOJOK.CO

Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat

24 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Sri Sultan HB X tegaskan: penataan kawasan pedestrian Malioboro bukan berarti apa-apa tidak boleh MOJOK.CO

Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.