Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Tips Beli Getuk untuk Wisatawan yang Pertama Kali Mampir Magelang biar Nggak Kecewa

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
23 Agustus 2025
A A
4 Tips Beli Getuk untuk Wisatawan yang Pertama Kali Mampir Magelang biar Nggak Kecewa

4 Tips Beli Getuk untuk Wisatawan yang Pertama Kali Mampir Magelang biar Nggak Kecewa (Midori via Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kalau kalian sedang jalan-jalan ke Magelang, selain Candi Borobudur dan panorama alamnya yang indah, sempatkan untuk mencari satu kuliner khas yang sayang dilewatkan: getuk. Jajanan berbahan dasar singkong ini memang sederhana, tapi bikin ketagihan.

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis soal getuk yang perlu diwaspadai di sini. Nah, kali ini saya akan membagikan tips aman membeli getuk bagi wisatawan yang baru pertama kali mampir ke Magelang. Sebaiknya kalian membaca tulisan ini sampai habis biar pengalaman wisata kuliner kalian tetap menyenangkan tanpa drama.

#1 Pilih toko oleh-oleh atau produsen getuk Magelang terpercaya

Tips pertama dari saya adalah belilah getuk di toko oleh-oleh atau produsen yang terpercaya. Di Magelang ada beberapa toko oleh-oleh dan produsen getuk yang sudah legendaris dan jadi langganan wisatawan. Misalnya toko oleh-oleh di pusat kota atau titik wisata. Sementara untuk produsen getuk bisa memilih Getuk Trio, Getuk Eco, Getuk Gondok Hj Sri Rahayu, Getuk Pojok Bu Endang, dll.

Beberapa nama getuk ini sudah berjualan puluhan tahun, bahkan menjadi cikal bakal getuk di Kota Sejuta Bunga. Resep yang digunakan adalah resep turun temurun. Nah, kalau kalian membeli dari tempat terpercaya, tentu akan lebih aman. Soalnya kualitas dan keaslian produk juga sudah terjamin.

#2 Jangan segan menanyakan kedaluwarsa

Kalau kalian berencana membawa getuk sebagai oleh-oleh pulang ke kampung halaman, sebaiknya tanyakan terlebih dulu kedaluwarsanya. Soalnya begini, umumnya getuk basah hanya bisa bertahan 1–2 hari di suhu ruang.

Getuk memang memiliki masa kedaluwarsa yang pendek karena konon pembuatannya nggak menggunakan pengawet. Justru kalau kalian menemukan getuk yang kedaluwarsanya panjang, kalian patut curiga. Jangan-jangan getuk itu menggunakan pengawet yang berbahaya bagi tubuh.

#3 Beli getuk Magelang secukupnya

Berkaitan dengan poin sebelumnya, saran saya belilah getuk Magelang secukupnya apabila ingin kalian jadikan oleh-oleh. Apalagi kalau kampung halaman kalian jauh dan butuh waktu tempuh berhari-hari. Jangan sampai sudah beli banyak, eh, getuk malah keburu basi di jalan. Meski tampilannya mungkin akan terlihat biasa, apabila sudah basi, rasa makanan berbahan dasar singkong ini akan berubah menjadi asam.

Kalau kalian memang ingin mencicipi getuk, belilah dalam porsi kecil. Ada banyak varian getuk Magelang yang bisa kalian coba. Dengan begitu kalian bisa tetap puas mencoba berbagai rasa tanpa khawatir mubazir. Tapi ingat, tetap perhatikan masa kedaluwarsanya juga, ya.

#4 Nggak usah ragu membandingkan harga

Harga getuk di Magelang relatif terjangkau, tapi nggak ada salahnya kalau kalian mau membandingkan harga. Jika ada penjual yang mematok harga jauh lebih mahal, kalian sah saja kok mencari alternatif lain yang lebih murah. 

Biasanya getuk dikemas dalam kemasan kotak dan dihargai tergantung jumlah isiannya. Beberapa penjual juga sudah ada yang memajang harga di toko mereka. Kalaupun kalian datang ke toko yang tak menyediakan daftar harga, jangan ragu untuk bertanya sebelum membeli. Supaya kalian nggak kaget saat membayar.

Sebenarnya membeli getuk Magelang mudah dan aman selama kita tahu tips dasarnya: pilih penjual terpercaya, cek masa kedaluwarsa, dan beli sesuai kebutuhan. Dengan begitu kalian bisa membawa pulang oleh-oleh khas Magelang ini tanpa khawatir.

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Dosa Penjual Getuk Magelang yang Bikin Konsumen Merugi dan Sulit Dimaafkan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2025 oleh

Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Ide bisnis sewa HP flagship, ide aneh raup omzet 20 juta per bulan MOJOK.CO

Ide bisnis sewa HP flagship ternyata begitu menguntungkan, modal 3 HP bisa raup omzet 20 juta per bulan

20 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.