Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Seorang Pria Bunuh Diri di Masjidil Haram Saat Jamaah Sedang Tawaf

Redaksi oleh Redaksi
10 Juni 2018
A A
Majid Si Manajer Makam

Majid Si Manajer Makam

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seorang pria asing nekat bunuh diri di Masjidil Haram. Tahun lalu, kejadian serupa hampir terjadi di tempat yang sama.

Baru-baru ini, Masjidil Haram sepertinya tengah intens jadi bahan perbincangan. Setelah publik dihebohkan dengan pesan berantai di WhatsApp yang menyebutkan bahwa ada seorang pemuda Indonesia yang menjadi imam di Masjidil Haram (meski telah dikonfirmasi bahwa pemuda yang dimaksud adalah imam di masjid lain di Makkah), kini muncullah sebuah berita mengejutkan: seorang pria tewas bunuh diri di Masjidil Haram!

Iklan

Ya, ini benar-benar terjadi. Seorang pria—usianya diperkirakan 35 tahun—diberitakan telah nekat melakukan bunuh diri di Masjidil Haram, tempat Kakbah berada. Pukul 21.20 waktu setempat pada tanggal 8 Juni lalu, pria ini melompat dari atap mataf lantai 3 Masjidil Haram selepas salat Isya.

Kejadian ini langsung menghebohkan jamaah yang hadir. Pasalnya, darah segar langsung mengucur deras setelah pria ini sampai di permukaan lantai. Menurut pemeriksaan polisi, pria ini diduga memiliki paspor Prancis dan merupakan keturunan Pakistan.

Kemarin (9/6), pihak kepolisian telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan tak ada korban lain dalam kejadian ini meskipun korban terjatuh ke lantai tempat para jamaah tengah melaksanakan tawaf. Namun jelas, pria yang melompat ini tak bisa diselamatkan. Ia dikabarkan tewas seketika.

Kejadian menyedihkan ini mau tak mau membawa publik kembali teringat pada insiden tahun sebelumnya. Kala itu, seorang pria warga Saudi berusia 40 tahun ditangkap karena berusaha membakar dirinya sendiri di depan Kakbah yang memang berada di dalam kompleks Masjidil Haram. Menurut kepolisian setempat, pria ini menunjukkan perilaku layaknya orang dengan gangguan kejiwaan.

Perihal keputusan nekat bunuh diri—termasuk pria yang bunuh diri di Masjidil Haram—selalu ada kemungkinan penyebabnya tersendiri. Bisa jadi, ada latar belakang ekonomi, kejiwaan, maupun masalah keluarga di sana. Bahkan, kejadian ini pun terjadi pula pada sederet kalangan orang ternama. Tentu masih ingat di kepala kita kasus bunuh diri yang dilakukan Jonghyun SHINee, Kate Spade, dan—yang beritanya masih ramai—Anthony Bourdain, bukan?

Dalam kasus ini, sungguh disayangkan pelakunya tetap saja memilih Masjidil Haram sebagai lokasi bunuh dirinya, mengingat tempat ini merupakan lokasi yang paling banyak ingin dikunjungi umat Islam. Namun, yang lebih disayangkan adalah: keputusannya untuk bunuh diri.

Sebagai pengingat, keputusan seseorang untuk bunuh diri merupakan keputusan besar dan nekat yang sesungguhnya tak dibenarkan oleh ajaran agama manapun. Seseorang bahkan pernah menggambarkan fenomena bunuh diri ini ibarat proses menyela antrean secara mendadak.

Yha, bukankah menyebalkan kalau ada orang yang tiba-tiba menyusup tanpa antre? Rasanya, tak ada salahnya jika masing-masing dari kita memastikan diri dan orang-orang sekitar kita untuk tetap bertahan pada antrean yang seharusnya, tanpa dilingkupi beban yang menyesakkan.

Terakhir diperbarui pada 10 Juni 2018 oleh

Tags: Arab Saudibunuh diri di Masjidil HaramHajikakbahMakkahPakistantawafumrah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO
Esai

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa MOJOK.CO
Sehari-hari

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa

9 April 2026
Dari Pakistan, Menemukan Cinta di Universitas Sanata Dharma MOJOK.CO
Esai

Kisah Seorang Pengelana dari Pakistan yang Menemukan Indahnya Toleransi di Universitas Sanata Dharma

19 November 2025
Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika UMRAH. MOJOK.CO
Kampus

Rela Kuliah di Kampus Kurang Terkenal, meski Usai Lulus Belum Jadi “Apa-apa” Setidaknya Bisa Bikin Bangga Ayah yang Telah Tiada

26 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.