Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Saya Terlalu Sering Membeli Barang-Barang Receh dari China di Shopee, dan Kini Saya Menyesalinya

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
4 Mei 2021
A A
shopee
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada banyak barang-barang receh asal China yang beredar di Shopee, saya sering membelinya, dan kini menyesalinya. 

Memanglah sekrol-sekrol dan cuci mata di Shopee itu pada satu titik bisa menjadi sebuah bahaya laten tersendiri. Niatnya cuma belanja satu item, namun tanpa sadar, yang masuk ke keranjang belanja bisa jadi bukan hanya satu, namun bisa tiga, lima, bahkan sepuluh.

Kecenderungan inilah yang terjadi pada saya beberapa waktu terakhir ini.

Sebagai seorang suami yang belum lama menikah, saya merasa harus melengkapi diri saya dengan aneka perkakas rumah tangga sebagai bagian dari pertahanan diri kalau suatu saat rumah saya ada apa-apa. Laki-laki dengan perkakas di mata saya menjadi terasa lebih laki-laki.

Hal itulah yang kemudian membuat saya memutuskan untuk mencari aneka perkakas ini di Shopee, marketplace yang katanya banyak menjual barang-barang semacam itu. Saya cari bor, palu, gergaji, obeng, tang, kabel, dan lain sebagainya di sana.

Algoritma marketplace yang canggih kelak membuat rekomendasi perkakas-perkakas dan aneka barang yang berhubungan dengan perkakas pun kemudian muncul. Banyak di antara rekomendasi-rekomendasi tersebut merupakan barang-barang yang dijual oleh penjual luar negeri, utamanya China.

Awalnya saya tak tertarik, namun lama-lama, pas dilihat-lihat, kok ya menarik juga. Apalagi saat dilihat, harganya ternyata tak terlalu mahal, beberapa bahkan lebih murah dari harga yang dipatok oleh penjual lokal. Ongkos kirimnya pun murah, walau dikirim dari luar negeri. Memang sih waktu pengirimannya jauh lebih lama, namun selama harganya nggak mahal, rasanya kok ya menggoda juga.

Maka, secara perlahan, bangunan pertahanan saya pun rubuh. Satu per satu, item di Shopee yang saya suka itu saya beli. Awalnya satu, kemudian dua, kemudian tiga, kemudian seterusnya.

Mulanya saya hanya tertarik membeli clip kabel. Saya menduga, dalam beberapa hari ke depan, saya pasti akan membutuhkan alat ini. Ketika akhirnya saya memutuskan untuk membelinya, hal yang saya duga itu ternyata tidak terjadi.

Barang itu datang sekira dua minggu setelah saya memutuskan untuk membayarnya. Ketika barang itu datang, niat saya untuk memakai alat ini ternyata sudah luntur. Maklum sudah lewat dua minggu.

Hal yang sama terjadi beberapa waktu kemudian. Kali ini, saya tertarik untuk membeli selotip perekat super yang, berdasarkan video di akun penjualnya, bisa merekatkan kembali genteng asbes yang retak. Kebetulan, genteng asbes gudang rumah saya retak, sehingga saya tak perlu pikir panjang untuk membeli barang ini.

Namun, ketika barang itu datang sekitar satu setengah minggu setelah saya memesannya, lagi-lagi niatan saya untuk menggunakan alat tersebut ternyata sudah luntur sebab saya sudah tak sabar menunggu hadirnya barang itu dan kadung menggantinya dengan selotip perekat yang saya beli di toko bangunan dekat rumah saya. Toh ternyata, hasilnya baik belaka. Tanpa selotip dari luar negeri pun, genteng asbes rumah saya tetap bisa rekat sempurna.

Item berikutnya yang saya beli dari penjual luar negeri di Shopee ini adalah paket mur dan baut yang saya beli beberapa kotak. Isinya berbagai ukuran.

Sejak saya beli pertama kali sekitar dua bulan yang lalu, sampai sekarang, ternyata belum ada satu pun yang saya gunakan. Bayangkan bahwa saya akan dandan-dandan rumah ternyata melenceng jauh. Mur-mur dan baut-baut itu masih perawan dan belum terjamah.

Kalau dihitung-hitung, masih ada banyak sekali barang-barang yang pada akhirnya tidak pernah saya gunakan yang saya beli dari penjual dari China. Ada holder pondel, gantungan kabel, keyboard lipat, dan aneka-aneka barang lainnya yang kini hanya jadi pengangguran. Entah sudah berapa juta yang saya habiskan untuk membeli barang-barang yang pada kenyataannya hanya saya simpan saja itu.

Belakangan, barulah saya sadari bahwa hasrat saya untuk terus membeli aneka barang dari China di Shopee itu karena pengaruh psikologis saya yang terjebak pada anggapan bahwa lebih baik beli mumpung harganya murah dan ongkirnya pun terjangkau walau dikirim dari luar negeri, sebab itu bisa menjadi sebuah laku penghematan. Saya lupa bahwa sebenarnya ada penghematan yang jauh lebih besar yang bisa dapatkan, yaitu dengan tidak usah membelinya.

BACA JUGA Wawancara Singkat Bersama Rengginang: Menggugat Guyonan Basi “Kaleng Khong Guan Isi Rengginang” dan artikel AGUS MULYADI lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2021 oleh

Tags: ChinamarketplaceShopee
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Pengalaman Beli HP "Spek Dewa" Rp900 Ribu di Shopee: Kepepet Berujung Konyol, tapi Beruntung Diselamatkan Kurir.MOJOK.CO

Pengalaman Beli HP “Spek Dewa” Rp900 Ribu di Shopee: Kepepet Berujung Konyol, tapi Beruntung Diselamatkan Kurir

10 Oktober 2025
Salah beli sepatu ala anak Jakarta di Shopee. MOJOK.CO

Sekalinya Beli Sepatu di Shopee Malah Tertipu Toko Berlabel Ori, Nggak Jadi Gaya-gayaan Malah Berujung Cedera

9 Oktober 2025
Boosting, Zeusx, dan era baru para gamer: game bukan hanya hiburan tapi membuka akseske ekonomi digital MOJOK.CO

Era Baru Dunia Game: Tak Lagi Semata Jadi Hiburan, Tapi Membuka Akses Ekonomi Digital 

4 Oktober 2025
Pengalaman temani pacar jadi driver Shopee Food, hadapi beragam watak manusia MOJOK.CO

Pengalaman Temani Pacar Jadi Driver Shopee Food Jadi Tahu Ragam Watak Manusia: Batin Campur Aduk antara Haru, Riang, dan Nelangsa

8 Juli 2025
Jawa Tengah dan Fujian China kerja sama untuk penguatan sektor kelautan dan perikanan MOJOK.CO

Kerja Sama Jawa Tengah dan Fujian China, Kuatkan Sektor Kelautan dan Perikanan

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
pegawai BPO

Lulusan Magister Biologi Rela jadi Pegawai BPO di Tanah Rantau Agar Tidak Dianggap Pengangguran dan Bikin Orang Tua Menderita

26 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.