Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Prediksi Gaji Minimal 2022 untuk Pengeluaran Jakarta dan Jogja

Namanya juga prediksi, siapa tahu bisa dipakai buat ngeset gaji ideal ke depannya. Berharap saja dulu.

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
4 Desember 2021
A A
ilustrasi Prediksi Gaji Minimal 2022 untuk Pengeluaran Jakarta dan Jogja mojok.co

ilustrasi Prediksi Gaji Minimal 2022 untuk Pengeluaran Jakarta dan Jogja mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Untuk mempersiapkan tahun depan, nggak ada salahnya ngeset gaji minimal. Pengeluaran Jakarta dan Jogja ini mungkin bisa jadi patokan.

Pekerja biasanya memiliki sebuah aturan tidak tertulis mengenai gaji ideal yang ingin mereka capai. Untuk memenuhi standar hidup enak versi kelas menengah, patokan angkanya memang masih bervariasi. Anggaplah definisi hidup enak adalah bisa bersenang-senang, maka besaran gaji minimal untuk pengeluaran Jakarta dan Jogja bisa kita hitung.

Beberapa orang memilih menghitung gaji minimal untuk hidup enak dengan mengalikan dua UMR di tempat ia bekerja. Tujuannya biar praktis dan biar bisa memperkirakan target pendapatan. Dalam kasus UMR Jogja dan Jakarta, maka jumlahnya mudah dicari.

UMR Jakarta yang baru adalah Rp4.452.724, kalau dikalikan dua jadi Rp8.905.448. Kita beri pembulatan ke atas dengan sadis sehingga jumlahnya Rp9 juta.

UMR Jogja yang baru adalah Rp1.840.915, kalau dikalikan dua jadi Rp3.681.830. Kita beri pembulatan ke atas, tapi nggak bisa sadis-sadis karena jumlahnya sudah sangat minimalis, sehingga jumlahnya Rp3.700.000.

Sayangnya, banyak orang yang hidup di Jogja dan terbiasa menjalani hidup dengan pengeluaran Jakarta. Sebaliknya, ada juga pekerja remote Jakarta yang hidup di Jogja sehingga bisa menabung lebih banyak. Kalau diruntut kasus per kasus, perdebatan nggak akan selesai.

Oke, sebetulnya saya pengin membantu kawan-kawan pekerja untuk memprediksi gaji minimal 2022. Meskipun angka yang kita dapat nanti cenderung subjektif, setidaknya kita bisa terapkan ilmu perkiraan dan menganggap angkanya sebagai “gaji minimal”. Namanya juga minimal, bisa kali dimaksimalkan.

Demi mendapatkan angka yang terdengar realistis saya menanyai seorang pekerja aktif Ibu Kota yang jelas punya gaya hidup dan biaya pengeluaran Jakarta. Setidaknya ada beberapa indikator yang kami sepakati untuk dikulik. Pertama, biaya hidup yang dikeluarkan adalah untuk diri sendiri. Artinya jika kamu sudah berkeluarga, kamu perlu memikirkan faktor apakah pasanganmu bekerja, apakah kalian sudah punya anak, apakah anaknya balita atau batita? Tentu akan sangat bervariasi. Untuk itu, patokan yang bakal saya berikan adalah untuk pembiayaan diri sendiri.

Kedua, sebab hidup sendiri, anggaplah seorang karyawan Ibu Kota ini mencari hunian di dekat kantor untuk menghemat biaya transportasi. Ketiga, kita beri standar hidup enak untuk karyawan ini. Minimal bisa bersenang-senang di tengah biaya pengeluaran Jakarta. Misalnya nongkrong di SCBD sesekali, party sebulan sekali, dan beli martabak buat self healing. Mohon maaf nggak bisa ngasih standar self healing berupa staycation setiap minggu karena itu cenderung pemborosan konyol jika gajinya masih minimal. Oke kita mulai hitung.

Biaya kos Rp1.500.000
Makan Rp2.000.000 (bisa lebih hemat kalau masak)
Transport Rp400.000 (pakai transjakarta atau bawa motor sendiri)
Nongkrong, jajan, beli baju, beli barang lucu Rp2.000.000

Jumlah = Rp5.900.000

Tentu saja dengan jumlah dan pengeluaran Jakarta di atas, jika gajimu dua kali UMR, kamu masih bisa menabung sebesar Rp3.100.000. Sebuah angka yang kayaknya menggiurkan meski kenyataannya, nggak segampang itu mencapai gaji dua kali UMR Jakarta kalau kariermu mandeg.

Pengeluaran Jakarta sebetulnya bisa dihemat jika kamu tak punya gaya hidup ngadi-ngadi dan mau namaste di dalam kos demi misi berhemat. Tapi, apa iya mau menghabiskan masa muda tanpa bersenang-senang? Kebanyakan lalu memutuskan untuk bersikap YOLO mumpung belum sering encok.

Biar adil, mari kita tengok juga gaji minimal untuk pengeluaran Jogja. Sebetulnya sih bakal mengurai air mata untuk menghitungnya, saking kecil angkanya. Nggak apa-apa, namanya juga narimo ing pandum.

Iklan

Indikator yang diterapkan masih sama dengan jumlah pengeluaran Jakarta. Asumsinya si karyawa bisa “hidup enak”, tidak terjerat utang, tidak kehabisan uang untuk nongkrong bareng teman, dan bisa ngisi amplop kalau kondangan.

Biaya kos Rp1.000.000
Makan Rp 1.500.000 (lebih hemat masak sendiri dan memanfaatkan promo ojol)
Transport Rp400.000 (perlu punya motor sendiri, trans Jogja nggak selalu lewat)
Nongkrong, jajan, beli baju, beli barang lucu Rp200.000 (terpaksa harus ditekan)

Jumlah = Rp3.100.000

Tentu saja jika gajimu dua kali UMR Jogja kamu bisa menabung Rp600.000 sebulan, asalkan kamu bisa bertahan dengan uang senang-senang yang ditekan dan memaksimalkan hiburan murah berupa santai-santai di Titik Nol tanpa membeli apa pun. Tenang saja, udara di Jogja masih gratis.

Sebetulnya perkiraan gaji minimal hidup enak untuk pengeluaran Jakarta dan Jogja di atas secara kasar masih masuk akal. Sayangnya itu pun jika kamu hidup sendiri, tak memikirkan cicilan, tak membiayai orang tua, dan tak ada mimpi untuk punya rumah. Sebab, semuanya jadi mustahil jika kamu menargetkan punya rumah sendiri, punya mobil sendiri, punya pasangan resmi, dan masih memberikan sebagian gaji ke orang tua. Mumet, Bos, biaya senang-senang untuk diri sendiri harus ditekan sampai tipis. Stres ditahan, yang penting hemat. Begitu kan?

BACA JUGA Dear Warganet, UMR Karawang Tak Seindah Kenanganmu dengan Mantan dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2021 oleh

Tags: gaji karyawangaya hidup Jakartagaya hidup Jogjapengeluaran Jakartapengeluaran Jogjaslip gaji karyawanUMR Jakartaumr jogja
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Mall Kokas di Jakarta Selatan (Jaksel) macet
Urban

Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

20 Februari 2026
Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar tapi Cuma Ilusi MOJOK.CO
Cuan

Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar, tapi Nyatanya Bisa Bikin Pusing kayak Gaji Jogja yang Tiarap Itu

12 Februari 2026
Slow Living Frugal Living di Desa Memang Omong Kosong (Unsplash)
Pojokan

Slow Living dan Frugal Living di Desa Memang Omong Kosong, Apalagi Kalau Kamu Cuma Buruh Rendahan dan Gajimu Mengenaskan

4 Januari 2026
ump diy.MOJOK.CO
Ragam

Working Poor dalam Bayang-Bayang UMP DIY 2026 dan Biaya Hidup yang Semakin Tinggi

28 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026
gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.