Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ipda Erwin yang Mengawal Demo di Cianjur Meninggal, Luka Bakar Merenggut Hidupnya

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
26 Agustus 2019
A A
Ipda Erwin MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Luka bakar yang diderita oleh Ipda Erwin ketika mengamankan demo di Cianjur berakibat fatal. Senin (26/8), Ipda Erwin gugur karena luka bakar hingga 65 persen.

Demo di depan Kantor Pemkab Cianjur berubah mencekam siang itu. Saat itu, terlihat beberapa petugas kepolisian hendak memadamkan api yang membakar ban. Sebelumnya, selain berorasi, para pendemo juga membakar beberapa benda, salah satunya ban.

Ketika sibuk memadamkan api, tiba-tiba ada seorang yang melemparkan sebuah plastik yang diduga berisi bensin. Sontak, api dari ban yang terbakar itu menyambar beberapa petugas yang sedang berusaha menjinakkan api. Salah satu petugas yang menjadi korban adalah Inspektur Polisi Dua (Ipda) Erwin Yudha Wildani.

Ipda Erwin terhuyung beberapa meter sebelum ambruk karena kesakitan. Beberapa petugas berusaha memadamkan api yang melahap tubuh Ipda Erwin. Setelah api berhasil dijinakan, salah seorang pelajar SMK Pasundan Cianjur yang sedang magang di Kantor Staf Wakil Bupati Cianjur bernama Mohammad Ridwan Suryana memangku kepala Ipda Erwin dan mengangsurkan air ke dalam mulut Ipda Erwin.

Atas tindakan penyelamatan yang coba dilakukannya, Mohammad Ridwan Suryana mendapatkan penghargaan dari Polda Jawa Barat.

Beberapa saat setelah api yang membakar bisa dijinakan, Ipda Erwin dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, beberapa hari kemudian setelah menjalani perawatan, beliau meninggal dunia.

“Telah gugur dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat pada Senin (26/8) akibat luka bakar ketika melaksanakan tugas Polri pada pengamanan unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Cianjur,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam pesan singkatnya, yang dilangsir oleh CNN.

Ipda Erwin mengalami luka bakar hingga 65 persen. Level luka bakar yang termasuk parah. Dia sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pertamina Jakarta pada Jumat (16/8) untuk mendapatkan perawatan intensif. Luka bakar yang diderita Ipda Erwin cukup merata hampir di seluruh badan, mulai dari muka, kedua tangan, kaki dari ujung sampai paha, dan sebagian dada.

Kondisi Ipda Erwin semakin memburuk mulai Minggu (25/8). Komplikasi gula darah yang terus naik dan hemoglobin yang menurun menjadi penyebabnya.

Polisi sendiri sudah mengamankan telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah R, OZ, AB, MF, dan RR. Semuanya berstatus mahasiswa. Kombes Iksantyo, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, dikutip oleh Kompas, menjelaskan bahwa masing-masing tersangka punya peran yang berbeda. Ada yang membakar ban, ada yang menyiapkan bensin.

Luka bakar yang dialami Ipda Erwin sangat fatal

Luka bakar dengan derajat tinggi seperti yang dialami Ipda Erwin sangat fatal. Berikut tahapan luka bakar yang bisa berakibat fatal itu:

Pertama, syok hipovolemik

Korban akan kehilangan cairan secara masif. Ini  merupakan salah satu dampak sistemik luka bakar yang mematikan. Kulit yang merupakan pelindung utama untuk menjaga keseimbangan cairan akan terkikis. Kehilangan cairan tubuh dalam jumlah besar berdampak pada syok hipovolemik yang mematikan.

Syok hipovolemik adalah kondisi darurat di mana jantung tidak mampu memasok darah yang cukup ke seluruh tubuh akibat volume darah yang kurang.

Kedua, gangguan pernapasan

Luka bakar seperti yang dialami Ipda Erwin akan menyebabkan cedera inhalasi. Misalnya, bengkak pada saluran napas. Cedera pernapasan merupakan salah satu penyebab utama kematian pada peristiwa terbakarnya tubuh manusia. Hawa panas yang terhirup memicu cedera pada saluran napas bagian atas. Partikel karbon yang terhirup akan memicu penyempitan saluran napas.

Iklan
Ketiga, keracunan asap

Paparan gas beracun hasil pembakaran sangat berbahaya. Salah satunya adalah karbonmonoksida (CO) yang mengikat hemoglobin dalam darah. Akibatnya, oksigen tidak punya cukup ruang di sistem pernapasan. CO, bersama hemoglobin, membentuk senyawa karboksihemoglobin (HbCO) yang mematikan. Gas beracun lainnya yang sangat berbahaya adalah hidrogen sianida (HCN). Gas aldehida yang terbentuk dari material plastik dan karet juga bisa berdampak fatal bila terhirup.

Ipda Erwin adalah hanyalah salah satu korban dari demo dengan balutan kekerasan. Mungkin, yang melempar plastik berisi bensin tidak pernah tahu kalau aksinya sangat fatal. Dia mungkin hanya ingin menghalau polisi yang berusaha memadamkan api di ban yang terbakar.

Orasi dan yel-yel ketika demo adalah normal. Namun, kekerasan, yang tidak diketahui akibatnya dan justru sangat fatal tolong jangan dilakukan lagi.

BACA JUGA Sudahlah, Pergerakan Mahasiswa Itu Enggak Penting Lagi

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2019 oleh

Tags: cianjuripda erwinluka bakar
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

gempa cianjur mojok.co
Kilas

162 Korban Meninggal Dunia Imbas Gempa Cianjur

22 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Jadi gini rasanya keracunan motor Yamaha Xabre bekas MOJOK.CO

Akulah yang dulu meremehkan motor Yamaha Xabre karena harganya yang nggak ngotak, tapi kini rasa ingin memilikinya semakin tinggi

23 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.