Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
4 April 2026
A A
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Februari 2026 yang lalu, saya menulis kalau bapak mertua sudah resmi menjual sebidang tanah miliknya. Sebidang tanah yang kurang produktif memang dijual saja, kata beliau. Dan, tujuan penjualan sebidang tanah itu adalah untuk membeli mobil keluarga, bernama Innova Reborn.

Intinya, sih, bapak pengin punya mobil keluarga lagi. Jadi dulu, bapak mertua saya pernah punya mobil Jeep lawas. Beliau, pada akhirnya, menjual mobil tersebut karena nggak ada yang mau memakai. Saat itu, saya sudah menawarkan membeli Innova Reborn yang bekas dulu saja. Lagian belum ada yang mau memakai mobil untuk beraktivitas.

Iklan

Lagian, sejak setahun yang lalu, saya dan istri masih merasa cukup menggunakan dua motor matik dari Honda; Vario 160 dan Scoopy. Sementara bapak mertua saya, pakai Vario 110. Tidak ada aktivitas yang membutuhkan keberadaan mobil keluarga. Toh kalau mau pergi agak jauh, kami biasa sewa atau pakai ojek online. 

Istri saya malah menganjurkan bapak mertua untuk menginvestasikan saja uang hasil penjualan tanah tersebut. Salah satunya dalam bentuk emas. Saya, sih, setuju saja. Siapa tahu, investasi tersebut bisa menjadi dana pendidikan anak saya, cucu laki-laki bapak mertua.

BACA JUGA: Innova Reborn Menolak Mati, Toyota Belum Siap Kehilangan Mobil Kesayangan yang Nggak Pernah Bikin Malu

Sebuah riset untuk mobil keluarga bernama Innova Reborn

Ternyata, sejak Februari itu, bapak saya aktif melakukan riset. Beliau banyak membaca ulasan Innova Reborn di banyak media. Saya tidak tahu apakah beliau membaca ulasan di Mojok. Soalnya, kalau banyak membaca ulasan Innova Reborn di Mojok, beliau pasti mau beli sekarang juga. Wong kami banyak mengulas secara positif mobil keluarga ini.

Kesukaan bapak sendiri, saya rasa, mirip Boomers lainnya kalau senggang, yaitu buka Facebook dan nonton YouTube. Nah, dari dua kanal itulah, bapak banyak “melakukan riset” terkait Innova Reborn. Khususnya dari YouTube, beliau mendapatkan banyak ulasan positif sebagai mobil keluarga.

Saya merangkum dua poin yang menarik:

“Innova Reborn itu memberi aura yang berbeda. Mau sopir atau pemilik, ketika turun dari mobil, auranya sama dengan orang yang turun dari Toyota Fortuner atau bahkan Alphard. Mengeluarkan barang dari bagasi belakang akan sama mahalnya ketika mengeluarkan barang dari sedan premium.”

“Innova Reborn katanya bandel. Mobil ini ramah kepada pemilik dan perawatan cukup mudah. Sudah begitu, muatannya ada di atas rata-rata dan kendaraan yang masuk kategori mobil keluarga.”

Baca halaman selanjutnya: Mobil keluarga yang bakal tetap dihina kalau kamu tinggal di desa.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 April 2026 oleh

Tags: fortunerinnovaInnova RebornLCGCMobil keluargampvpajerorebornScoopyvario 160
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO
Otomojok

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO
Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Ilustrasi perantau dari desa.MOJOK.CO

Tangis Sunyi Para Perantau: Uang Habis Untuk Hidupi Keluarga, tapi Dicap Durhaka karena Jarang Pulang dan “Tak Hadir” di Orang Tua

3 Agustus 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.