Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

FKM UI Prediksi Corona Masuk Indonesia Bulan Januari, Kok Baru Bilang Sekarang?

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
21 April 2020
A A
corona, fkm ui, luhit binsar panjaitan, menkes, terawan mojok.co

corona, fkm ui, luhit binsar panjaitan, menkes, terawan mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – FKM UI bilang kalau corona masuk ke Indonesia sejak minggu ketiga bulan Januari. Harusnya bilang dari dulu, bukan baru sekarang.

Tim pakar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia memprediksi virus corona sudah masuk Indonesia sejak minggu ketiga Januari. FKM UI menyimpulkan temuan itu berdasar adanya laporan kasus penularan lokal di suatu daerah.

Iklan

“Kapan virus ini masuk ke Indonesia? Bukan bulan Maret ketika Presiden laporkan keluarga positif. Sebenarnya penularan lokal sudah terjadi, sudah ada ODP di daerah. Sebenarnya kita berasumsi virus itu sudah beredar sejak minggu ke-3 bulan Januari. Jadi ini kasus lokal, bukan penularan impor,” kata staf pengajar FKM UI Pandu Riono, Minggu 19 April 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penangan Corona, dr. Achmad Yurianto mengaku tidak tahu tentang temuan itu. Dia mengaku kalau dia juga nggak dikasih tahu. Malah, Pak Yuri bilang kalau FKM UI harusnya bilang dari dulu kalau punya temuan tersebut.

Mampus kau.

Udah bener apa yang dibilang Pak Yuri. Ngapain nggak bilang dari dulu? Kan kalau bilang dari dulu, Terawan nggak perlu nantang orang Harvard buat buktiin temuan mereka. Seenggaknya kan nggak perlu ada jejak digital menteri ngegas sama orang Harvard.

FKM UI itu kalau bilangnya dari dulu, pasti pemerintah nggak dijulidin sama banyak orang. Kan dulu banyak tuh pejabat bikin guyonan tentang corona. Kalau mereka bilang nih, siapa tahu pejabat tersebut percaya terus nggak bikin becandaan tentang corona.

Kita juga nggak perlu lihat akrobat nggak berfaedah Dinda Safay. Kalau FKM UI bilang dari dulu, pasti pemerintah udah bikin panduan menangani corona. Telat sih, kita udah terlanjur liat dia bikin diffuser dari Dettol.

Indonesia kan apa-apanya suka telat. Janjian nongkrong jam 8, pada berangkat baru jam 10, misalnya. Kasus corona pertama bulan Maret, sampai sekarang pun belum jelas penanganannya. Harusnya paham kalau ngasih tahu Pemerintah Indonesia itu nggak bisa mepet.

Cara ngasih tahu Pemerintah Indonesia itu kudu kayak ibu bangunin kita tidur itu lho. “LEEE WIS JAM SETENGAH 7, GEK TANGI”, ternyata masih jam 5 pagi. FKM UI harusnya bilang kalau virusnya masuk Januari 2019 sekalian, biar cepet penanganannya. Atau sekalian Januari Sebelum Masehi. Udah tau pemerintah itu kayak siput.

Itu pun masih nggak menjamin cepet. Orang Indonesia kan santai-santai. Masalah corona dihadapi dengan ceria dan jenaka. Kayak Pak Luhut, contohnya. Ditanyain tentang corona masuk Batam, jawaban dia “Corona? Mobil maksudnya?” Persis seperti itu pejabat kita. Jawabannya selalu singkat, jenaka, dan nggak ada gunanya.

Saya malah jadi takut kalau FKM UI nanti dituduh menyebarkan ketakutan atau menghina pemerintah. Temuan yang harusnya dikasih tahu dari dulu baru disebar sekarang, pasti ini ada permainan. Pasti ini bentuk ketidakpercayaan terhadap pemerintah. FKM UI mau diserang Denny Siregar dan kawan-kawannya?

Daripada nanti FKM UI disuruh bikin video klarifikasi, mending minta maaf sekarang. Bukannya apa-apa, tapi bikin klarifikasi kan udah jobdesc-nya staf khusus milenial. Mereka ngapain dong kalau kerjaan mereka diambil?

Udah bener Yuri bilang kenapa nggak bilang dari dulu. Kalau bilang dari dulu, podo wae ora digagas jane. Pokoknya Yuri bener deh. Biar cepet.

Iklan

BACA JUGA Inilah Skenario Para Anarko yang Sebenarnya dan artikel menarik lainnya dari Rizky Prasetya.

Terakhir diperbarui pada 21 April 2020 oleh

Tags: coronaFKM UILuhut Binsar Panjaitanmenkesterawan
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Latah Gara-Gara Konser Taylor Swift di Singapura, Kenapa Indonesia Kaget?
Video

Latah Gara-Gara Konser Taylor Swift di Singapura, Kenapa Indonesia Kaget?

26 Maret 2024
menkes mojok.co
Kesehatan

Menkes: Juli Puncak Covid Varian BA.4 dan BA.5

16 Juni 2022
Borobudur
Ekonomi

Jutaan Pengguna Jalan Tol Jadi Alasan Luhut Naikan Tiket Candi Borobudur

9 Juni 2022
Dokter Umum Memandang Kegaduhan Terawan dan IDI vs PDSI: Kayak Anak SD Lagi Berantem MOJOK.CO
Esai

Dokter Umum Memandang Kegaduhan Terawan dan IDI vs PDSI: Kayak Anak SD Lagi Berantem

29 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.