Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Dunning-Kruger Effect, Alasan Mengapa Dinda Safay Pede Bereksperimen

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
15 April 2020
A A
dinda safay, dunning-kruger effect, selebgram

dinda safay, dunning-kruger effect, selebgram

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dalam ilmiah, orang kayak Dinda Safay ini ngalamin apa yang disebut Dunning-Kruger effect.

Bagi kalian anak yang tumbuh remaja di tahun 2000-an, pasti kalian pernah sekali dua kali menonton Jackass. Itu lho, acara isinya challenge-challenge berbahaya yang dilakuin oleh Bam Margera dan kawan-kawan. Adegan-adegan sadis tersebut jelas bukan suatu adegan yang boleh ditiru, dan nggak sekali pun Bam dan kawan-kawannya encourage penonton untuk melakukan hal yang sama

Iklan

Lalu di masa kini, ada Dinda Safay. Dinda sering melakukan percobaan ilmiah yang goblok dan menganggap percobaannya itu tips yang bisa ditiru. Yang terbaru adalah, dia ngasih video berisi tips membuat cairan diffuser yang bisa membunuh corona, atau anggap saja begitu.

Videonya dimulai dengan ngomong “anti corona virus check” dengan pronunciation yang bagos gewlak. Lalu dia bilang sediakan Aqua steril, tapi yang dipegang adalah botol Cleo. Nggak apa-apa, mungkin Dinda masih nyebut pompa air dengan Sanyo meski mereknya Shimizu.

Aqua (tapi Cleo) itu tadi dicampur sama Dinda dengan Dettol secukupnya. Iya, takarannya secukupnya, nggak pakai takaran berapa mili/tetes gitu. Diaduk, lalu dimasukkan ke wadah diffuser. Taraa, jadilah diffuser yang berpotensi membunuh seisi rumah.

Tak lupa, dia mencantumkan akun Instagramnya untuk tips lain. Tapi lebih baik kamu nggak usah cek Instagramnya, ini saya juga baru buka udah nyesel.

Kalian ngalami nggak waktu masih jadi mahasiswa baru itu kalian ngerasa tahu banyak hal tentang jurusan kalian and turns out, you know nothing? Nah Dinda Safay itu ibaratnya kayak gitu. Bedanya adalah, dia terjebak di fase dia tahu banyak hal.

Dinda tahu dikit, dikit banget (atau malah nggak sama sekali), tapi untuk dia itu serasa dia udah ngerti semuanya. dia itu genin, bisa 2 jurus, terus ngerasa pantes jadi Hokage. Dalam ilmiah, orang kayak Dinda Safay ini ngalamin apa yang disebut Dunning-Kruger effect.

Dunning-Kruger effect itu secara simpelnya adalah perasaan bias yang ada pada orang yang ngerasa dia super jago, padahal aslinya noob. Orang-orang kek gini biasanya main Dota 2 pakai Invoker padahal cuma bisa Cold Snap sama Sun Strike, atau pake Gusion di ranked mentang-mentang bisa bunuh bot.

Dinda Safay ini mau dikasih tahu tentang risiko diffuser yang ia buat itu berbahaya, tetep aja nggak ngaruh. Lha wong dia udah yakin kalau dia itu punya kemampuan yang sama dengan ahli kimia menang Nobel kok. Kita capek ngehujat, dia ngerasa diperhatiin sama orang. Nggak ada menangnya lawan orang goblok yang nggak sadar dia goblok.

Sebenarnya kita nggak perlu kaget dan marah sama kelakuan Dinda Safay. Kita udah sering nemu kelakuan yang sama pada pejabat-pejabat yang sering blunder bikin pernyataan. Kita juga ditontonin polisi menunjukkan buku Tere Liye sebagai barang bukti anarko. Kalau kita nggak bisa nyuruh pejabat untuk nggak usah ngomongin hal yang mereka nggak tahu, ya percuma juga nyuruh Dinda diem.

Yang perlu kita lakukan sekarang adalah rajin baca. Karena rajin baca jadi pinter, males baca jadi apa? Jadi Dinda Safay lah.

BACA JUGA Inilah Skenario Para Anarko yang Sebenarnya dan artikel menarik lainnya dari Rizky Prasetya.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2020 oleh

Tags: dinda safaydunning-kruger effectselebgram
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos MOJOK.CO
Esai

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos

24 April 2026
Lula Lahfah Beri Pelajaran Penting tentang Kabar Duka: Saat Kematian Tak Dibiarkan Hening MOJOK.CO
Esai

Lula Lahfah Beri Pelajaran Penting tentang Kabar Duka: Saat Kematian Tak Dibiarkan Hening

28 Januari 2026
Ilustrasi media sosial (Mojok.co/Ega Fanshuri)
Pojokan

Secreto Site: Cara Gaul Berkirim Surat Kaleng 

23 Desember 2021
Rachel Vennya: Ada Uang, Mbak Disayang MOJOK.CO
Pojokan

Rachel Vennya: Ada Uang, Mbak Disayang

12 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.