Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Barang Paling Murah yang Bisa Ditemukan di Warung Madura, Zaman Segini Masih Ada yang Dijual Seharga Rp500 Perak

Kenia Intan oleh Kenia Intan
3 Juli 2025
A A
5 Barang Paling Murah yang Bisa Ditemukan di Warung Madura, Zaman Segini Masih Ada yang Dijual Seharga Rp500 Perak Mojok.co

5 Barang Paling Murah yang Bisa Ditemukan di Warung Madura, Zaman Segini Masih Ada yang Dijual Seharga Rp500 Perak (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warung Madura memang murah, tapi tidak disangka masih ada yang Rp500-an perak. 

Sekarang ini, membawa duit Rp10 ribu ke minimarket seperti Indomaret atau Alfamart, seolah tidak ada harganya. Rp10 ribu tidak bisa membeli banyak barang, mentok hanya 1 hingga 2 item saja. Itupun membeli barang yang murah meriah seperti air mineral atau jajanan. Benar-benar duit Rp10 ribu seperti tidak ada harganya. 

Iklan

Saya memahami kenaikan harga itu bukan sepenuhnya salah penjualanya. Kenyataannya harga barang-barang memang semakin mahal karena inflasi dan banyak faktor lain. Terlebih produk-produk yang dijual di minimarket tergolong premium. Setidaknya lebih premium daripada dari merek-merek yang dijual di warung Madura. 

Ternyata bukan hanya saya yang mengeluhkan hal ini. Beberapa kawan juga mengatakan hal yang sama. Itu mengapa, terkadang mereka lebih memilih belanja di warung Madura. Selain tidak kalah lengkap, barang-barang di sana dijual lebih murah. 

Di warung Madura memang banyak merek “kelas 2” yang biasa jadi alternatif. Itu mengapa harga jualnya bisa lebih murah. Selain itu, pembeli diperbolehkan beli eceran sehingga harganya bisa ditekan. Nah, di bawah ini beberapa barang paling murah yang masih bisa ditemukan di warung Madura. Bahkan, ada yang harganya masih dijual Rp500 perak. 

#1 Beli kresek hitam di warung Madura bisa eceran dan lebih murah

Beli kresek hitam di warung Madura bisa lebih murah karena dijual secara eceran. Di tempat lain, kresek hitam biasanya di jual dalam ukuran pak. Satu pak isi 50 lembar kresek hitam misalnya, dijual dengan harga belasan ribu, berbeda-beda tergantung dari ukurannya.

Sebenarnya harga belasan ribu mendapat puluhan lembar plastik itu murah. Hanya saja, terkadang kita tidak memerlukan puluhan lembar plastik. Nah, di warung Madura, kalian bisa membeli kresek itu dalam bentuk eceran atau satuan. Harganya dipatok Rp500 perak saja per lembar. 

#2  Kertas minyak bisa dapat 2 lembar

Mirip seperti kresek hitam, kertas minyak juga dijual secara eceran di warung Madura. Dengan harga Rp500 perak, kalian bisa mendapat 2 lembar kertas minyak. Sebenarnya, kalau membeli dalam bentuk pak harganya akan lebih murah. Cukup dengan duit sekitar Rp8 ribu, kalian bisa membawa pulang 1 pak berisi 50 lembar kertas minyak berukuran kecil. 

Akan tetapi, sekali lagi, nggak semua orang butuh banyak kertas minyak. Untuk orang seperti saya, kebutuhan akan kertas minyak hanya di kesempatan tertentu saja. Kehadiran warung Madura yang menjajakan kertas minyak jelas memudahkan hidup. 

#3 Karet gelang 

Karet nasi juga dijual eceran. Itu mengapa kalian juga bisa membelinya dengan harga murah. Bermodal Rp500 perak kalian bisa mendapat segenggam karet gelang yang sudah dibungkus dalam plastik kecil-kecil. 

Menjual barang eceran semacam ini jelas bisa mempermudah pembeli yang membutuhkannya dalam kesempatan-kesempatan tertentu saja. Saya jadi ingat, dahulu sering membeli karet secara eceran di warung untuk merangkainya jadi tali permainan loncat tali. Bedanya, dahulu saya membeli dalam hitungan gram bukan bungkus.

#4 Warung Madura jual mainan jadul murah meriah 

Mainan jadul balon tiup bisa dibeli dengan harga murah di warung Madura. Berbekal duit Rp500 kalian bisa membawa pulang 3 balon tiup. Mainan ini biasanya banyak dibeli oleh anak-anak atau orang tua yang ingin membelikan anaknya mainan dengan harga terjangkau. 

#5 Kerupuk warung Madura murah kalau sedang beruntung

Warung Madura biasanya menjajakan berbagai macam jenis kerupuk dan pembeli boleh membelinya secara eceran. Ada berbagai macam jenis kerupuk, tidak sedikit yang harganya sudah di atas Rp1.000. Misal, kerupuk kulit atau kerupuk blek dengan ukuran besar. Tapi, kalau kalian beruntung, masih bisa kok menemukan kerupuk seharga Rp500 perak. Tentu hal ini menguntungkan para pembeli yang butuh camilan atau makanan pendamping. 

Di atas barang-barang paling murah yang ada di warung Madura. Sedikit catatan, barang-barang itu berdasar pengalaman saya dan kawan-kawan yang hidup di Jogja ya. Bukan tidak mungkin harganya akan berbeda di warung madura di daerah lain. 

Iklan

Penulis: Kenia Intan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA HRD yang Merasa Dirinya Superior dan Paling Berkuasa Menentukan Nasib Pekerja Memang Pantas Jadi Musuh Bersama. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2025 oleh

Tags: Madurawarungwarung kelontongwarung madura
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO
Catatan

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO
Sehari-hari

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Latihan ala penjaga warung madura dalam mengoperasikan toko kelontong 24 jam non-stop. Lebih teruji dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) MOJOK.CO
Sehari-hari

Latihan Ala Penjaga Warung Madura Operasikan Toko 24 Jam: Memang Tak Seperti Latsarmil Koperasi Desa tapi Teruji

3 Juli 2026
Cerita Mafatihatul Maghfirah: Mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jualan risol hingga lulus tanpa skripsi MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswi Madura Kuliah di Jakarta: Jualan Risol demi Biaya Kuliah, Bisa Mandiri Finansial hingga Lulus Terbaik Tanpa Skripsi

24 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Mahasiswa KKN di desa

Suasana KKN Tak Seindah Konten di TikTok: Banyak Drama Sesama Mahasiswa, hingga Tangis Palsu Saat Perpisahan dengan Warga Desa

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.