Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Dosa Warteg Mempermainkan Menu demi Untung Besar, tapi Bikin Kapok Pelanggan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
15 Juli 2025
A A
4 Dosa Warteg Mempermainkan Menu demi Untung Besar, tapi Bikin Rugi Pelanggan Mojok.co

4 Dosa Warteg Mempermainkan Menu demi Untung Besar, tapi Bikin Rugi Pelanggan (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warteg bak pahlawan bagi Tegal. Warung makan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia itu kebanyakan dikelola oleh perantauan asli Tegal. Secara tidak langsung, keberadaan warung Tegal, di manapun itu, turut menjadi penggerak ekonomi daerah dengan julukan Kota Bahari. 

Tak hanya bagi Tegal, warteg juga pahlawan bagi anak kos. Apalagi bagi anak kos yang rindu dengan masakan rumahan. Warung ini menyediakan berbagai macam lauk dan sayur yang biasa disajikan di meja makan rumah. Makanan yang disajikan semakin digemari karena harganya yang tergolong murah. 

Iklan

Sayangnya, segala sentimen baik itu mesti tercoreng oleh ulah warteg-warteg “nakal”. Mereka melakukan berbagai macam cara demi mendapat keuntungan sebesar-besarnya. pengalaman makan di warteg tidak melulu menyenangkan. Ada segelintir warung Tegal “nakal” yang membuat pelanggan kapok mampir lagi ke sana. 

#1 Warteg menghangatkan makanan kemarin yang tidak laku 

Jualan makanan memang bisnis yang gampang-gampang susah. Memang, sehari-hari orang membutuhkan makanan. Selain harga bahan makanan yang kerap naik turun, permintaan akan suatu menu juga tidak pasti. Tergantung selera pelanggan. Itu mengapa suatu menu lauk atau sayur di warteg kadang bisa cepat habis, kadang bisa sisa banyak. 

Nah, tidak sedikit warung yang menghangatkan kembali menu-menu yang tidak habis untuk dijual lagi keesokan harinya. Jelas saja rasa dan tekstur makanannya sudah tidak enak. Bukan tidak mungkin menimbulkan penyakit bagi yang menyatapnya. Tindakan ini sangat merugikan pelanggan. 

#2 Mengolah menu yang tidak habis

Tidak hanya menghangatkan makanan kemarin, warteg “nakal” juga sering mengolah ulang lauk yang tidak habis. Misal, lauk tempe goreng yang tidak laku diolah menjadi kering tempe keesokan harinya. 

Secara rasa mungkin tidak terlalu bermasalah. Tapi, tetap saja, pelanggan dirugikan. Apalagi, kering tempe atau menu olahan lain dijual dengan harga normal, tidak separuh harga. Dan, bukan tidak mungkin menu hasil olahan ini berbahaya bagi kesehatan. 

Baca halaman selanjutnya: #3 Minyak menghitam …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2025 oleh

Tags: tegalwartegwarung makanwarung tegal
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beri hadiah sapi kurban usai salat Iduladha bersama warga penghuni Huntara di Tegal MOJOK.CO
Kilas

Salat Iduladha di Huntara Jatinegara Tegal: Hadiah Sapi 906 Kg dan Kebahagiaan di Tengah Situasi Sulit

27 Mei 2026
Warteg Singapura vs Indonesia: Perbedaan Kualitas Langit-Bumi MOJOK.CO
Esai

Membandingkan Warteg di Singapura, Negara Tersehat di Dunia, dengan Indonesia: Perbedaan Kualitasnya Bagai Langit dan Bumi

22 Desember 2025
Warung makan gratis buat Mahasiswa Asal Sumatra yang Kuliah di Jogja. MOJOK.CO
Liputan

5 Warung Makan di Jogja yang Gratiskan Makanan untuk Mahasiswa Rantau Asal Sumatra Akibat Bencana

4 Desember 2025
Belajar Bahaya Inflasi Pakai Bahasa Warteg MOJOK.CO
Esai

Belajar Bahaya Inflasi Pakai Bahasa Warteg Langganan yang Ketebalan Telur Dadarnya Semakin Berkurang dan Sayur Sop Terasa Hambar

17 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

Warga vs Warga, Mengapa Kekerasan di Tingkat Tapal Terus Berulang?

28 Juli 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Titi terendah perempuan: bawa bocil saat naik kereta api MOJOK.CO

Titik Terendah Ibu saat Naik Kereta Api Bawa Bocil: Mental Terguncang Bukan karena Bocil Tantrum tapi Mulut Jahat Sesama Perempuan

27 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.