Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Kamu Keselek alias Tersedak? Pelajari Heimlich Maneuver Agar Bahayanya Teratasi

Redaksi oleh Redaksi
17 Juli 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kata siapa keselek alias tersedak itu masalah sepele? Beberapa orang telah menjadi korban dan rasanya ini saatnya bagi kita untuk belajar Heimlich Maneuver.

Coba cari kata “keselek” atau “tersedak” di Google—kamu mungkin akan menemukan beberapa berita soal orang-orang yang meninggal dunia karenanya. Di London, seseorang tewas karena keselek daging, sedangkan di China, seorang remaja tersedak saat minum bubble tea dan berakhir tragis.

Iklan

Pertanyaannya, apakah memang “keselek” ini sebegitu membahayakannya?

Tersedak makanan mungkin terdengar sangat sepele dan semestinya bisa langsung diatasi. Tapi nyatanya, keadaan ini memang patut disoroti karena suplai oksigen yang diterima seseorang menuju otaknya dapat terpotong dan membahayakan nyawa.

Sebuah video beredar di media sosial, menampilkan situasi seseorang tampak tersedak dan membutuhkan bantuan. Video ini menunjukkan betapa kita tak bisa lagi meremehkan kejadian “keselek” karena nyawa bisa jadi taruhannya.

https://twitter.com/snjayajonggrang/status/1150808305184325633

Lantas, bagaimana kita bisa memastikan seseorang sedang tersedak dan sesungguhnya memerlukan bantuan?

Dikutip dari Hellosehat.com, mereka-mereka yang sedang tersedak bisa dilihat dari gerak tubuhnya. Tak sedikit dari korban akan mencengkeram tenggorokannya, tapi ada pula yang masih bisa sedikit bicara, batuk, menangis, dan bernapas.

Keadaan bakal jadi lebih mengerikan kalau objek yang berada di saluran napasnya terus menghambat jalannya oksigen, bahkan hingga 4-6 menit. Akibat paling fatal yang bisa terjadi adalah adanya kerusakan otak.

Secara umum, keadaan tersedak dapat dilihat dari gejala sebagai berikut:

1. tidak mampu mengeluarkan batuk,

2. kesulitan untuk bernapas, atau bahkan menghasilkan napas dengan suara berisik,

3. kulit, bibir, dan kuku berubah membiru,

4. tidak mampu bersuara,

Iklan

5. pada kondisi lebih parah, korban bisa saja hilang kesadaran.

Pertanyaan selanjutnya, apa yang bisa kita lakukan kalau ada orang-orang yang tiba-tiba “keselek” dan menampilkan gejala yang mengkhawatirkan seperti itu?

Jawabannya, tentu saja, adalah Heimlich maneuver.

*JENG JENG JENG*

Pertolongan pertama untuk orang-orang tersedak ini disebut sebagai Heimlich maneuver. Konon, tindakan Heimlich berguna untuk memberi tekanan pada perut dan dada agar objek yang jadi penyebab tersedaknya seseorang bisa terlepas keluar dari saluran napas.

Hmmm, seperti apa dan bagaimanakah Heimlich maneuver ini?

1. Posisikan diri untuk berdiri di belakang orang yang tersedak, lalu lingkarkan tangan di pinggangnya seperti posisi memeluk alias back hug. Tapi ingat, karena ini bukan drama Korea, fokuskan pikiranmu untuk menolong orang ini, bukan untuk bermesra-mesraan.

2. Pastikan untuk meletakkan salah satu kakimu di antara kedua kakinya agar, jika sewaktu-waktu ia pingsan, kamu bisa menyangganya.

3. Kepalkan salah satu tangan dan masukkan ibu jarimu ke dalam kepalan tersebut. Dengan posisi kepalan berada di atas pusar (tapi tetap di bawah tulang dada), hadapkan sisi luar ibu jari ke arah perut orang tersebut.

4. Buat sentakan yang kuat ke arah perut orang yang tersedak tadi dengan keras dan cepat, dengan mengarah ke atas.

Pada korban yang merupakan wanita hamil, kamu bisa melakukannya dengan meletakkan kepalan tangan lebih sedikit ke atas, yaitu di sekitar dasar tulang dada.

Pada dasarnya, ilmu soal Heimlich maneuver ini patut untuk dipelajari demi menghindari kejadian-kejadian tidak diinginkan dari peristiwa tersedak. Bahkan jika kita sendiri yang tersedak, metode yang sama bisa kita gunakan pada diri sendiri.

A-apa??? Udah mah keselek sendiri, eh harus Heimlich maneuver sendiri???

Iya, Saudara-saudara, nyatanya kita memang bisa melakukan Heimlich maneuver sendiri, seperti dijelaskan sebagai berikut:

1. Kepalkan tangan, lalu letakkan di atas pusar, dengan posisi ibu jari menghadap ke arah perut

2. Genggam kepalan menggunakan tangan satunya, lalu dorong ke dalam atas

3. Ulangi setidaknya 5 kali, atau hingga objek keluar dan badan mulai merespons dengan proses bernapas dan batuk.

Gimana, gimana? Caranya nggak beda-beda amat dengan cara sebelumnya, kan? Hanya—tentu saja—melakukan Heimlich maneuver sendiri itu pastilah minus adegan back hug.

Tapi ya nggak apa-apa, dong. Lagian, dalam keadaan gawat kok sempet-sempetnya mikirin back hug—lah wong dalam keadaan normal aja nggak ada yang back hug juga nggak apa-apa, kok!

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2019 oleh

Tags: back hugHeimlich maneuverkeselekpertolongan pertamatersedak
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan MOJOK.CO

Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan

22 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.