Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Toyota Sienna, MPV yang Luasnya Bukan Main, Bakal Muat Bawa Pacar 1, Pacar 2, dan Pacar 3 Beserta Ibu Masing-masing

Richard Dammara oleh Richard Dammara
21 Desember 2020
A A
Toyota Sienna, MPV yang Luasnya Bukan Main, Bakal Muat Bawa Pacar 1, Pacar 2, dan Pacar 3 Beserta Ibu Masing-masing MOJOK.CO

Toyota Sienna, MPV yang Luasnya Bukan Main, Bakal Muat Bawa Pacar 1, Pacar 2, dan Pacar 3 Beserta Ibu Masing-masing MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Toyota Sienna adalah minivan yang sangat solid, dikembangkan bertahun-tahun mengikuti pasar Amerika, menjadikannya mobil yang versatile.

Dipikir-pikir, industri mobil skala global itu lucu, ya.

Iklan

Tiap pasar di berbagai belahan dunia punya preferensinya masing-masing. Amerika misalnya, senang sekali dengan mobil bongsor bermesin besar. Wajar sih, jalanan mereka lega banget, jarang ada gang-gang sempit, dan harga bensin di sana relatif murah.

Lalu ada pasar Eropa yang senang sekali dengan mesin diesel di berbagai jenis mobil, dari hatchback sampai SUV. FYI, di Eropa, Honda CR-V baru ada pilihan mesin diesel dengan transmisi manual, loh. Nggak lupa juga, Jepang yang terkenal dengan Kei-car culture-nya, mobil bermesin 600 cc yang oke dipakai di perkotaan, dan harganya nggak mahal. Indonesia sendiri, well kalian tahu sendiri.

Anyway, keberagaman industri mobil ini cukup bikin saya kaget ketika hendak menyewa mobil di Kanada. Jadi ceritanya, saya pernah tinggal di negara Daun Maple tersebut sekitar tiga tahun untuk sekolah dan bekerja.

Suatu saat, saya dan teman-teman ingin roadtrip ala-ala ke salah satu kota di provinsi British Columbia yang bernama Whistler, di mana kota tersebut merupakan destinasi untuk ski dan rekreasi dari hiruk-pikuk kota Vancouver, di mana saya tinggal.

Karena total yang berangkat ada tujuh orang, saya memutuskan untuk menyewa mobil yang muat tujuh penumpang melalui agensi rental mobil lokal. Mirip di Indonesia, rental mobil di sini hanya bisa memilih jenis mobil, bukan merk tertentu.

Setelah mengurus paperwork untuk rental, seorang petugas membawa saya ke tempat parkir. Di situ terparkir rapi satu unit Toyota Sienna keluaran 2018. Sembari memegang kunci mobil yang diberikan petugas, saya bergumam, “Wow, lebar banget dah nih mobil.”

Dan ya, emang beneran lebar. Dibilang panjang banget, sih, enggak juga, karena panjangnya sendiri kira-kira sekitaran Alphard. Tapi lebarnya itu, lho. Kalau dikira-kira, lebar Toyota Sienna sekitar dua meter. Alphard sendiri saja, yang menurut saya juga mobil yang cukup lebar, hanya sekitar 1,8 meter.

Tapi, dipikir-pikir, ya wajar saja, lha wong jalanan di Kanada hampir sama dengan Amerika, lebarnya nggak kira-kira. Eksteriornya sendiri bisa dibilang lumayan cakep, dengan lekukan di sana-sini, tidak seperti minivan “kotak” pada umumnya. Mungkin Toyota ingin mematahkan stigma bahwa minivan harus bentuknya boxy dan tidak aerodinamis. 

Ketika masuk ke dalam Toyota Sienna manfaat body lebarnya itu langsung terasa. Duduk di kursi pengemudi dan melihat ke kursi penumpang samping, rasanya seperti social distancing di dalam mobil sendiri. Konsol tengah yang lapang, ditambah posisi tuas transmisi yang menggantung di dasbor layaknya Daihatsu Grand Max, membuat jarak antar-penumpang semakin terasa.

Ini cocok untuk menaruh banyak barang, tetapi kurang cocok rasanya untuk kawula muda yang sedang mesra-mesranya untuk sok-sokan pegangan tangan di mobil, karena pasti jadinya malah “sesi peregangan”. Dasbornya sendiri lapang, dengan visibilitas yang lumayan, ya walaupun kap mesin mobil ini agak tinggi sebenarnya, tapi oke, lah.

Sayangnya, di pilar A, kaca kecil tambahan untuk membantu visibilitas pojok samping sangat kecil, mengingat ini adalah fitur yang wajib untuk minivan menurut saya. Untuk urusan hiburan, Toyota Sienna menyediakan layar infotainment ukuran enam inci bawaan Toyota sendiri, yang sayangnya tidak dilengkapi Apple CarPlay atau Android Auto. Tapi, at least, dia punya sambungan Bluetooth yang berarti saya masih bisa mendengarkan tembang alunan Koes Plus dari smartphone sembari melintasi pegunungan British Columbia.

Ketika saya menyalakan mesin Toyota Sienna, terdengar deru halus mesin 3.500 cc V6-nya. Ya, kamu tidak salah baca, dan memang wajar saja mesin sebesar ini di mobil yang juga besar ini.

Sekadar informasi, semua tipe Sienna menggunakan mesin yang sama apa pun trim-nya. Transmisi saya masukkan ke posisi D, rem parkir saya lepas, dan mulai melaju mobil bongsor dua ton ini. Sembari menjemput teman-teman saya yang sudah menunggu di depan kos-kosan, saya coba tes akselerasi Toyota Sienna di pergantian lampu lalu lintas.

Hasilnya? Hmm, jujur agak kurang memuaskan. Ketika saya gas pol lampu hijau, sempat ada rasa throttle delay beberapa detik, lalu torsinya seakan-akan langsung “menendang” di rentang 3.500 rpm.

Untuk sampai ke 3.500 rpm membutuhkan waktu cukup lama, namun setelah masuk, deru mesin V6 yang halus itu mulai terasa, dan pergantian gigi serta power-nya lebih stabil. Berarti memang, mobil ini harus “dipaksa” ke rentang rpm segitu.

Untuk penggunaan dalam kota, mobil ini rasanya kurang cocok. Tapi memang, mobil seperti ini kan gunanya untuk mengangkut banyak orang dan untuk perjalanan jauh. Dapat saya katakan, setelah perjalanan jauh, baru terasa manfaat mesin yang bertenaga 296 hp itu. Di jalan raya terbuka pinggir laut, begitu terasa halusnya mesin ini ketika dibawa 100-120 km/h, di mana biasanya mesin empat silinder biasa sudah mulai “ngoyo” di minivan seperti ini.

Iklan

Ketika melakukan manuver menyalip, mobil terasa responsif dan sigap. Dalam mobil sendiri juga terasa nyaman dan stabil dibawa kecepatan segitu, dengan testimoni teman-teman saya yang bahkan bisa tertidur lelap.

Soal kepraktisan, tidak perlu diragukan. Ruang penyimpanan ada banyak, proses pelipatan bangku yang sangat mudah, dan vacuum cleaner bawaan pun tersedia untuk membersihkan interior mobil.

Secara keseluruhan, Toyota Sienna adalah minivan yang sangat solid, dikembangkan bertahun-tahun mengikuti pasar Amerika, menjadikannya mobil yang versatile.

Cocok bagi yang sudah berkeluarga, dan bagi yang pacaran bisa membawa pacar satu, kedua, dan ketiga ditambah ibu mereka. Calon mertua tenang, pacar pun senang.

BACA JUGA Luxio Itu Bukan MPV, tapi Panser yang Menyamar. Barang Hampir 1 Ton Bisa Diangkut! atau ulasan mobil-mobil dahsyat lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2020 oleh

Tags: harga mobil terbarumobil bekasmpvtoyotaToyota Siennaulasan mobil bekas
Richard Dammara

Richard Dammara

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Calya, Mobil Toyota yang Ganggu Kewarasan Logika Saya MOJOK.CO

Derita Toyota Calya Adalah Penderitaan yang Mengobrak-abrik Kewarasan Logika Saya padahal Ia Adalah Pahlawan Finansial Keluarga Kelas Pekerja

24 Maret 2026
Innova Zenix Wujud Kebodohan Finansial- Terbaik Tetap Reborn MOJOK.CO

Mendewakan Innova Zenix Adalah Kesesatan Finansial, Wujud Kebodohan Struktural yang Sangat Hakiki karena Tetap Kalah Aura Dibanding Innova Reborn

10 Maret 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026
Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja MOJOK.CO kredit motor yamaha

Fazzio, Motor “Anak Skena” yang Bikin Perjalanan Sejam Menembus Kemacetan buat Ngonser Tetap Terasa Chill

24 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Desta pamit dari Vindes rasanya kayak kehilangan dua teman MOJOK.CO

Ketika Desta pamit dari Vindes, saya merasa kehilangan dua teman yang tidak pernah saya kenal

27 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.