Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Lamborghini Gallardo: Mobil Superaman yang Bisa Selamatkan Nyawa

Prima Sulistya oleh Prima Sulistya
2 Desember 2015
A A
lamborghini gallardo
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lamborghini Gallardo adalah mobil supermahal sekaligus superaman. Dengan harga 5,5 sampai 6,3 miliar rupiah, memang seharusnya mobil ini dilengkapi fitur keselamatan yang prima.

Terujinya fitur keselamatan Lamborghini bukan tanpa bukti. Dalam kecelakaan di Surabaya 29 November lalu, Lambo yang dikemudikan pemuda Wiyang Lautner ringsek tidak keruan pada bumper dan kapnya setelah menabrak trotoar, gerobak pedagang, manusia, dan pohon. Tapi terbukti, pengemudinya hanya lecet di sana-sini dan masih bisa berjalan lekas setelah kejadian.

Iklan

Hal tersebut dimungkinkan karena bemper depan dan belakang mobil ini memang didesain untuk meredam tubrukan. Sehingga ketika benturan keras terjadi, bagian tersebut akan rusak sementara ruang kemudi tetap aman. Sasis dan rangka ruang kemudinya juga dibangun antiringsek. Pengemudinya tidak perlu khawatir terjepit ketika kecelakaan terjadi.

Kecelakaan Lambo di Thailand tahun lalu bisa juga jadi contoh lain. Dengan kecepatan 150 km/jam di hari berhujan, Lambo tersebut tergelincir di aspal dan menabrak pohon hingga terbelah dua secara horizontal. Catat sekali lagi: terbelah dua. Apa yang terjadi pada dua penumpangnya? Mereka selamat dan hanya mengalami luka kecil.

Masih di tahun lalu, ketika Lambo Gallardo yang dikemudikan pengacara Hotman Paris Hutapea tabrakan dengan mobil boks dan bus, Hotman sendiri selamat. Kecelakaan itu menewaskan sopir mobil boks yang terjatuh dari mobilnya setelah mobil oleng karena ban meletus sampai kemudian ditubruk Lambo Hotman.

Kecelakaan-kecelakaan Lambo lain bisa didaftar: di Walt Disney World Speedway, Florida, tahun 2015; di Brooklyn tahun 2013—Lambo-nya juga terbelah dua; September lalu di Jakarta; serta Juni tahun lalu di Pluit. Dalam semua kecelakaan tersebut, sopir Lambo selamat.

Fitur keselamatan yang betul-betul efektif untuk kecelakaan parah semacam itu memang penting mengingat Lambo adalah supercar yang bisa dipacu hingga di atas 300 kilometer/jam. Jadi, bagi Anda penyuka mobil sport dan kecepatan, tamiya Lamborghini bisa jadi pilihan.

Ketika uang menumpuk tak tahu harus dihabiskan untuk apa, sementara lintasan balap untuk memacu kuda besi yang lebih kencang dari kereta eksekutif tak bisa ditemui di semua kota dan jalananlah yang kemudian jadi pilihan (mungkin pula terinspirasi Fast & Furious atau film-film aksi Hollywood lainnya), maka Lambo akan memberi Anda semuanya: prestise, kepuasan, kecepatan, dan keselamatan. Keep taking the risk and stay safety. Plus, sisa uang yang Anda bingung-mau-dipakai-untuk-apa itu bisa dipakai untuk “urusan-urusan selanjutnya” bila terjadi kecelakaan.

Tentu saja tidak hanya Lambo. Masih berderet sejumlah nama beken produsen mobil sport lainnya yang menawarkan fitur keselamatan serupa. Ada Koenigsegg, Hennessey, Rolls-Royce, Aston Martin…. Sudah, tidak usah diteruskan, menyebut namanya saja sesusah nyebut nama pacar Agus Mulyadi. Wong tahu Audi saja cuma dari kursi pemainnya Manchester United pas disiarkan pertandingannya di televisi. Saya pun hanya mengutip dari Forbes.

Lha, terus, kita-kita yang kere ini bisa ngapain? (Mas Kokok juga termasuk, karena baru mampu punya Alphard. Toyota? Cih).

Mau ikutan pamer Lambo? Matamu. Ngumpulin 5 miliar itu memangnya enggak setengah mati? Kalau gajimu sekarang setara UMK Surabaya tahun depan, Rp 3 juta, ngumpulin 5 miliar sama saja kerja selama tiga kali reinkarnasi. Urip–modar urip–modar ping telu. Itu pun dengan syarat gajimu enggak pernah dipakai dan di tiga kali kehidupan enggak ada inflasi. Dan kalau reinkarnasinya tidak jadi babi.

Tapi bukan berarti kita cuma bisa nonton balapan Lambo versus Ferrari di jalan raya lho, ya. Kita masih bisa berpartisipasi kok. Jadi korbannya tabrakannya, misalnya. Ini bukan setengah mati lagi, tapi mati beneran.

Mbok hidup yang sederhana saja, minum teh, ngemil nasi padang, nonton Transformer. Gayamu mau ngurusi bunga layu Lamborghini, ngurusi kenangan aja enggak becus.

Termasuk enggak usah ngurusi soal konvoi kampanye Pilkada kemarin di Jogja—yang ngegas motor kencang-kencang, sampai langit pagi rasanya mau runtuh, terus nggebukin Yaris sesama warga sipil di Jalan Damai (ironi!) sampai remuk cuma gara-gara menghalangi jalan. Memangnya bisamu apa?

Iklan

Ngomong-ngomong, Pak Budi Waseso beneran mau menghidupkan petrus lagi kan?

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2026 oleh

Tags: bebas iklanHotman Paris HutapeaLamborghiniSurabayaWiyang Lautner
Prima Sulistya

Prima Sulistya

Penulis dan penyunting, tinggal di Yogyakarta

Artikel Terkait

Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO
Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO
Eksplor

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.