Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Mengenal Hidup Lewat Dolan, Seni, dan Teater ala Den Baguse Ngarso

Redaksi oleh Redaksi
26 April 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Episode Sebat Dulu kali ini , Alit Jabang Bayi dan Patub ‘Letto’ berbincang santai bersama Susilo Nugroho, sosok seniman teater asal Yogyakarta yang dikenal luas lewat karakter ikoniknya, Den Baguse Ngarso.

Dalam perbincangan penuh tawa dan kehangatan ini, kita diajak menyelami kisah-kisah masa kecil Pak Sus yang sarat makna. Selain itu, obrolan ini juga mengungkap perjalanan panjangnya di dunia ketoprak, serta kontribusinya dalam Teater Gandrik, sebuah kelompok teater legendaris yang dikenal karena karya-karya satirnya yang menggugah.

Melalui cerita-ceritanya, Pak Sus mengajak kita merenungkan hidup dari sudut pandang yang berbeda. Hidup, menurutnya, tidak selalu harus dikejar dengan ambisi dan target yang kaku. Ia juga menekankan pentingnya “dolan” atau pergi bermain dalam proses pembentukan karakter. Hal ini sering terlupakan di tengah kesibukan dan tuntutan zaman sekarang.

Bagi Pak Sus, dolan bukan sekadar hiburan. Ia melihatnya sebagai bagian dari proses tumbuh, belajar, dan memahami diri sendiri serta dunia sekitar dengan cara yang lebih alami dan jujur.

Lebih jauh lagi, perbincangan ini memperlihatkan bagaimana seni (terutama teater) menjadi ruang bermain yang paling murni. Di sanalah kejujuran dan ekspresi diri menemukan bentuknya yang paling otentik. Bukan sekadar soal panggung dan lakon, seni dalam pandangan Pak Sus adalah jalan untuk menjalani hidup dengan lebih santai, ringan, dan bermakna.

Melalui semua cerita itu, kita tidak hanya diajak bernostalgia. Kita juga diajak menemukan kembali nilai-nilai sederhana yang membuat hidup terasa lebih utuh. Tonton sampai habis, dan rasakan kehangatan serta inspirasi dari kisah-kisah yang mengalir begitu tulus.

Nostalgia bareng Den Baguse Ngarso, hanya di Sebat Dulu!

Tags: dolanfilosofimotto hidupsebatduluteater

Terpopuler Sepekan

Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
kesehatan mental dan stigma odgj mojok.co

Indonesia Darurat Depresi pada Remaja: Jangan Pernah Takut Mencari Bantuan Masalah Kesehatan Mental

31 Juli 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.