Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Golkar & Nasdem, Partai yang Paling Banyak Berkoalisi di Pilkada 2018

Miftahun Nur Iskandar oleh Miftahun Nur Iskandar
7 Maret 2018
A A
Golkar-dan-Nasdem-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai apa saja yang paling sering bersatu dalam koalisi di pilkada 2018? Berikut daftarnya.

Jika dalam pertemanan, kesetiakawanan ditunjukkan dengan sanggup ngasih utangan kapan saja, dalam dunia politik, setia kawan diwujudkan lewat koalisi. Partai apa berkoalisi apa di pemilu presiden tentu mudah diketahui, tapi menghitung berapa kali partai A berkoalisi di pilkada 2018 yang diikuti 171 daerah tentu butuh tenaga, waktu, dan kemampuan Excel yang andal.

Berdasarkan data yang ditelaah oleh lembaga riset pemenangan pilkades Konoha, Mojok Institute, kami akan menyajikan hasilnya untuk Anda.

Pasangan partai pertama yang paling sering berkoalisi pada pilkada 2018 adalah Partai Golkar yang diketuai Airlangga Hartarto dan Partai Nasdem pimpinan Surya Paloh.

Kendati tidak bahu-membahu dalam Pilpres 2014, pasangan partai ini rupanya kompak di pilkada 2018. Total, mereka mendukung calon yang sama di 72 daerah.

Pasangan partai kedua jatuh kepada koalisi Gerindra dan PKS.

Rupanya, kebersamaan keduanya di pilpres 2014 langgeng dan berlanjut hingga saa ini. Tidak seperti teman-teman lain dalam Koalisi Merah Putih, PKS memang sahabat Gerindra paling setia. Dan di pilkada serentak tahun ini, PKS dan Gerindra setidaknya berkoalisi di 70 wilayah.

Pasangan ketiga adalah PAN dan Gerindra.

Meski di level nasional PAN resmi keluar dari Koalisi Merah Putih pada September 2015, di daerah mereka masih akur. Koalisi keduanya bisa dijumpai di 68 daerah.

Di urutan keempat ada PAN dan PKS yang berkoalisi di 63 wilayah. Sedangkan di posisi kelima, PAN dan Demokrat yang sama-sama berlogo biru berjabat tangan. Keduanya berkoalisi di 62 wilayah.

Itulah tadi 5 pasangan partai paling setia dalam pilkada serentak 2018 yang entah berkoalisi karena kesamaan ideologi, visi misi, ataupun hanya strategi politik untuk memenangkan pertarungan. Satu yang pasti, pilkada kali ini memberi pelajaran, di level nasional satu sama lain bisa berseteru, tapi di pilkada mereka bersatu. Fans Via Vallen dan Nella Kharisma contohnya.

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2018 oleh

Tags: #MojokPilkadaGolkarkoalisi terbanyaknasdempilkada 2018
Miftahun Nur Iskandar

Miftahun Nur Iskandar

Artikel Terkait

Jingle MBG Mas Bahlil Ganteng: ejekan ke figur politik tapi jadi alat reproduksi popularitas, buktinya Partai Golkar senang MOJOK.CO

MBG Mas Bahlil Ganteng Sudah Over-eksposur: Bahasa Kritik tapi Jadi Alat Reproduksi Popularitas, Bikin Golkar Senang

28 Mei 2026
Sekar Krisnauli Tandjung politisi muda golkar solo

Sekar Krisnauli Tandjung: Memilih Karier Politik Setelah Mendalami Jurnalistik

8 November 2023
Sejak Deklarasi Anies-Imin, Elektabilitas NasDem Melejit, PDIP-Gerindra Turun MOJOK.CO

Sejak Deklarasi Anies-Imin, Elektabilitas NasDem Melejit, PDIP-Gerindra Turun

27 September 2023
penurunan suara partai golkar mojok.co

Melihat 5 Babak Penurunan Suara Golkar dalam Pemilu, 2024 Bakal Anjlok Lagi?

4 Agustus 2023
kudeta golkar mojok.co

Golkar Sering Banget ‘Kudeta’ Ketum, Kira-kira Apa ya Penyebabnya?

3 Agustus 2023
partai golkar bikin poros baru mojok.co

Pakar Politik UGM: Golkar Lebih Baik Ganti Airlangga ketimbang Bikin Poros Koalisi Baru

14 Juli 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026
Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun MOJOK.CO

Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun

14 Agustus 2026
Agustusan momen bikin mahasiswa KKN kelihatan jadi orang bingung, kalah pamor dengan anak muda Karang Taruna desa MOJOK.CO

Momen Agustusan bikin Mahasiswa KKN di Desa Jadi Orang Bingung, Lebih Sigap Karang Taruna

17 Agustus 2026
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Agung.(MOJOK.CO)

Pesan Kemerdekaan Sri Sultan: Jogja Dibangun Tanpa Tergesa, tapi Juga Tidak Berhenti Melangkah

17 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.