Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Lolos UTBK di Unsoed Purwokerto Malah Mengecewakan Ortu, Bukan Masalah UKT tapi Karena Jurusan Dianggap Jelek

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
15 Juni 2024
A A
Lolos UTBK di Unsoed Purwokerto Malah Mengecewakan Ortu, Bukan Karena UKT tapi Karena Jurusan Dianggap Jelek.MOJOK.CO

Ilustrasi Lolos UTBK di Unsoed Purwokerto Malah Mengecewakan Ortu, Bukan Karena UKT tapi Karena Jurusan Dianggap Jelek (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak Kamis (13/6/2024) kemarin, timeline media sosial saya riuh dengan sukacita pengumuman UTBK. Baik itu di Twitter maupun Facebook, banyak yang membagikan kebahagiaan mereka lolos di PTN yang dipilih. Namun, hal dilematis justru dialami Alimah (18), siswa asal Jawa Tengah yang diterima di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Alimah jadi satu dari sedikit siswa dari sekolahnya yang lolos di PTN terbaik di Kabupaten Banyumas itu. Sayangnya kebahagiaan yang dia rasakan terasa hambar karena orang tua kurang sreg dengan jurusan yang Alimah masuki.

Lolos D3 Budi Daya Ternak, pilihan ke empat yang tak terpikirkan

Pada UTBK 2024 ini, Alimah memilih empat program studi di dua kampus. Dua pilihan terakhir, yang kesemuanya adalah prodi vokasional, sebenarnya ia hanya jadikan cadangan.

“Karena bisa sampai 4 pilihan jadi aku mentokin semuanya aja,” kata Alimah kepada Mojok, Sabtu (15/6/2024) pagi.

Untuk pilihan pertama, ia mengklik S1 Teknologi Pangan Unsoed dan S1 Ekonomi Pangan Agribisnis UGM. Sementara pada pilihan ketiga dan keempat, dua prodi D3 Unsoed dia klik.

“D3 Agribisnis sama D3 Budi Daya Ternak Unsoed,” jelasnya. Alimah mengaku, ia tak pernah riset atau berharap lebih pada dua pilihan ini. Sebab, sejak awal fokusnya adalah diterima di pilihan pertama atau kedua.

“Dibilang iseng sih enggak juga, tapi lebih ke ‘ah nggak mungkin juga masuk’ karena percaya diri lolos di pilihan satu dan dua,” dia menyambung.

Ortu kecewa, dikasih opsi daftar lagi di jurusan lain

Sejak awal, Alimah memang mendapat restu kuliah di bidang peternakan, pertanian, atau yang beririsan dengan dua hal itu. Sebab, orang tuanya adalah PNS di lembaga yang nyambung dengan bidang tadi.

Makanya, tak ada masalah ketika Alimah bilang ingin mendaftar di Teknologi Pangan Unsoed, yang memang jadi prioritasnya.

“Tapi yang dua pilihan lain yang vokasi itu sama sekali nggak bilang mereka,” kata Alimah.

Alhasil, ketika tahu anaknya lolos di pilihan ke empat, rasa kecewa pun menghampiri mereka. Alasan sang ortu, menurut penuturan Alimah, sejak awal mereka mendorong anaknya buat kuliah S1.

Adapun alasan lain, D3 Budi Daya Ternak dianggap prodi yang kurang bagus. “Bahasa mereka sih ‘prodi jelek’ ketimbang pilihanku yang lain,” ujarnya.

Alimah pun diberikan opsi buat mendaftar di jalur lain yang masih terbuka. Jika pun tak bisa PTN, daftar ke swasta pun masih sama baiknya, kata ortunya.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Prodi vokasi memang jadi primadona di UTBK 2024. Pendaftar membludak, tingkat ketetatan tinggi banget.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2024 oleh

Tags: d3 unsoeduniveristas jenderal soedirmanUnsoedUTBKutbk 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kebahagiaan sesaat lulus UTBK SNBT, sekejap jadi mahasiswa baru langsung DO di semester 1 demi ibu MOJOK.CO
Kampus

Sekejap Icipi Jadi Mahasiswa Baru, Langsung DO di Semester 1 demi Ibu

2 Juni 2025
Siasat mahasiswa baru yang lolos UTBK SNBT untuk bertahan hidup di perantauan tanpa keluar biaya kos MOJOK.CO
Catatan

Siasat Mahasiswa Bertahan Hidup saat Kuliah: Tanpa Biaya Kos tapi Tempat Tinggal Gratis dan Makan Tercukupi

28 Mei 2025
Lulus UTBK SNBT tapi malah salah jurusan karena FOMO hingga nyaris DO MOJOK.CO
Kampus

Terlanjur Senang Lulus SNBT tapi Ternyata Salah Jurusan Gara-gara FOMO, Kuliah Mumet hingga Nyaris DO

27 Mei 2025
kuliah di PTN.MOJOK.CO
Ragam

Kebahagiaan Sesaat Orangtua kala Anak Lolos UTBK, Dikira Serius Kuliah Malah Jadi “Aib Keluarga” karena Pergaulan

25 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
kelemahan honda beat, jupiter z.mojok.co

Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros

27 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.