Dosen Green Flag Jadi Kunci Mahasiswa Malang Lulus Cepat, Kemewahan Terakhir yang Sulit Didapatkan Mahasiswa

Dosen Green Flag Jadi Kunci Mahasiswa Malang Lulus Cepat, Kemewahan Terakhir yang Sulit Didapatkan Mahasiswa.mojok.co

Dosen tua memang berpengalaman, tapi dosen muda lebih paham kemajuan zaman

Fredi amat mensyukuri apa yang ia dapatkan. Sebab, banyak teman-temannya yang proses bimbingan skripsinya lama karena dapat dosbing tua.

Baginya, kemewahan dapat dosbing muda tak sekadar responsif, tapi juga paham kemajuan zaman. Ia ambil contoh, ada temannya yang harus berdebat habis-habisan dengan dosbingnya gara-gara sang dosen tak terlalu paham dengan topik skripsi mahasiswanya.

“Tak pahamnya itu karena enggak mengikuti zaman. Padahal kalau dosennya update medsos aja, semua bakal clear,” ujarnya.

Ada juga mahasiswa yang harus nunggu dosbingnya balik dari luar kota karena kesulitan mengoperasikan Zoom. Kata dia, ini bukan kasus yang jarang terjadi, tapi malah sangat sering.

“Apa-apa kudu ketemu langsung ‘kan repot. Iya kalau ke luar kota sehari dua hari, bayangin kalau seminggu? Sayang banget kan waktunya,” kata Fredi.

“Menurutku, dosbing idealnya dosen-dosen muda aja yang deket sama mahasiswanya. Dosen tua emang punya pengalaman, tapi dosen muda lebih paham kemajuan zaman.”

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Selain Niat Mahasiswa, Dosen Pembimbing Adalah Kunci Mulusnya Proses Skripsi

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2024 oleh

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Exit mobile version