Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Tersesat Sampai Rela ke Jogja dengan Dana Terbatas Tanpa Cari Penginapan Demi Mimpi Anak, Perjuangan Para Orang Tua Temani Peserta UTBK di UGM

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
15 Mei 2024
A A
orang tua, ortu temani anak utbk ugm.MOJOK.CO

Ilustrasi orang tua dan anak (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dua tahun terakhir, setiap tes UTBK dihelat di UGM saya selalu menyempatkan datang. Seringnya, saya tiba ketika para calon mahasiswa sedang melangsungkan tes.

Tes ada dua sesi yakni pagi dan siang. Ujian panjang sekitar tiga jam di masing-masing sesi tentu membuat peserta lelah secara fisik maupun emosi. Tak banyak kesempatan untuk berbincang dengan mereka.

Iklan

Namun, sepanjang sesi UTBK di UGM, kisah-kisah saya dapati dari orang-orang yang tak kalah tegang meski tidak ikut ujian. Mereka adalah para orang tua yang menunggu di sudut-sudut teduh UGM. Banyak di antara mereka yang datang dari luar kota semata ingin mendampingi dan memberikan suntikan moral bagi anaknya.

Sebelum berjumpa dengan orang tua, saya biasa ngobrol santai dengan para satpam UGM. Pernah, saya berbincang dengan Yusup Sunaryo pada UTBK 2023 lalu. Satpam ini sudah khatam kisah tentang perjuangan orang tua menemani anaknya.

Lantaran banyak yang datang dari luar kota, kata Yusup, mereka masih sangat asing dengan area kampus ini. Saat itu, jelang waktu ujian, terdapat seorang peserta yang didampingi ibunya kebingungan karena tersesat di sekitar Grha Sabha Pramana.

“Padahal saat itu mereka ujiannya Diploma Ekonomika dan Bisnis (DEB). Jaraknya cukup jauh,” kata Yusuf.

Gedung DEB berada  di Jl. Prof. Dr. Mr. Drs. Notonegoro yang jaraknya cukup jauh jika berjalan kaki dalam waktu singkat. Akhirnya, satpam yang menjumpai mengantarkan mereka dengan motor untuk mengejar waktu ujian.

Petani naik bus dari Ngawi demi semangati anaknya UTBK di UGM

Selain itu, saya pernah berbincang dengan sepasang suami istri dari Ngawi bernama Kholik Ahmad dan Siti Mahmudah. Anak pertama mereka sedang ujian di FEB UGM. Sementara mereka berdua, setia menanti di kursi taman.

Pada agenda penting ini, Kholik menggunakan kemeja rapi. Ia datang dua hari sebelum ujian, menggunakan bus dari Ngawi, agar tidak terlalu terburu-buru.

Kholik sehari-hari merupakan petani di kampung halaman. Ia meninggalkan ladang beberapa hari demi menemani sang anak.

“Iya sehari-hari saya ya tani saja sama dagang,” ujarnya.

pendamping utbk ugm.MOJOK.CO
Sosok Kholik dan Siti dari Ngawi (Hammam/Mojok.co)

Siti menimpali bahwa sang anak berencana masuk di jurusan tata busana Universitas Negeri Surabaya. Pilihan keduanya ingin masuk ke Jurusan Biologi.

“Saya nggak tahu kok tesnya di sini (UGM). Awalnya saya kira bareng temannya, tapi ternyata beberapa hari lalu ngomong kalau sendirian. Akhirnya kami temani,” kata sang ibu.

“Mau milih apa saja yang jelas kami dukung penuh,” imbuh Siti tersenyum.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Anak mau masuk ke mana saja didukung meski orang tua tak tahu jurusannya hingga kisah orang tua nekat ke Jogja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2024 oleh

Tags: KampusMahasiswaPTNSNBPSNBTUGMUTBK
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
kuis rempah rempah
Kabar

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.