Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Mengenal Purwaceng, Obat Kuat Alami dari Dataran Tinggi Dieng

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
27 Januari 2024
A A
Mengenal Purwaceng, Obat Kuat Alami dari Dataran Tinggi Dieng MOJOK.CO

Ilustrasi Mengenal Purwaceng, Obat Kuat Alami dari Dataran Tinggi Dieng. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Purwaceng atau purwoceng (Pimpinella pruatjan) punya sebutan sebagai “Viagra van Java”. Tanaman yang banyak ditemukan di Dieng, Wonosobo ini konon punya khasiat sebagai obat kuat alami. Benarkah?

***

Iklan

Beberapa tahun yang lalu, saya terlibat dalam sebuah riset kecil-kecilan sebuah film pendek yang mengangkat potensi purwaceng, tanaman yang banyak tumbuh di dataran tinggi Dieng. Sejak lama, orang-orang percaya tanaman ini punya khasiat sebagai obat kuat alami. 

Saat ini mungkin banyak yang menikmati purwaceng dalam berbagai bentuk minuman, misalnya, kopi purwaceng. Ada juga yang mencampurnya dengan teh. Dulu, petani di kawasan ini banyak yang mengkonsumnya dengan menggigit langsung sebagai penambah stamina saat mereka mengangkat hasil pertanian. Atau ada juga yang menyeduhnya sebagai pengganti teh.

Alasan purwaceng disebut sebagai obat kuat alami

Saya sempat berbincang dengan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Dr. Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si yang pernah melakukan penelitian tentang purwaceng. “Selain konsumsi langsung, masyarakat Wonosobo sejak zaman dulu menjadikan purwaceng sebagai bahan pembuatan jamu,” kata Dr Santi.

Penelitian yang ia lakukan menemukan fakta bahwa, tanaman purwaceng memiliki kandungan senyawa aktif untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan imunitas. 

Jika ada yang menyebut bahwa purwaceng sebagai obat kuat alami, Dr Santi membeberkan fakta bahwa purwaceng memang punya kandungan zat afrodisiak, yaitu zat di makanan atau minuman yang memberikan efek untuk meningkatkan gairah seksual. 

Sebutan afrodisiak berasal dari nama Aphrodite, Dewi Yunani lambang kecantikan dan seksualitas. “Memang ada yang khusus dalam tanaman purwaceng, tanaman ini punya efek afrodisiak, yaitu untuk laki-laki meningkatkan gairah seksual. Sedangkan bagi perempuan bisa meningkatkan kesuburan,” papar Dr. Santi.

Secara khusus Dr Santi juga melakukan penelitian bahwa purwaceng bisa menjadi sajian dalam berbagai bentuk makanan atau minuman. Semua bagian tanaman purwaceng, mulai dari akar hingga daun bisa dimanfaatkan

Untuk minuman ada yang mencampurnya dengan kopi, jahe, rosela, kapulaga, sereh, dan lainnya. “Ada juga yang menjualnya dalam minuman siap konsumsi atau ready to drink,” ujarnya. 

Tanaman Purwaceng MOJOK.CO
Tanaman Purwaceng. (Indonesiakaya.com)

Sudah banyak penelitian tentang khasiat purwaceng

Sudah banyak yang melakukan penelitian tentang khasiat purwaceng. Penelitian yang mempelajari fitokimia purwoceng sudah cukup banyak. Sidik et al. (1975) melaporkan bahwa akar purwoceng mengandung bergapten, isobergapten, dan sphondin yang semua-nya termasuk ke dalam kelompok furanokumarin. Sedang Caropeboka dan Lubis (1975) menuliskan pula bahwa akar purwoceng mengandung senyawa kumarin, saponin, sterol, alkaloid, dan beberapa macam senyawa gula (oligosakarida). 

Studi farmakologi juga sudah ada yang melakukan. Hasilnya memang tanaman purwaceng memiliki khasiat dalam hal meningkatkan vitalitas atau gairah seksual. Beberapa peneliti telah menguji efek penggunaan akar purwoceng pada tikus. 

Efek yang teramati adalah adanya peningkatan kelenjar prostat dan kelenjar seminalis secara nyata daripada dengan kontrol. Fakta tersebut memberi petunjuk adanya aktivitas androgenik dari ekstrak akar purwoceng.

Salah satu yang melakukan studi farmakologi tentang purwaceng adalah Prof. Dr. Susilo Wibowo, dosen di Undip Semarang. Kesimpulannya tanaman purwaceng bisa jadi semacam obat kuat alami.

Iklan

Tidak hanya ada di Dieng, tapi terancam punah

Tanaman purwaceng sebenarnya bukan tanaman endemik di dataran tinggi Dieng. Di beberapa pengunungan di Indonesia tanaman ini ada, tapi terancam punah. Purwaceng tumbuh di Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat dan Pegunungan Bromo Jawa Timur.

Hanya saja saat ini selain di dataran tinggi Dieng, sangat sulit menemukan tanaman ini. Bahkan tanaman liarnya juga semakin langka karena tidak seperti komoditas pertanian, tanaman ini hanya mengalami masa panen sekali dalam setahun. Sehingga sedikit sekali yang membudidayakannya.

Salah satu kenapa Dieng banyak tanaman ini karena kondisi tanahnya yang mengandung belerang sehingga jadi habitat yang cocok untuk purwaceng. Beberapa memang ada yang mencoba menanamnya di dataran rendah, ada yang hidup, tapi tidak bisa maksimal. 

Purwaceng jadi salah satu tanaman herbal yang coba masuk ke pasar dunia lewat skema ekspor. Dalam resepsi bisnis yang penyelenggaranya Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI pada Maret 2023, salah satu satu perusahaan mempresentasikan produk teh dan kopi purwaceng. Hadir dalam presentasi tersebut perwakilan kedutaan besar negara seperti Swiss, Uzbekistan, Vietnam, Timor Leste, hingga Laos.

Sementara pada tahun 2015, data di Kementerian Pertanian mencatat pasar luar negeri sebenarnya meminati produk-produk jamu herbal Indonesia. Produk jamu herbal seperti kunyit asam, jahe, temulawak, kumis kucing dan tanaman purwaceng juga merambah pasar ekspor di AS, Tiongkok, dan Jepang.

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Cabai Jawa yang Jadi Harta Karun Indonesia

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2024 oleh

Tags: obat kuatobat kuat alamipurwacengpurwoceng
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

obat kuat pria di jogja.MOJOK.CO
Ragam

Produk Toko Obat Kuat Pria yang Paling Laris di Jogja Pas Musim Hujan, Buruan Bapak-bapak

7 Februari 2024
Sejarah Jamu Jago: Legenda Obat Vitalitas Pria yang Pernah Jadi "Duta" KB MOJOK.CO
Kilas

Sejarah Jamu Jago: Legenda Jamu Vitalitas Pria yang Pernah Jadi “Duta” KB

17 Oktober 2023
Derita Rumah Pinggir Jalan dan Usaha Bersyukur Udah Nggak di Kontrakan MOJOK.CO
Esai

Derita Rumah Pinggir Jalan dan Usaha Bersyukur Udah Nggak di Kontrakan

26 Juni 2021
Toko obat kuat banyak ditemukan di Yogyakarta. Foto oleh sharon-mccutcheon-nj9tmN-7YMA-unsplash
Liputan

Remang-remang Toko Obat Kuat di Yogya

7 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.