Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Versus

Reynhard Sinaga Sedunia Jadi Korban Kemarahan Salah Sasaran

Prima Sulistya oleh Prima Sulistya
7 Januari 2020
A A
reynhard sinaga reinhart sinaga salah nama bully netizen twitter instagram facebook media sosial pemerkosaan inggris mojok.co

reynhard sinaga reinhart sinaga salah nama bully netizen twitter instagram facebook media sosial pemerkosaan inggris mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gara-gara punya nama yang sama atau mirip dengan Reynhard Sinaga, mereka dikira sebagai mahasiswa Indonesia di Inggris yang jadi pelaku pemerkosaan massal itu. Gaes, kalau niat nyerang, plis cek-cek dulu lah.

Dari Twitter, kita bisa tahu setidaknya dua korban sudah jatuh. Yang pertama akun Twitter milik orang bernama Reinhart Sinaga, yang kedua akun Instagram Reynhard Sinaga. Selain nama dan marga yang sama, mereka jelas nggak ada sangkut pautnya sama Reynhard Sinaga pemerkosa.

Iklan

Kalau menurut saya sih, sebenarnya orang pertama yang bernama Reinhart itu mestinya bisa selamat lho ya. Lha wong ejaannya beda: R-E-I-N-H-A-R-T. Sedangkan si pelaku pemerkosaan ejaan namanya R-E-Y-N-H-A-R-D. Beda dua huruf gitu kok masih bisa ketuker.

Menurut cerita Reinhart, ia bukan dapat serangan di Twitter, melainkan dijapri langsung oleh orang-orang yang penasaran. Sedangkan lae Sinaga yang satunya, yang namanya ditulis persis sama “Reynhard Sinaga”, ngamuk-ngamuk di Instagram. Mungkin karena caci maki yang salah dialamatkan kepadanya benar-benar parah.

Aku malam tadi kaget kok tau-tau dijapri puluhan orang.

Ternyata namaku…..

— Reinhart Sinaga (@reinhart_sinaga) January 7, 2020

sabar lae, anda tidak sendiri pic.twitter.com/LiQnOZrZA0

— Jack VaIentine (@JackVaIentine) January 7, 2020

(Apa iya nama Reynhard memang populer di kalangan marga Sinaga?)

Inilah serbasalahnya punya marga. Pada dasarnya orang-orang sedunia memang bersaudara. Tapi ketika identifikasi keluarga kecantol di marga, pas bangga bisa bangga bareng, pas malu, malunya juga bareng. Bangga bisa semarga sama Radja Nainggolan, malu juga karena semarga sama Reynhard Sinaga.

Sejauh ini, organisasi marga Sinaga sedunia Parsadaan Pomparan Tiga Sinaga Boru/Bere (PPTSB) Sedunia belum mengeluarkan komentar.

Kasus korban kemarahan salah sasaran di Internet cuma gara-gara kesamaan nama bukan cuma terjadi pada para Reynhard Sinaga. Dulu pas jaman Asian Games 2018, penyanyi Joshua “Jojo” Suherman pernah dimaki-maki orang ketika pebulu tangkis Jonathan “Jojo” Christie melakukan blunder di salah satu pertandingannya. Terus ada Adi Saputra yang namanya sama persis dengan Adi Saputra yang viral ngerusakin motor karena nggak terima ditilang.

Pelajaran moral: Kalau mau nyerang, cek-cek dulu lah, Gaes. Kan kasihan.

Sebagai pengampu rubrik bahasa Versus, saya makin yakin bahwa ketaatan pada tata penulisan serta akurasi nama itu sangat penting. kalau nggak cermat, dampaknya terentang dari salah paham fatal sampai peluang kriminal.

Misalnya 2013 lalu ketika Irjen Djoko Susilo terseret kasus korupsi simulator SIM. Ketika kasus itu terbongkar, ia diketahui juga melakukan poligami diam-diam (karena PNS, TNI, dan Polri nggak boleh poligami) tapi bisa menikah secara sah. Lah, gimana ngakalinya? Ia memakai nama Joko Susilo saat mencatatkan pernikahan keduanya.

Terus ada postingan yang tempo hari saya lihat di Twitter berisi percakapan transaksi online. Obrolan sih lancar, sampai kemudian calon pembeli nawar harga dengan bertanya “Berapa nett’e” yang bikin si penjual ngamuk karena dikira melecehkan. Coba kalau nulisnya tertib, kata “nett-e” alias “harga nett-nya” kan nggak bakal salah paham dikira minta “netek”. Hiy.

Walau kadang, penulisan yang nggak peduli aturan memang disengaja buat mengakali aturan sih. Kayak yang dilakukan netizen ketika mau berkelit dari sensor di media sosial. Ketika mereka mau nulis kata-kata sensual, nulisnya dimodifikasi jadi “k0nt01” atau “b0k3p”. Yang terbaru saya deteksi di Instagram, akal-akalan itu sudah merambah pakai aksara asing kayak “køñtóÍ”.

Saya jadi teringat kisah Gus Dur yang pernah ditulis Mojok. Pada suatu masa di era Orde Baru, Gus Dur sempat jadi mubaligh yang dilarang mengisi pengajian publik. Hal itu sempat bikin bingung panitia yang sedang mengurus izin pengajian yang diisi Gus Dur ke kantor polisi.

Si panitia yang sempat cemas itu kemudian heran kenapa polisinya kok mengizinkan pengajian itu berjalan. Usut punya usut, itu karena si polisi tidak mengenali bahwa nama “Abdurrahman Wahid” di kolom pengisi acara adalah Gus Dur yang diwanti-wanti penguasa saat itu.

Para Reynhard Sinaga sedunia, yang sabar ya. Badai pasti berlalu.

Iklan

BACA JUGA Haruki Murakami, Rabindranath Takur, Puthut EA, AS Laksana, Zen RS atau artikel lainnya di VERSUS.

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2020 oleh

Tags: nama orang indonesiaReynhard Sinaga
Prima Sulistya

Prima Sulistya

Penulis dan penyunting, tinggal di Yogyakarta

Artikel Terkait

reynhard sinaga

Cara Media di Indonesia Melihat Reynhard Sinaga dan 250 Juta ‘Hakim’ di Indonesia

10 Januari 2020

Horor Reynhard Sinaga, WNI Pemerkosa Pria Terbanyak dalam Sejarah Inggris

7 Januari 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.