Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Versus

Nggak Punya Rambut: Botak atau Gundul, ya?

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
4 Maret 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Teman kami baru cukur rambut hingga minimalis, lantas kami kebingungan: dia tu botak atau gundul, ya? Apa, sih, bedanya botak dan gundul?

Beberapa minggu lalu, Social Media Expert Mojok potong rambut. Lebih spesifik lagi, ia mencukur rambut di kepalanya sampai tersisa sedikit sekali—mungkin hanya 0,03 mm. Atas keberaniannya ini, orang-orang di sekitarnya—selain mulai menyama-nyamakannya dengan Andy F. Noya dan Deddy Corbuzier—juga bertanya-tanya: enaknya kita menyebut dia botak atau gundul, ya???

Iklan

Ketiadaan rambut di kepala sering dianggap sebagai plontos, tapi kemungkinan istilah ini kami tepis sama sekali. Pasalnya, plontos, dalam KBBI berarti tidak memiliki rambut sama sekali, sedangkan di kepala Social Media Expert tadi masih berdiri rambut yang kecil-kecil dan lucu, persis seperti harapanmu pada dia yang tak mungkin membalas cintamu.

Tapi, masih dalam KBBI, plontos juga diartikan gundul, yang disebut-sebut berbeda dengan botak. Maka, dari perihal kepala si Social Media Expert tadi, marilah kita bahas perkara ini dengan lebih detail dan mendalam.

Lagi-lagi, KBBI menjelaskan definisi botak dan gundul sebagai berikut:

botak:

1. tidak berambut (tentang kepala orang); gundul

2. tidak berbulu (tentang kepala binatang)

gundul:

1. tidak berambut (tentang kepala); botak

2. tidak ditumbuhi bulu atau bulu-bulunya telah rontok (tentang binatang)

3. tidak ditumbuhi tanaman (tentang daerah, tanah)

4. tidak berdaun (tentang pohon)

Loh, loh, loh, ternyata kata botak dan gundul saling disebut dalam pengertian satu sama lain! Apakah ini berarti mereka bisa saling menggantikan dengan mudah dan tanpa tedeng aling-aling???

Iklan

Tenang dulu, Beb. Mereka mungkin dianggap memiliki definisi yang mirip, tapi konteks penggunaannya tidaklah selalu sama. Maksud saya, kamu pasti pernah mendengar istilah “hutan gundul”, dan bukan “hutan botak”, kan?

Beberapa sumber menyebutkan bahwa botak adalah keadaan di mana seseorang memiliki sedikit rambut di kepalanya. Dalam hal ini, Social Media Expert yang tadi kita sebut di atas tentu lebih pantas dipanggil botak, alih-alih gundul.

Namun demikian, ada satu hal lagi yang membantah teori ini: konon, gundul adalah keadaan tidak berambut yang disengaja, termasuk melalui tangan dingin tukang cukur di barber shop. Sementara itu, botak adalah keadaan yang terjadi tanpa sengaja, misalnya karena penyakit kebotakan alias alopecia.

Secara umum, alopecia bakal menyerang lewat tiga tipe, yaitu areata (botak di titik tertentu), totalis (botak plontos), hingga universalis (kehilangan semua rambut  di tubuh). Melalui pandangan ini, saya jadi nggak yakin kalau mau bilang bahwa Social Media Expert Mojok itu botak. Hmm….

Ngomong-ngomong soal botak atau gundul, saya jadi teringat acara di Trans 7 berjudul Jejak si Gundul. Bukan, bukan karena acara ini dapat membantu kita (hah, kita???) melihat langsung tampilan orang yang disebut gundul, melainkan justru karena kita tidak bisa melihat kegundulan itu sendiri.

Ha gimana: wong si Gundulnya aja selalu menggunakan kain penutup di kepalanya! Kita jadi nggak bisa lihat, deh, apakah kepala gundul itu benar-benar tidak menyisakan rambut sama sekali!

Usut punya usut, gundul itu sendiri berasal dari kata gundhul dalam bahasa Jawa yang bermakna ‘tidak ditumbuhi apa-apa, licin’.

Sebagaimana disebutkan di KBBI, pengertian gundul jauh lebih luas dibandingkan dengan pengertian botak yang hanya terfokus pada keadaan kepala. Selain bicara soal ketiadaan rambut, gundul juga digunakan untuk menggambarkan keadaan tanah/hutan, bahkan ban (ban gundul) yang menunjukkan kondisi permukaan ban telah rata dan licin.

Ternyata, perkara rambut yang tersisa memang tak melulu menjadi patokan apakah seseorang pantas disebut botak atau gundul. Justru, banyak sumber menekankan bahwa botak adalah keadaan yang tak bisa dihindari karena bisa menyerang siapa saja, sedangkan gundul adalah pilihan hidup masing-masing individu.

Ya, sama seperti analogi ini: botak ibarat patah hati yang tak bisa dihindari, sedangkan gundul ibarat move on yang merupakan pilihan terbaik. Mamam~

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: botak atau gundulcukur rambutgundulKBBIperbedaan botakplontos
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

surat andi taufan garuda putra kepada camat di seluruh indonesia mojok.co
Versus

Mengedit Surat Andi Taufan, Stafsus Milenial yang Gaya Suratnya Masih Bau Orba

15 April 2020
Versus

Romantisisasi Bentuk Serapan “Romantisasi” yang Salah

15 Juli 2019
Versus

Selamat Bulan Ramadhan, eh Ramadan, dan Jangan Lupa Taraweh, eh Tarawih!

6 Mei 2019
Esai

Mengungkap Kategori Tukang Rese Bahasa, Dari Polisi Bahasa sampai Hansip Bahasa

13 Januari 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.