Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Versus

Arti Bomboclaat, Sco Pa Tu Manaa, dan Cara Berdoa di Twitter yang Bikin Saya Bingung

Prima Sulistya oleh Prima Sulistya
31 Desember 2019
A A
bomboclaat thug life the hate u give little infant fucks everybody sco pa tu manaa no offense but actually sucks bahasa di twitter arti kamus urban dictionnary kamus gaul mojok.co

bomboclaat thug life the hate u give little infant fucks everybody sco pa tu manaa no offense but actually sucks bahasa di twitter arti kamus urban dictionnary kamus gaul mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Secara kronologis saya seorang gen Y alias milenial, tapi Twitter kerap kali membingungkan saya dengan istilah-istilahnya. Bomboclaat lah, sco pa tu manaa lah. WTF is bomboclaat?

Saya sedang duduk di depan laptop, bekerja seperti biasa, dan kemudian bingung sendiri. Lumayan lama saya menggulir situs-situs web yang saya buka, tetap saja jawabannya tidak ketemu. Nyerah. Saya putuskan bertanya kepada Rendi, teman saya duduk di sebelah.

Iklan

Ini terjadi di masa yang jauh sebelum perkara bomboclaat menyerang.

“Apa sih maksudnya nge-quote twit terus ngasih caption ‘No offense but bla bla bla actually sucks, Le?” tanya saya ke Rendi yang namanya bagus, tapi entah gimana ceritanya semua orang panggil dia Thole.

Itu kejadian berbulan lalu, sekarang saya sudah lupa itu twit tentang apa. Pokoknya ada twit viral dari akun katakanlah namanya Bunga. Bunga ini memposting dua foto yang diberi caption, “No offense but meeting my boyfriend in Malang would be actually suck,” atau kurang lebih kayak gitu lah.

Sementara caption-nya menandakan dia kayak sebel jika harus ketemu pacarnya di Malang, dua foto yang diberi caption itu malah menunjukkan ia berpose dengan pacarnya, di Malang, dan mereka berdua tersenyum. Sucks seko endi nek ngene ceritane?

Thole bekerja di sebuah perusahaan teknologi yang kayaknya berkutat di bidang intrajaringan atau sejenis itu. Semisterius nama panggilannya, sehari-hari saya lihat dia bukannya kerja, malah lebih banyak main Twitter, Instagram, dan nonton Netflix.

(Pertama, bahasa di Twitter, sekarang pekerjaan di bidang teknologi. Kenapa semua-mua hal nggak bisa saya pahami? Apakah saya mentally a boomer?)

Abaikan pertanyaan dalam kurung barusan. Thole ternyata tahu apa maksud caption itu. Begini penjelasannya.

Jadi pada suatu ketika satu akun Twitter, kayaknya di luar negeri, menulis caption kayak gitu untuk sesuatu yang sebenarnya dia inginkan. Terus habis dia ngetwit gitu, hal yang dia inginkan itu terkabul beneran.

Jadilah template “No offense but [isi harapanmu di sini] actually sucks” adalah cara baru berdoa di Twitter.

no offense but @Chuck_Nazty liking this tweet would actually suck https://t.co/sKi69AoQN8

— ? (@emoloser2001) December 31, 2019

ALHAMDULILLAH IT REALLY WORKSSS?✊? pic.twitter.com/BkohtR3hlg

— apam balik? (@camiiiii___) December 19, 2019

No offense but my crochet brand going viral would actually suck https://t.co/YcTg1nQeXv pic.twitter.com/YjxBRcy8uv

— 21 WOOL STREET (@21woolstreet) December 25, 2019

“Ya Allah, gitu thok jebule,” kata saya kepada Thole, pura-pura kecewa, padahal dalam hati senang bisa memahami gaya bahasa gen z. Mungkin besok-besok saya bisa pakai pengetahuan baru ini buat mengejek teman-teman.

“Halah, istilah itu kan udah lama rame di Twitter. Kamu kok nggak tahu. Cupu~”

Tapi belum lagi ide itu dieksekusi, saya sudah kebingungan lagi. Lah, kok tahu-tahu banyak orang ngupload gambar di Twitter pakai caption “Bomboclaat”?

WTF is bomboclaat?

Iklan

Bomboclaat!! pic.twitter.com/tfitiHKMyX

— Bla Yaw✝?? (@obrempong__) December 28, 2019

INI APA LAGI???

Saya harus googling untuk tahu artinya apa. Perjalanan googling itu amat panjang, berliku, dan tak usahlah saya ceritakan di sini. Cukup Anda diberi tahu hasilnya. “Bomboclaat” itu bahasa Twitter untuk “caption this”.

Tidak cuma bomboclaat. Ada istilah lain, yang hakulyakin sudah pasti, diimpor dari cara konversasi akun-akun Twitter luar negeri tapi kurang begitu populer di sini. Itu adalah istilah “Sco pa tu manaa” yang setelah menyita waktu saya yang harusnya untuk membaca Kapital I (saya sedang membaca buku ini lagi setelah pusing menyaksikan debat dangkal soal privilege di Twitter).

Sco pa tu manaa: pic.twitter.com/YQEpXxd3P9

— ᗫѧռ ɢɛtsօ??™ (@Adaugetso) December 29, 2019

Sco pa tu manaa, Kawan-kawan, Saudaraku para milenial berjiwa boomer senasib, ternyata sejajar dengan “express what your opinion about this/what do you think”.

can we leave this bamboclaat and sco pa tu manaa shit in 2019? pic.twitter.com/o0GWAAi3ae

— ? (@hitm0nlee) December 30, 2019

Saya pikir bahasa gaul jaman saya SD dulu, yang menyisipkan “fa” tiap satu suku kata, sudah cukup rumit. Anak Twitter sekarang ternyata lebih-lebih. Dan sekarang saya sudah mengeluh. Demi Tuhan, apakah saya memang benar-benar mentally a boomer? Meskipun saya tahu singkatan THUG LIFE?

N.b.: Cah Tupac harus tahu dong, THUG LIFE itu singkatan the hate u give little infant fucks everybody 🙁

BACA JUGA Penulisan Di dan Pun: Harusnya Dipisah atau Digabung, Sih? atau artikel bahasa lainnya di VERSUS.

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2019 oleh

Tags: bomboclaatkamussco pa tu manatwitter
Prima Sulistya

Prima Sulistya

Penulis dan penyunting, tinggal di Yogyakarta

Artikel Terkait

MISI MULIA ELON MUSK MENGURANGI KONTEN CABUL DI TWITTER!

Misi Mulia Elon Musk Mengurangi Konten Cabul Di Twitter!

2 Agustus 2023
Logo Twitter Ganti X: Langkah Sinting dari Elon Musk MOJOK.CO

Logo Twitter Ganti X: Langkah Awal dari Orang Sinting Bernama Elon Musk Menciptakan Aplikasi Super

25 Juli 2023
Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads. MOJOK.CO

Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads

7 Juli 2023
UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023 MOJOK.CO

UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023

29 Desember 2022
Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita MOJOK.CO

Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita

13 Desember 2022
Pengguna Twitter Pindah ke Mastodon Mojok.co

Pengguna Twitter Pindah ke Mastodon, Apa itu?

21 November 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.