Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Sensus

Mengorek Kebiasaan Netizen yang Menyenangkan tapi Memalukan Kalau Diketahui Orang Lain

Redaksi oleh Redaksi
30 September 2018
A A
memalukan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mojok Institute melakukan sensus kepada Netizen Twitter, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui kebiasaan yang mereka anggap menyenangkan tapi memalukan kalau diketahui orang lain.

Konon, menurut sebuah pepatah Jepang, manusia itu sebenarnya memiliki tiga wajah. Pertama, wajah yang dia tunjukan ke masyarakat. Kedua, wajah yang dia ditunjukan ke orang-orang terdekatnya. Terakhir, wajah yang dia pakai saat dia sedang sendirian.

Iklan

Wajah yang ditunjukan ke masyarakat biasanya adalah versi dewasa dari diri kita. Sebisa mungkin kita bertindak rasional, kalem, tertata atau (sok) keren supaya tidak dinilai aneh atau malu-maluin karena semua orang disekitar kita juga terlihat kalem dan tertata seperti itu.

Beda lagi dengan wajah yang kita tunjukan kepada orang-orang terdekat kita. Beberapa orang akan bersikap lebih cuek karena sudah nggak peduli lagi jika dicap aneh bin ajaib. Tapi yang paling menarik tentu saja wajah ketika kita sedang sendirian, karena wajah itulah yang merepresentasikan diri kita yang sebenarnya.

Saat kita hanya sendirian, kita lebih bisa mengekspresikan emosi, dan perasaan kita tanpa khawatir dinilai atau dihakimi oleh orang lain. Pokoknya only god can judge me lah. Nah, di saat sendirian ini pula kita benar-benar merdeka untuk melakukan apapun termasuk hal (yang menurut orang lain) memalukan sekalipun.

Yang perlu kita tahu adalah, ketika kita melakukan hal aneh, itu adalah hal yang normal karena semua orang juga melakukan hal yang sama (mungkin dengan cara yang berbeda). Yaaa, benar! Aslinya ya memang semua orang itu aneh, tapi mereka melakukan kegiatan aneh itu secara diam-diam, ya sama saja lah seperti kita wqwq.

Sebagai contoh, ada salah satu kru Mojok yang ternyata mengaku hobi kentut karena dia suka sekali bau kentutnya. Jadi, ketika dia kentut, dia akan tarik nafas dalam-dalam, lalu menghisap kentutnya sendiri. Ada juga yang diam-diam suka swipe kanan swipe kiri main tinder karena jomb-hhe hhe. Atau ada yang hobi banget bulak-balik kamar mandi, kirain sakit perut, ternyata di kamar mandi malah nyium-nyiumin wangi Wipol. Loh loh kok saya tahu orang di kamar mandi ngapain? Tenang, itu bukan ngintip, karena saya sendiri pelakunya, haduh malu deh ketahuan.

Supaya kalian nggak merasa aneh sendirian, Mojok Institute merasa bertanggung jawab untuk melakukan sensus mengenai kegiatan apa saja yang menurut netizen menyenangkan tapi akan jadi hal memalukan ketika diketahui oleh orang lain.

Hasil Sensus

Melihat dari jawaban-jawaban Jamaah Mojokiyah di Sosial Media, Mojok mengambil beberapa kebiasaan menyenangkan tapi memalukan yang ternyata umum karena banyak juga orang lain yang diam-diam melakukan hal tersebut. Jika diklasifikasikan, berikut adalah hasilnya.

1. Malu karena akan dianggap jorok jika ketahuan orang lain

Tipe kegiatan yang menyenangkan tapi memalukan yang satu ini adalah ngupil, nggak mandi berhari-hari, galer, dan ngiler kalo tidur.

2. Malu karena tidak baik untuk image

Tipe kegiatan yang menyenangkan tapi memalukan yang satu ini dirasakan oleh para lelaki yang suka menonton drama korea atau film India. Karena kebanyakan drama Korea populer karena cinta-cintaan dan oppa oppa tampan, laki-laki yang menyukai ini sering dianggap kemayu. Kegiatan lain yang juga berdampak pada image adalah menonton anime karena akan dicap Wibu-wibu dan mendengarkan lagu-lagu band alay karena akan ikut di cap alay.

3. Malu karena hhe hhe

Tipe kegiatan yang menyenangkan tapi memalukan yang hhe hhe itu diantaranya adalah stalking mantan, stalking gebetan, dan melakukan banyak kegiatan sendirian seperti menonton biokop, atau jalan-jalan. Kenapa melakukan hal ini dianggap memalukan? Karena kalau ketahuan seringnya dianggap kayak jomblo ngenes hhe hhe.

Kegiatan jenis lain yang ternyata juga umum dilakukan banyak orang adalah suka ngomong sendiri dan suka nyanyi-nyanyi nggak jelas ketika berkendara.

Seperti biasa, berikut adalah jawaban terbaik versi Mojok Institute yang berhak mendapatkan hadiah:

Ongky Alexander kalo aku bersedekah, sebisa mungkin orang laen jangan sampe tau. acap kali ngerasa wah aku udah sedekah relatif banyak hari ini, tapi sejurus kemudian tau ada orang laen yg kondisinya di bawah kita tapi sedekahnya lebih banyak, saat itu langsung malu ?
Syah Man Muhammad Ngupil, padahal itu luar biasa enak banget, tapi masa iya mau ngupil di depan umum. kebayang kan gimana orang orang merhatiin kita, pandangnya itu loh kayak mau ngebunuh. Udah gitu kalau udah dapet kadang keder upil mau di taro di mana. Apa kita lontarkan saja pada mereka yg biasa melihat kita dengan pandangan sinis. Sambil berucap. “Nikmat mana lagi yang kau dusta kan.”
riankobe Makan gorengan lima ngaku tiga, selain memalukan kalau ketahuan teman, ini juga tindakan kriminal. Tapi mau gimana lagi duit pas pasan tapi perut pengen kenyang :”)
Gimana? diantara kegiatan yang udah disebutin di atas itu, kegiatan mana yang sering kalian lakukan? Atau kalian punya kegiatan yang lebih absurd lagi? Kalau saya sih, selain suka nyium-nyium wangi Wipol tadi, saya juga suka ngomong sendiri dan diam-diam jatuh cinta sama mas nya..

Terakhir diperbarui pada 30 September 2018 oleh

Tags: kebiasaan memalukanmanusiamenyenangkan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

susah bab, kloset duduk, kloset jongkok mojok.co Kenapa Kita Malu Sekali Ketahuan Sedang Berak sampai Harus Menyamarkan Suaranya?
Pojokan

Kenapa Kita Malu Sekali Ketahuan Sedang Berak sampai Harus Menyamarkan Suaranya?

31 Juli 2021
Apa Gunanya Doa kalau Takdir Manusia Sudah Ditentukan?
Khotbah

Apa Gunanya Doa kalau Takdir Manusia Sudah Ditentukan?

11 September 2020
Berbalas Fiksi

Charlie Parker si Kucing Bicara Perihal Ketololan Manusia

8 April 2019
List

5 Penemuan Penting yang Patut Diapresiasi dan Life-Changing

3 Januari 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026
Titi terendah perempuan: bawa bocil saat naik kereta api MOJOK.CO

Titik Terendah Ibu saat Naik Kereta Api Bawa Bocil: Mental Terguncang Bukan karena Bocil Tantrum tapi Mulut Jahat Sesama Perempuan

27 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.