Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

Redaksi oleh Redaksi
9 Agustus 2026
A A
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak. (Pemkot Surakarta)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO, SURAKARTA – Kemeriahan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Surakarta 2026 di Taman Lingkar Lokananta Bloc menjadi penegasan Wali Kota Surakarta bahwa kawasan tersebut merupakan kawasan ramah anak. 

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta menyelenggarakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Surakarta 2026 pada hari Sabtu 8 Agustus 2026 di Taman Lingkar Lokananta Bloc, Surakarta. 

Iklan

Acara yang berlangsung pukul 07.00-10.00 WIB tersebut membuat suasana Lokananta Bloc menjadi penuh keceriaan. Sedari pagi Lokananta Bloc dipadati oleh kurang lebih 2000-an anak-anak dari berbagai usia dan sekolah: PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. 

Tidak hanya sebagai penggembira, anak-anak itu juga menghadirkan beragam penampilan. Salah satunya penampilan musik perkusi dari YPAC, Tari Tumuwuh Othok Gumuyu dari TK Kemala Bhayangkari, Penampilan Dolanan Bocah oleh Sanggar Lokatari, Penampilan Lagu dari TK Negeri Pembina Banjarsari, Pembacaan Suara Anak Daerah, Fun Games, Penampilan Seni Bela Diri Diaspora, Penampilan Tari oleh SMP 17 Surakarta, dan Drama Musikal dan Flashmob dari Forum Anak Surakarta. 

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Surakarta 2026 di Lokananta Bloc MOJOK.CO
Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Surakarta 2026 di Lokananta Bloc. (Pemkot Surakarta)

GAS MAS: Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo untuk dorong peran ayah di keluarga

Dalam kesempatan HAN 2026 itu Wali Kota Surakarta Respati Ardi menggaungkan kembali GAS MAS: Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo. Sejumlah OPD yang hadir pun tampak membawa serta anaknya untuk berpartisipasi dalam terwujudkan gerakan tersebut. 

GAS MAS merupakan gerakan yang dideklarasikan pada bulan Juli 2026 lalu. Gerakan ini menjadi upaya mendorong peran ayah agar lebih aktif dalam pengasuhan anak. 

“Peran ayah sangat penting karena akan menguatkan karakter anak. Ayah adalah pilar utama yang bertanggung jawab menyiapkan karakter masa depan anak,” jelas Respati mengenai GAS MAS.  

“Investasi ke depan bukan hanya soal uang, materi, atau warisan, tetapi nilai-nilai ajaran, contoh perilaku, dan adab. Hari ini, hal itu sangat mahal harganya,” sambungnya.  

Oleh karena itu, Respati mendorong agar gerakan ini terus berkesinambungan, sehingga seorang ayah sadar betapa pentingnya perannya dalam pola pengasuhan anak dalam keluarga. Tidak sekadar menjadi pencari nafkah, tapi juga hadir secara fisik dan emosional. 

Lokananta: kawasan ramah anak

Penegasan mengenai pentingnya ruang yang baik bagi tumbuh kembang anak juga disampaikan Respati ketika berbicara mengenai Lokananta Bloc.

Menurutnya, Lokananta Bloc merupakan kawasan ramah anak yang dapat menjadi ruang berkumpul bagi keluarga sekaligus tempat tumbuhnya berbagai aktivitas positif dan kreatif anak muda.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap Lokananta Bloc menyusul penggerebekan Ruang Bahagia yang terbukti menyediakan minuman keras tanpa izin. Pihak bar kemudian melayangkan gugatan terhadap Satpol PP Solo sebagai tergugat I, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo sebagai tergugat II, dan Wali Kota Surakarta sebagai tergugat III.

Respati menyatakan akan mengikuti setiap proses hukum terkait gugatan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta memiliki komitmen untuk menjaga fungsi Lokananta Bloc sebagai kawasan yang dapat diakses dan dinikmati masyarakat secara aman, termasuk oleh anak-anak dan keluarga.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak. (Pemkot Surakarta)

Penertiban, menurut Respati, merupakan bagian dari upaya menjaga agar aktivitas yang berlangsung di kawasan tersebut tetap sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Komitmen tersebut pun mendapat dukungan dari masyarakat yang tergabung dalam Forum Njogo Solo.

Iklan

Lokananta Bloc memiliki nilai sejarah yang penting bagi Kota Surakarta maupun Indonesia. Kawasan tersebut tidak sekadar merupakan tempat berkumpul, tetapi juga memiliki latar belakang historis sebagai studio rekaman dan pabrik piringan hitam pertama di Indonesia yang berdiri sejak 29 Oktober 1956.

Karena itu, menjaga Lokananta Bloc tidak hanya berarti menjaga sebuah kawasan, tetapi juga merawat ruang yang memiliki nilai sejarah sekaligus membuka kesempatan bagi generasi baru untuk beraktivitas dan berkreativitas di dalamnya.

Perayaan HAN 2026 menjadi salah satu gambaran bagaimana ruang tersebut dapat dihidupkan dengan kegiatan yang melibatkan anak-anak, keluarga, komunitas, dan masyarakat secara luas. Ribuan anak yang bermain, tampil, dan berkreasi di Taman Lingkar Lokananta Bloc menunjukkan bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat berkumpul.

Ke depan, Wali Kota Surakarta berharap Lokananta Bloc dapat terus menjadi ruang yang terbuka bagi berbagai kegiatan positif dan kreatif, tanpa kehilangan identitas serta nilai sejarahnya.***(Adv)

BACA JUGA: Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2026 oleh

Tags: lokananta bloclokananta solorespati ardiwali kota surakarta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa KKN di desa

Suasana KKN Tak Seindah Konten di TikTok: Banyak Drama Sesama Mahasiswa, hingga Tangis Palsu Saat Perpisahan dengan Warga Desa

5 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026
Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko” MOJOK.CO

Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko”

3 Agustus 2026
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.