Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Voice of Baceprot Jadi Band Perempuan yang Tampil di Penutupan JogjaROCKarta

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
26 September 2022
A A
voice of baceprot jogjarockarta mojok.co

Voice of Baceprot (IG @voiceofbaceprot)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – JogjaROCKarta telah berakhir. Sederet band rock papan atas manggung di hari penutup. Voice of Baceprot jadi band perempuan satu-satunya yang tampil.

Gelaran JogjaROCKarta 2022 hari kedua di Tebing Breksi, Prambanan, Yogyakarta, Minggu (25/09/2022) kian meriah. Sejumlah band rock dan metal  tampil agresif sejak siang hari.

Iklan

Band rock senior seperti Edane, Death Vomit, Seringai hingga God Bless ikut tampil dalam festival musik yang sempat vakum selama dua tahun ini. Grup musik heavy metal, Jamrud yang digawangi Azis jadi penutup JogjaROCKarta yang ditonton lebih dari 4 ribu orang ini.

Dari sekian penampil, Voice of Baceprot (VoB) menjadi satu-satunya grup band metal perempuan yang memeriahkan JogjaROCKarta kali ini. Tiga mojang asal Garut berhijab ini menghentak panggung dengan lagu-lagu seperti [Not] Public Property, PMS, Age Oriented, What’s the Holy (Nobel) Today?, School Revolution, Chop Suey!, Killing in The Name dan God Alow Me (Please) to Play Music’.

Dengan gaya khas hijab, Firda “Marsya” Kurnia (Gitar dan Vocal), Widi Rahmawati (Bass) dan Euis Siti Aisyah (Drum) tampil percaya diri di hadapan ribuan pecinta musik rock. Jam terbang mereka tampil dalam berbagai festival musik di berbagai negara pun membuat penampilan ketiganya tak kalah dari band-band rock lainnya.

“Senang sekali bisa ke Jogja dan tampil di sini,” ungkap Firda.

Sebagai band yang mewakili perempuan dan generasi Z, VoB dalam lagu-lagunya mengusung isu-isu perempuan maupun dunia pendidikan. Diantaranya dalam lagu [Not] Public Proverty (NPP) yang menyuarakan tentang maraknya kasus kekerasan seksual yang menimpa kaum perempuan.

Sementara itu, Ahmad Albar, vokalis God Bless mengaku senang bisa kembali tampil di JogjaROCKarta kali ini. Meski menjadi band pengganti  Hoobastank yang batal manggung karena kecelakaan, God Bless tetap menampilkan yang terbaik.

“[Persiapan] hanya beberapa hari, tapi untung saja bisa siap,” ujarnya.

Ahmad Albar menambahkan, mereka selalu senang bisa menggelar konser di Jogja. Kota ini selalu menyambut mereka dengan baik. Konser yang digelar pun selalu lancar tanpa gangguan. Mereka juga mendapatkan apreasiasi dari penyelenggara acara.

“Apalagi sekarang ini kita main di breksi hari ini. Venue-nya sangat unik dan keren,” paparnya.

Sementara Jamrud sebagai band penutup dalam festival musik kali ini memberikan kejutan. Azis MS, sang vokalis tiba-tiba menyanyikan lagu  berjudul Ulang Tahun yang tidak ada di daftar lagu yang mereka nyanyikan.

“Lagu ini buat Rajawali (penyelenggara JogjaROCKarta-red) yang hari ini ulang tahun ke-14,” ungkapnya.

Jamrud kali ini tampil dengan dengan lagu-lagu andalannya. Sebut saja Senandung Raja Singa, Dehidrasi, Baywatch, Ningrat, Berakit-rakit, Kau dan Ibumu, Surti Tejo, Pelangi di Matamu, Puteri dan Waktu Mandi.

Iklan

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Vakum Dua Tahun, 4.000 Penonton Nikmatri jogjaROCKarta

Terakhir diperbarui pada 26 September 2022 oleh

Tags: band metalfestival musikJogjarockartaKonser
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO
Panggung

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO
Panggung

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO
Liputan

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
Sayonara, JogjaROCKarta.MOJOK.CO
Panggung

Sayonara, JogjaROCKarta

8 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.