UGM Sampaikan Dukacita, Mahasiswa yang Lompat dari Jurusan Ilmu Komunikasi 2022

mahasiswa UGM bunuh diri

Lokasi TKP kasus bunuh diri mahasiswa UGM. (Yvesta Ayu/Mojok.co)

MOJOK.COMahasiswa yang melompat dari lantai atas sebuah hotel di Yogyakarta diketahui merupakan salah satu mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi  Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM. Pihak UGM menyampaikan rasa dukacita yang mendalam terkait dugaan kasus bunuh diri salah seorang mahasiswanya, TSR (18). 

“UGM berduka cita mendalam atas meninggalnya salah satu mahasiswa kami di Hotel Porta sebagaimana telah diberitakan di media sosial dan berita online,” ungkap Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dina W Kariodimedjo saat dikonfirmasi, Sabtu (08/10/2022) malam.

Dina mengungkapkan, UGM saat ini menyerahkan seluruh proses penyelidikan meninggalnya TSR kepada pihak kepolisian. Termasuk motif dari korban yang akhirnya nekat melakukan aksi bunuh diri tersebut di salah satu hotel tersebut.

TSR merupakan mahasiswa baru Jurusan Ilmu Komunikasi UGM angkatan 2022.  Dari keterangan polisi, korban merupakan mahasiswa luar DIY kelahiran 2004.

“Untuk selanjutnya terkait motif dan lain-lain sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Ini yang bisa kami sampaikan sampai ada arahan lebih lanjut,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan TSR nekat melompat di hotel kawasan Colombo tersebut. Korban merupakan salah satu tamu hotel saat kejadian berlangsung.

Kapolsek Bulaksumur, Kompol Sumanto mengungkapkan dari olah TKP diketahui korban yang merupakan mahasiswa sudah diingatkan untuk tidak nekat melakukan aksi bunuh diri tersebut oleh sejumlah karyawan. Namun, peringatan tersebut tidak digubrisnya dan korban tiba-tiba melompat ke depan lobi hotel.

“Jadi tadi sempat ngobrol dengan karyawan itu memang sudah ada yang mengingatkan dari karyawan hotel sudah ada yang mengingatkan kalau korban itu mau loncat itu,” jelasnya.

Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan identitas korban yang merupakan mahasiswa UGM dalam tas yang dibawanya. Selain itu juga surat keterangan dari psikolog RS JIH.

*)Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan. 

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Bisa juga menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Kronologi Mahasiswa UGM Lompat dari Hotel di Jogja

Exit mobile version