Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tak Mau Kalah dengan Kubu Prabowo-Sandiaga, Kubu Jokowi-Ma’ruf Bentuk Tim Kampanye Perempuan

Redaksi oleh Redaksi
6 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak bisa dimungkiri bahwa perempuan merupakan faktor yang sangat signifikan dalam kontestasi politik elektoral. Kaum perempuan merupakan lumbung suara yang sangat strategis dalam pemilu. Dalam rekapituasi Daftar Pemilh Tetap untuk Pilpres 2019 mendatang, misalnya, pemilih perempuan lebih banyak jumlahnya ketimbang pemilih laki-laki.

Selain menang jumlah, kaum perempuan juga menang dalam urusan tingkat partisipasi pemilu. Di Pilkada serentak beberapa waktu yang lewat, misalnya, angka partisipasi perempuan mencapai 75,93 persen, unggul jauh dibandingkan dengan partisipasi laki-laki yang hanya 69,90 persen.

Dengan pertimbangan tersebut, tak heran jika tim kampanye dua pasangan Calon Presiden – Wakil Presiden mempersiapkan strategi khusus untuk menjaring suara perempuan, salah satunya dengan membentuk tim kampanye perempuan.

Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga sudah lebih dulu bergerak aktif dengan berencana membentuk “Jubir khusus emak-emak”. Jubir khusus ini nantina bertugas berkeliling ke seluruh Indonesia untuk menyuarakan aspirasi perempuan, utamanya emak-emak.

Nah, tak mau kalah dengan Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga, Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf pun ternyata juga bermanuver dengan membentuk tim kampanye perempuan sendiri.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPP PKB Ida Fauziah yang mengatakan bahwa tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf Amin berencana akan membentuk tim khusus yang diisi oleh tokoh-tokoh perempuan.

Pembentukan tim khusus ini sekaligus untuk melengkapi tim yang sudah ada.

Sebelumnya, sudah ada Koordinator Nasional Relawan Suara Perempuan (Super Jokowi) yang menjadi basis organisasi pendukung Jokowi khusus pada sektor perempuan.

Beberapa tokoh yang bakal mengisi tim kampanye khusus perempuan ini di antaranya adalah para anggota DPR dari fraksi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin seperti ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago, politisi PDI Perjuangan Eva Sundari, Rieke Diah Pitaloka, dan Wakil Ketua Komisi II Fraksi PKB Nihayatul Wafiroh.

Dahsyat, bakal seru ini. Pertarungan untuk memperebutkan suara emak-emak.

Dalam hal ini, kubu Prabowo-Sandiaga agaknya punya modal yang lebih mumpuni, yakni wajah Sandiaga yang cakep yang tentu saja dianggap lebih mudah menarik simpati emak-emak.

Untuk mengimbangi hal tersebut, kubu Jokowi-Ma’ruf agaknya harus bermanuver cantik, yah, misal dengan mengajak bergabung Jonatan “Jojo” Christie atau sosok-sosok menantu-able dan ciwel-able lainnya.

tim kampanye perempuan

Terakhir diperbarui pada 6 September 2018 oleh

Tags: jokowikampanyeMa'rufperempuan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO
Esai

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO
Esai

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO
Esai

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Sombongkan IPK dan gelar sarjana cumlaude dari PTS Jogja. Optimis pikat HRD perusahaan incaran tapi ujungnya lontang-lantung bawa lamaran pekerjaan MOJOK.CO

Dulu “Sombongkan” IPK dan Gelar Sarjana Cumlaude, Kini Malu Lontang-lantung Cari Kerja karena Tren HRD Tak Terpikat IPK

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.