Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Semua yang Dikatakan Jokowi Pasti Jadi Perkara, Termasuk Racun Kalajengking

Redaksi oleh Redaksi
4 Mei 2018
A A
jokowi racun kalajengking
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Salah satu hal yang menjadikan presiden sebagai hal yang berat adalah Karena setiap ucapan yang keluar dari mulutnya, seremeh apa pun itu, tetap bisa bergulir menjadi isu politik yang bisa menimbulkan perdebatan dan perpecahan.

Senin, 30 April 2018 lalu, Jokowi kembali merasakan hal tersebut. Pernyataannya perihal racun kalajengking langsung menjadi isu politik yang langsung dipakai untuk saling serang antara pendukung Jokowi dan pendukung lawan-lawan politiknya.

Iklan

Seperti diketahui, dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) senin kemarin itu, Jokowi sempat menyinggung tentang racun kalajengking.

“Ada fakta yang menarik, yang saya dapat dari informasi yang saya baca, komoditas yang paling mahal di dunia adalah racun scorpion, racun dari kalajengking. Harganya USD 10,5 juta, artinya Rp 145 miliar per liter. Jadi kalau mau kaya, cari racun kalajengking,” kata Jokowi yang langsung disambut tawa oleh para peserta.

Orang yang selow pastilah paham bahwa pernyataan Jokowi tentang racun kalajengking tersebut sejatinya hanyalah gimmick, sekadar pengantar, sebab sebab setelah itu Jokowi mengatakan bahwa komoditas termahal adalah waktu. Teknologi yang terus berkembang bisa membuat dunia makin canggih dan cepat. Teknologi modern tersebut pada akhirnya membuat manusia bisa lebih banyak memanfaatkan waktu.

Namun seperti yang sudah-sudah, orang-orang tentu tak mau tahu itu pernyataan premis atau bukan, gimmick atau bukan, yang penting, asal itu wagu, maka pernyataan tersebut harus diserang.

Maka tak heran jika kemudian pernyataan tersebut langsung mendapatkan komentar sinis dari para tokoh utamanya dari partai yang menjadi “lawan politik” Jokowi.

“Bahwa itu disampaikan dalam acara sekelas Musrenbangnas, maka menjadi tidak tepat. Bagaimana dalam momen penting sebuah musyawarah nasional membahas soal kalajengking?” kata Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono.

Komentar senada dengan Sukmo juga datang dari Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono.

“Agak mengherankan kalau pernyataan seperti ini disampaikan di hadapan peserta Musrenbangnas yang terhormat. Ya tapi kalau orang sudah anjlok elektabilitasnya dan hilang kehormatannya, ya seperti itu. Memang sudah nggak pantas lagi jadi presiden,” kata Ferry.

Komentar yang lebih fangkeh (seperti biasa) datang dari Fadli Zon. “Kenapa juga presiden nggak melakukan itu duluan supaya memberi contoh dan teladan beternak kalajengking.”

Nah kan, dahsyat betul. Jokowi cuma ngomong kalajengking, heboh satu negara. Scorpionomics.

Yah, kini setidaknya, kita semua kini jadi tahu, bahwa selain Metallica, Pak Jokowi ternyata juga ngefans sama Scorpions.

Sabar ya Pak Jokowi, Politik memang begitu. Masalah memang Always somewhere, namun begitu, jangan takut untuk tetap Rock you like a hurricane, ingat, kau akan tetap punya pendukung yang Still loving you, sebab bagi mereka, kau datang membawa Wind of Change.

Iklan

jokowi racun kalajengking

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2018 oleh

Tags: jokowiracun kalajengkingscorpions
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026
KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas MOJOK.CO

KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas

3 Agustus 2026
Sombongkan IPK dan gelar sarjana cumlaude dari PTS Jogja. Optimis pikat HRD perusahaan incaran tapi ujungnya lontang-lantung bawa lamaran pekerjaan MOJOK.CO

Dulu “Sombongkan” IPK dan Gelar Sarjana Cumlaude, Kini Malu Lontang-lantung Cari Kerja karena Tren HRD Tak Terpikat IPK

29 Juli 2026
Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.