Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Semarang, Surabaya, dan Makassar Berpotensi Menjadi Episentrum Corona Baru

Redaksi oleh Redaksi
29 April 2020
A A
episentrum
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah kasus corona di Jakarta mengalami penurunan jumlah penambahan kasus corona, kini mulai muncul kota-kota lain yang berpotensi menjadi episentrum corona baru.

Jumlah pertambahan kasus positif yang sangat pesat dengan penyebaran yang sangat masif membuat Jakarta pada pertengahan Maret lalu dinyatakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai episentrum penyebaran corona.

Iklan

Saat itu, jumlah kasus positif corona di Jakarta mencapai 210 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang sangat besar, mengingat saat itu jumlah keseluruhan kasus positif corona secara nasional berada di angka 309. Itu artinya, Jakarta menyumbang lebih dari dua per tiga jumlah kasus positif corona.

Sampai saat ini, Jakarta masih tetap menjadi daerah dengan jumlah kasus corona terbanyak di Indonesia. Kendati demikian, ada tren pergeseran episentrum corona ke provinsi-provinsi di luar Jakarta. Hal ini karena persentase penambahan pasien positif di Jakarta mengalami penurunan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

Hal tersebut diungkapkan oleh Lembaga Alvara Research Center yang baru-baru ini merilis analisa data mengenai wabah corona di Indonesia.

“Posisi episentrum pandemi kemungkinan besar mulai bergeser ke provinsi-provinsi di luar Jakarta, terutama provinsi-provinsi di Jawa,” terang Pendiri  Alvara Research Hasanuddin Ali. “Di Jakarta, proporsi pasien yang sembuh mulai seimbang dengan pasien yang meninggal.”

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto pun mengamini hal tersebut. Menurut Yurianto, sekarang setidaknya ada tiga kota yang sangat berpotensi menjadi episentrum baru penyebaran virus corona. Tiga tersebut menurut Yurianto adalah Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Tiga kota ini, walau jumlah kasus coronanya masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan Jakarta, namun mengalami jumlah kenaikan yang cukup signifikan.

Semarang, misalnya. Per hari selasa, 28 April 2020, tercatat sudah ada 118 orang yang positif terinfeksi virus corona. Jumlah pasien yang meninggal sebanyak 30, sedangkan yang dinyatakan sembuh sebanyak 75 orang. Jumlah Orag Dalam pengawasan (ODP) sebanyak 3.048, sedangkan jumlah PDP mencapai 630.

Surabaya lebih mengerikan lagi. Jumlah kasus positif corona di sana pada periode yang sama mencapai 392 orang, dengan 75 orang di antaranya telah sembuh dan 53 meninggal dunia. Jumlah ODP mencapai 2.365 orang dan PDP sebanyak 1056.

Sedangkan di Makassar, jumlah kasus positif saat ini mencapai 336 kasus dengan 71 di antaranya dinyatakan telah sembuh dan 27 orang meninggal dunia. Jumlah ODP sebanyak 897, dan PDP sebanyak 350. Jumlah ini merupakan salah satu yang terbanyak untuk daerah di luar Jawa.

Bila tidak ditangani dengan tepat, bukan tak mungkin tiga kota ini bisa menjadi episentrum baru dengan jumlah pasien positif yang lebih banyak ketimbang Jakarta.

episentrum

Terakhir diperbarui pada 29 April 2020 oleh

Tags: coronaepisentrumMakassarSemarangSurabaya
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mending Beli Rumah di Menganti, Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo. MOJOK.CO

Alasan Pasangan Muda Beli Rumah di Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo: Kena Imbas Pembangunan Perkotaan

12 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Minus punya rumah di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Jujur Janggal, Saat Orang Lain Bilang Punya Rumah di Pusat Kota Surabaya Itu Menguntungkan

19 Agustus 2026
Kontingen Prambanan tunjukkan jejak Mataram Kuno di Karnaval Budaya Klaten 2026. MOJOK.CO

Potret Kejayaan Mataram Kuno dalam Karnaval Budaya Klaten, 26 Kecamatan Adu Keunggulan Wilayah

19 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.