Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sedih, Partai Idaman Tak Lolos Verifikasi Administrasi

Redaksi oleh Redaksi
25 Desember 2017
A A
partai idaman rhoma irama
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hari libur Natal tahun tahun ini boleh jadi adalah hari libur yang kelam bagi segenap kader dan simpatisan Partai Idaman alias Partai Islam Damai Aman. Pasalnya, kemarin, partai besutan Wak Haji Rhoma Irama ini dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi dan tidak bisa lanjut ke tahap verifikasi faktual oleh KPU.

“Dari bukti yang kita terima tadi, ada beberapa daerah yang tidak memenuhi syarat. Nanti kita cocokkan dengan data yang kita miliki,” ujar Sekjen Partai Idaman Ramdansyah di kantor KPU.

Iklan

Partai Idaman adalah satu dari sembilan partai yang diminta oleh KPU untuk memperbaiki kelengkapan administrasi dan mendaftar kembali setelah sebelumnya dinyatakan gagal. Sembilan partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Idaman, Partai Republik, Partai Bhinneka Indonesia, Partai Rakyat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) kubu Hendropriyono, Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), dan Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo).

Dari sembilan partai ini, tujuh diantaranya dinyatakan tidak lolos ke tahap verifikasi faktual, dan Partai Idaman menjadi salah satunya.

Hal ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi Rhoma Irama dan segenap pengurus partai Idaman. Pasalnya, banyak kader dan simpatisan yang sangat yakin partai Idaman bisa terus melaju dan berlaga di Pemilu 2019.

Partai dengan warna identitas yang menyerupai warna label kecap Bango ini sebelumnya memang diyakini akan menjadi warna baru dalam percaturan politik tanah air. Maklum saja, banyak kesegaran-kesegaran yang ditawarkan oleh partai ini. Mulai dari proses deklarasinya yang disampaikan melalui lagu, sampai kehebohannya karena ketua dewan Syuro partai Idaman sempat menjadi gubernur DKI, walau statusnya tandingan.

Selain itu, pesona Rhoma Irama juga dinilai menjadi hal yang segar dalam lanskap persaingan politik. Ia adalah sosok yang unik dan dahsyat.

Ketika politisi lain sibuk dengan ide-ide kebhinekaan, persatuan, atau mental bernegara, Rhoma Irama justru hadir menyerukan kepada rakyat untuk jangan terlalu banyak begadang, meninggalkan judi, menjauhi mirasantika, sampai menghormati dan menyayang ibu sendiri. Ajakan yang ia tentu saja lebih riil, lebih nyata, lebih fundamental, dan lebih kontekstual.

Sosok seperti itu tentu tak bisa kita temukan pada partai lain.

Yah, tetaplah tabah, Wak Haji. Kita semua tahu dirimu cinta pada Indonesia, dan ingin ikut serta sebagai bagian dari kemajuan negara ini. Tapi percayalah, Wak, membangun negara bisa dilakukan dengan nada dan dakwah, tidak mesti lewat partai politik. Dan sejauh ini, dirimu sudah melakukannya, dengan sangat gemilang.

Tidurlah yang nyenyak, Wak. Jangan banyak begadang, kalau tiada artinya.

partai idaman

Terakhir diperbarui pada 25 Desember 2017 oleh

Tags: kpuPartai IdamanpemiluRhoma Irama
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dangdut Lawas OM Lorenza Melawan Hegemoni Dangdut Koplo MOJOK.CO
Esai

Dangdut Lawas OM Lorenza Obat Kejenuhan Dangdut Koplo: Wayahe Wong Lawas Tampil

11 Februari 2025
Presidential Threshold, MK.MOJOK.CO
Kabar

Penghapusan Presidential Threshold adalah Langkah Maju Bagi Demokrasi

3 Januari 2025
Pemilu 2024 Selesai, Petugas KPPS Balik Setelan Pabrik: Jelas Mancing, Mabar, Slot! MOJOK.CO
Ragam

Pemilu 2024 Selesai, Petugas KPPS Balik Jadi Kaum Korea: Jelas Mancing, Mabar, Slot!

15 Februari 2024
Cerita Ibu Rumah Tangga di Semarang Dapat Serangan Fajar 4 Parpol, tapi Tetap Golput karena Bukan DPT.mojok.co
Ragam

Cerita Ibu Rumah Tangga di Semarang Dapat Serangan Fajar 4 Parpol, tapi Tetap Golput karena Bukan DPT

15 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sri Sultan HB X tegaskan: penataan kawasan pedestrian Malioboro bukan berarti apa-apa tidak boleh MOJOK.CO

Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded

24 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026
Jadi gini rasanya keracunan motor Yamaha Xabre bekas MOJOK.CO

Akulah yang dulu meremehkan motor Yamaha Xabre karena harganya yang nggak ngotak, tapi kini rasa ingin memilikinya semakin tinggi

23 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.