Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sandiaga Ingin Integrasikan Program Layanan Masyarakat Ke Dalam KTP Agar Masyarakat Tidak Kebanyakan Kartu

Redaksi oleh Redaksi
18 Maret 2019
A A
kartu sakti
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sandiaga ingin program-program kartu yang selama ini sudah dilakukan oleh Jokowi teritegrasi dalam satu kartu, yakni KTP.

Debat Pilpres Cawapres yang mengangkat tema Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Sosial Budaya semalam sudah selesai dilaksanakan.

Tak bisa dimungkiri, debat berlangsung dengan sangat membosankan. Andai saja tidak diselamatkan oleh iklan produk pelancar buang air besar Dulcolax, maka lengkap sudah kebosanan debat semalam.

Baik cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin maupun cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno sama-sama berbicara tentang meneruskan program-program kesehatan dan pendidikan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah.

Namun, ada satu pembahasan yang cukup menarik, sebab kedua kubu punya pandangan yang sangat berbeda, yakni pembahasan tentang kartu.

Dalam debat semalam, kubu cawapres Ma’ruf Amin sempat mengeluarkan jurus andalan, yakni jurus kartu. Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa dirinya bersama Jokowi kelak akan memaksimalkan dan mengeluarkan tiga kartu, yakni kartu kuliah, karto sembako murah, dan kartu pra-kerja. Kartu-kartu ini nantinya akan menyempurkan kerja-kerja kartu yang sudah ada sebelumnya.

“Kami akan keluarkan 3 kartu. Kartu kuliah, kartu sembako murah, kartu pra-kerja. Ini kartu yang akan kami keluarkan itu,” kata Ma’ruf Amin. Gayanya bagaikan para pendekar Yu-Gi-Oh saat mengeluarkan kartu-kartu andalannya.

Nah, pada poin inilah titik balik terjadi. Sandiaga Uno merasa, masyarakat Indonesia terlalu direpotkan dengan banyaknya kartu. Karena itulah, ia mengusulkan agar kelak kartu-kartu yang selama ini menjadi program pemerintahan Jokowi dihilangkan dan cukup diganti dengan satu KTP.

“Kita keluarkan dompet kita, keluarkan satu kartu yang sudah dimiliki yaitu kartu tanda penduduk (KTP). Ini super canggih sudah memiliki chip,” ujar Sandiaga.

Sandiaga mengatakan chip yang ada pada KTP seharusnya sudah cukup untuk mengelola big data masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan, rumah, pendidikan, dan layanan kerja cukup hanya dengan menggunakan KTP tanpa perlu punya banyak kartu.

“KTP ini yang akan menjadi kartu kami,” tegas Sandi yang langsung disambut meriah oleh pendukungnya dengan menunjukkan KTP-nya masing-masing.

Usul Bang Sandi tetu saja bagus, hanya saja… Ah, Bang Sandi ini nggak tahu kali ya, gimana bangganya saat punya dompet tebel, yah, walau tebelnya karena banyak kartunya (dari mulai kartu ATM sampai kartu langganan futsal) bukan tebel karena duit. Kalau kelak kartunya cuma satu, lalu dengan apa lagi para pemilik dompet tipis itu punya kesempatn untuk membanggakan ketebalan dompetnya?

kartu sakti

Terakhir diperbarui pada 15 September 2020 oleh

Tags: debat cawapreskartuMa’ruf Aminsandiaga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mojok mentok mahfud md vs gibran debat cawapres
Video

Etika Gibran ke Mahfud MD Saat Debat Cawapres Menuai Sorotan Media Asing

26 Januari 2024
PutCast Spesial Nobar Debat Cawapres Bersama Toto Raharjo dan Wahyudi Anggoro Hadi
Video

PutCast Spesial Nobar Debat Cawapres Bersama Toto Raharjo dan Wahyudi Anggoro Hadi

22 Januari 2024
lurah panggungharjo bantul yang disebut mahfud md di debat cawapres.MOJOK.CO
Kabar

Dipuji Mahfud MD, Lurah Panggungharjo Blak-blakan: Desa Tidak Maju karena Negara Terlalu Mengatur

22 Januari 2024
Dr. Suko Widodo Angkat Bicara Soal Komunikasi Politik dalam Debat Capres dan Cawapres
Video

Dr. Suko Widodo Angkat Bicara Soal Komunikasi Politik dalam Debat Capres dan Cawapres

16 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Lolos SBM Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jual Tiramisu. MOJOK.CO

Seporsi Kemenangan usai Ayah Tiada: Jualan Tiramisu di Saparua sejak Remaja agar Bisa Sekolah hingga Tembus SBM ITB

3 Agustus 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.