Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Relokasi Kantor DPRD dan Teras Malioboro 2, DIY Bakal Punya Jogja Planning Gallery

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
12 Juli 2022
A A
jogja planning gallery mojok.co

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti menyampaikan paparan tentang Jogja Planning Gallery di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (11/07/2022).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemda DIY berencana membangun Jogja Planning Gallery di kawasan Malioboro pada 2024-2025 mendatang. Pembangunan dilakukan dengan merelokasi atau memindah kantor DPRD DIY dan Teras Malioboro 2 yang sebelumnya bekas kantor Dinas Pariwisata DIY.

Kantor DPRD DIY rencananya akan dipindah ke Jalan Kenari, Yogyakarta. Sedangkan pedagang kaki lima (PKL) di Teras Malioboro 2 akan dipindah ke Teras Malioboro 1 di eks bioskop Indra.

“[Pembangunan mungkin 2024-2025. Jadi harapan saya [pkl teras malioboro 2 pindah di sebelah utara [teras malioboro 1] sehingga nanti teras malioboro 2 kosong dan DPRD juga harus kosong,” papar Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (11/07/2022).

Menurut Sultan, Jogja Planning Gallery nantinya akan menjadi pusat kebudayaan di kawasan Malioboro. Sebab selama ini belum ada pusat kebudayaan yang berada di kawasan tersebut.

Jogja Planning Gallery nantinya akan menyediakan ruang pameran bagi kegiatan seni budaya serta UMKM. Bangunan tersebut nantinya memiliki fasilitas panggung kesenian yang bisa digunakan untuk penyelenggaraan pagelaran seni budaya.

“Nanti DPRD kan bisa diubah jadi tempat pentas biarpun ada keterbatasan. Kita kan juga nggak punya galeri untuk Yogya itu nggak ada,” jelasnya.

Untuk mengoptimalkan desain Jogja Planning Gallery, lanjut Sultan, Pemda DIY melombakan desain dasar kepada pihak swasta. Sayembara dilakukan untuk mendapatkan masukan, informasi dari masyarakat luas, mengenai konsep yang tepat untuk pembangunan Jogja Planning Gallery.

Dari 118 peserta yang mendaftar, dewan juri  memilih 3 desain terbaik. Satu desain ditetapkan pemenangnya pada Selasa (12/07/2022). Namun tiga karya terbaik akan dikolaborasikan untuk dijadikan basic design  pembangunan gedung Jogja Planning Gallery.

“Tapi dari ketiga-tiganya berapapun dia punya juara kami harapkan besok untuk tetap menyelesaikan hingga tahap desain paling akhir. Harapan saya akan ikut mewarnai dari ketiga gambar itu menjadi satu kawasan,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti mengungkapkan, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY dan juri mengungkapkan tiga peserta terbaik dariJakarta dan Bali. Setiap karya akan mendapatkan hadiah total Rp 400 juta.

“Ketiganya jadi basic design atau tahap paling awal dalam pembangunan. Kita akanmenyusun DED (Detail Engineering Design-red untuk memperoleh gambaran terkait pembangunan tersebut. Jadi prosesnya masih cukup panjang,” jelasnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Skuter Listrik Kembali Ramai di Malioboro, Sultan Tindak Tegas Pengelola

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2022 oleh

Tags: jogja planning gallerymalioborosultanteras malioboro
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Sri Sultan HB X tegaskan: penataan kawasan pedestrian Malioboro bukan berarti apa-apa tidak boleh MOJOK.CO
Kabar

Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded

24 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO
Kuliner

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Budi daya ikan nila cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan ngasal MOJOK.CO

Budi daya ikan nila bisa cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan sampai merusak sumber daya 40 tahun ke depan

30 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026
kesehatan mental dan stigma odgj mojok.co

Indonesia Darurat Depresi pada Remaja: Jangan Pernah Takut Mencari Bantuan Masalah Kesehatan Mental

31 Juli 2026
Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

Warga vs Warga, Mengapa Kekerasan di Tingkat Tapal Terus Berulang?

28 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.