Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pesan Amien Rais Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-48

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
3 November 2022
A A
Amien Rais jelang Muktamar Muhammadiyah

Amien Rais jelang Muktamar Muhammadiyah

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tokoh senior Muhammadiyah, Amien Rais yang juga pendiri Partai Ummat menginginkan gerakan-gerakan Islam yang ada di Indonesia untuk bersatu. Menurutnya, konsolidasi kekuatan berbagai organisasi dan lembaga Islam akan menentukan masa depan bangsa ke depannya.

Melalui paparannya,  Amien Rais menjelaskan terkait rasa bangganya bahwa di usia yang ke-110, Muhammadiyah makin memantapkan eksistensinya sebagai wadah gerakan Islam terbesar di Indonesia dan dunia.

“Alhamdulillah, makin tambah usia, Muhammadiyah kita ini tidak tambah lemah dan berkurang salehnya. Sebaliknya, makin tambah tua, makin bertambah amal solehnya,” paparnya, dalam video yang diunggah di Youtube Amien Rais Official, dikutip Kamis (3/11/2022).

“Tidak berlebihan, Muhammadiyah adalah gerakan jammiyah perserikatan Islam yang terbesar di muka bumi dan tertua,” sambung Amien Rais. Kesimpulannya itu karena ia telah berkeliling dunia dan tinggal di beberapa negara Islam. Ia melihat kini Muhammadiyah sudah menglobal dan mendunia.

Ketua PP Muhammadiyah ke-12 ini juga mengingatkan, bahwa selain Muhammadiyah terdapat pula organisasi dan gerakan-gerakan Islam lain di Indonesia yang harus dirangkul. Sebut saja Nadhlatul Ulama (NU), Persatuan Islam (Persis), Al-Irsyad dan lain sebagainya.

Ia pun berharap, kekuatan-kekuatan ini nantinya dapat bersatu. Menurutnya, dengan persatuan kekuatan-kekuatan muslim yang besar ini, dapat menentukan masa depan bangsa Indonesia.

“Selain Muhammadiyah ada gerakan Islam lain yang besar. Sebut saja NU, Persis atau Persatuan Islam, Al-Irsyah Al-Islamiyyah dan lain-lain,” jelasnya.

“Jika kekuatan ini bersatu, akan menjadikan kekuatan keislaman besar, yang akan menentukan masa depan negeri muslim Indonesia kita ini,” Amien Rais menegaskan.

Di akhir paparannya, Amien Rais juga menyinggung soal Muktamar Muhammadiyah, yang ia anggap akan menentukan seberapa panjang nafas pergerakan lembaga ini ke depannya.

Sebagai mantan Ketua PP Muhammadiyah, ia mengaku bahwa kebanggaan terbesar yang pernah ia rasakan adalah ketika diamanati untuk memimpin lembaga ini. Bersanding dengan nama-nama pendahulu, seperti KH Ahmad Dahlan, KH Ibrahim, KH Mas Mansur, hingga AR Fahrudin.

“Pada tahun 1995, dalam Muktamar Muhammadiyah ke-43 di Aceh, saya terpilih sebagai Ketua PP Muhammadiyah,” katanya.

“Jika ada hari-hari yang paling bahagia yang diberikan Allah pada saya, adalah saat mengetahui bahwa dalam Muktamar itu saya dipilih oleh muktamar dan muktamirat, sebesar 98,5 persen mendukung saya.”

Muktamar Muhammadiyah ke-48 sendiri akan diadakan di Solo, tepatnya pada Jumat-Minggu, 18-20 November 2022 mendatang. Menurut rencana, agenda ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

Iklan

Berdasarkan informasi dari Panitia Pelaksana, Muktamar Muhammadiyah ke-48 ini, selain diikuti oleh ribuan peserta dari PPM/PPA, PWM/PWA, PDM/PDA dan PCIM/PCIA Luar Negeri, juga akan dihadiri kurang lebih 1-2 juta Penggembira dari berbagai pelosok negeri dan 35 kota/kabupaten se-Jateng.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: KPK Ungkap Banyak Kasus Korupsi Melibatkan Keluarga, Kok Bisa?

Terakhir diperbarui pada 3 November 2022 oleh

Tags: Amien RaisMuhammadiyahmuktamar muhammadiyah
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO
Kampus

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru, Lumajang saat erupsi. MOJOK.CO
Aktual

Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru

21 November 2025
wisuda, tuli.MOJOK.CO
Kampus

Sering Dibilang Bodoh karena Tuli, Kini Membuktikan Diri dengan Menjadi Wisudawan Tunarungu Pertama di Kampusnya

24 Oktober 2025
Apa yang Terjadi Jika Muhammadiyah Tidak Pernah Ada? MOJOK.CO
Esai

Fakta Menyeramkan Jika Muhammadiyah Tidak Pernah Lahir di Indonesia

5 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.