Mengenal STIN, Sekolah Kedinasan Milik BIN yang Mencetak Kader Intelijen Negara

Ini persyaratan masuknya.

sekolah intelijen stin mojok.co

Robotik, salah satu unit kegiatan para taruna di STIN. (IG @rekrutmenstin)

MOJOK.CO – Sekolah Tingi Intelijen Negara (STIN) merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan yang ada di Indonesia. Kampus ini milik Badan Intelijen Negara (BIN).

STIN merupakan sekolah kedinasan yang berdiri di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN). Sekolah ini sama seperti Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Politeknik Statistika (STIS), dan Politeknik Imigrasi.

STIN merupakan kampus kedinasan yang tergolong muda. Jika sekolah sejenis berdiri sejak tahun 2000, STIN baru hadir pada 2004. Tujuan pembentukannya sendiri adalah untuk mencetak kader penerus agen rahasia Indonesia dalam lingkungan BIN.

Sekolah ini berusaha menyiapkan mahasiswanya untuk menjadi anggota masyarakat intelijen yang memiliki kompetensi dalam bidang akademik dan keahlian profesional. Harapannya mahasiswa STIN mampu mengimplementasikan dan mengembangkan ilmu-ilmu intelijen sesuai visi dan misi mereka.

Lantas, apa saja fasilitasnya jika kuliah di STIN?

Fasilitas dan kurikulum STIN

STIN menjadi salah satu kampus kedinasan favorit yang memiliki sejumlah keunggulan. Sekolah ini membebaskan para taruna dan taruni (sebutan untuk mahasiswanya) dari biaya sekolah alias gratis.

Mereka juga memberikan para taruna dan taruni fasilitas tinggal di asrama, konsumsi, dan seragam. Ketika lulus pun, para taruna dan taruni bakal menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Tak hanya fasilitas unggulan, STIN juga menjamin para taruna dan taruni mendapatkan pembelajaran yang berkualitas. Masa studi di STIN adalah delapan semester (4 tahun), yang mana selama kuliah mahasiswa akan mendapatkan materi akademik, intelijen, dan fisik.

Secara akademik, nantinya taruna dan taruni akan mempelajari mata kuliah umum, seperti ekonomi, sosial, politik, hukum, dan sejarah. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pelatihan intelijen.

Dalam pembelajaran ilmu keintelijenan, STIN akan membekali taruna dan taruni dengan bahasa asing. Selain Bahasa Inggris—yang sudah wajib dikuasai sejak mendaftar kuliah—nantinya taruna dan taruni juga akan memperlajari Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, dan Bahasa Prancis.

Adapun prodi yang ada di STIN meliputi:

1. Program Strata 1 (S-1): Jurusan Agen Intelijen; Jurusan Teknologi Intelijen; Jurusan Cyber Intelijen; Jurusan Ekonomi Intelijen

2. Program Pasca Sarjana (S-2): Magister Terapan Intelijen; Medik Chemistry dan Nuclear Hazard Biological Hazard; Magister Terapan Intelijen Medik; Magister Terapan Teknologi dan Cyber; Magister Terapan Intelijen Ekonomi; Magister Kajian Intelijen

3. Program Doktoral (S-3): Analisis Strategi Intelijen

Syarat Pendaftaran

Jika kamu berminat untuk mendaftar ke perguruan tinggi kedinasan, khususnya STIN, berikut ini syarat pendaftaran yang harus Kamu persiapkan.

Persyaratan ini mengacu pada penerimaan mahasiswa baru STIN 2022/2023, di antaranya:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2. Tidak pernah terlibat tindak pidana.

3. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

4. Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan:

5. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.

6. Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki).

7. Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato.

8. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).

9. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh manapun (laki-laki).

10. Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang.

11. Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik + (plus) atau – (minus).

12. Tidak buta warna.

13. Tinggi badan minimal (berat badan seimbang menurut ketentuan berlaku):

14.Usia pada 31 Desember 2022 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).

15. Mendapatkan persetujuan orangtua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orangtua/wali.

16. Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD.

Syarat Administrasi

Sementara itu, persyaratan administrasi untuk mendaftar STIN berupa:

1. Surat Izin Orangtua/Wali.

2. Fotocopy ijazah.

3. Surat keterangan lulus dari sekolah.

4. Pas Foto dengan ketentuan:

5. Fotocopy Akta Kelahiran/Surat Keterangan Kelahiran/Kenal Lahir, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu BPJS.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Perbedaan Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Politeknik, dan Akademi

Exit mobile version