ADVERTISEMENT

Pemkot Yogyakarta dan Kustomfest Kumpulkan Donasi Rp1,029 Miliar untuk Bantuan Bedah Rumah dan Pendidikan

Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kustomfest kumpulkan donasi Rp1,29 miliar lewat Charity Ride for 270 untuk bantu bedah rumah dan pendidikan warga membutuhkan MOJOK.CO

MOJOK.CO, KOTA YOGYAKARTA – Melalui Charity Ride for 270, Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Kustomfest mengumpulkan donasi mencapai Rp1,29 miliar yang nantinya akan digunakan untuk bedah rumah hingga bantuan pendidikan. 

Charity Ride for 270 yang berlangsung di Balai Kota Yogyakarta, Minggu (11/10/2026), ini diikuti oleh ratusan pecinta motor. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus menggalang solidaritas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui rangkaian kegiatan amal yang dimulai sejak Selasa (6/10/2026), donasi yang dihimpun bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta mencapai Rp1.029.400.000. 

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang diusung dalam peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta melalui tema Otentik dan Konkret.

“Kalau otentik, Kota Yogyakarta punya semangat gotong royong Segoro Amarto. Konkret berarti semangat itu harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui gotong royong yang kita lakukan hari ini,” ujarnya di Balai Kota Yogyakarta. 

Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kustomfest kumpulkan donasi Rp1,29 miliar lewat Charity Ride for 270 untuk bantu bedah rumah dan pendidikan warga membutuhkan MOJOK.CO
Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kustomfest kumpulkan donasi Rp1,29 miliar lewat Charity Ride for 270 untuk bantu bedah rumah dan pendidikan warga membutuhkan. (Dok. Pemkot Yogyakarta)

Apresiasi untuk Kustomfest: dorong ekonomi kreatif dan masyarakat

Apresiasi secara khusus Hasto tujukan untuk penyelenggaraan Kustomfest yang pada 2026 ini memasuki tahun ke-15. Menurutnya, Kustomfest turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memberikan dampak terhadap berbagai sektor, termasuk pariwisata dan usaha masyarakat.

Oleh karena itu, Hasto menilai, kolaborasi Kustomfest dengan Pemkot Yogyakarta dalam rangka HUT ke-270 menjadi kesempatan untuk memperluas manfaat kegiatan kreatif melalui aksi sosial.

“Melalui kolaborasi bersama Kustomfest, semangat otentik berupa gotong royong kita wujudkan dalam aksi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ucapnya. 

Kustomfest tidak ingin bikin acara sekadar kumpul komunitas motor

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi menjelaskan, gagasan Charity Ride for 270 lahir dari serangkaian diskusi untuk menghadirkan kegiatan berkendara yang tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya komunitas motor, tetapi juga memberikan manfaat sosial.

Program tersebut kemudian dikembangkan melalui Charity Night atau malam amal yang digelar beberapa hari sebelumnya di Hotel Fortuna. Penggalangan dana terus berlanjut setelah acara tersebut sehingga jumlah donasi yang terkumpul bertambah.

“Harapannya, program ini bisa terus berlanjut. Dana yang terkumpul akan diwujudkan melalui bedah rumah dan bantuan pendidikan sehingga kolaborasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” beber Lulut.

Menurutnya, kegiatan kali ini juga memiliki pengalaman berbeda karena rombongan peserta berkendara menuju Balai Kota Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian acara. Karena itu, Lulut pun mengapresiasi dukungan Wali Kota Yogyakarta yang turut memberikan ruang bagi komunitas motor untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ikut serta dalam Charity Ride for 270 bersama Kustomfest MOJOK.CO
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ikut serta dalam Charity Ride for 270 bersama Kustomfest. (Dok. Pemkot Yogyakarta)

Dampak nyata jika kolaborasi diperkuat

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Abd. Samik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penggalangan dana.

Samik menilai, Charity Ride for 270, menjadi bentuk dampak nyata yang bisa dihasilkan jika kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat.

“Dana ini akan membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan memperbaiki rumah. Selain itu, ada anak-anak yang kesulitan membayar biaya sekolah, bahkan kebutuhan tugas sekolah. Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat menjangkau warga kurang mampu, mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi,” beber Samik.

Samik pun mengimbau masyarakat untuk turut menyampaikan informasi mengenai warga yang membutuhkan bantuan. Dengan begitu dapat ditindaklanjuti oleh BAZNAS Kota Yogyakarta untuk menerima uluran tangan dari uang donasi yang terkumpul berkat kolaborasi Pemkot dan Kustomfest.

Sumber: Humas Pemkot Yogyakarta

BACA JUGA: Awalnya buat Touring, Yamaha XMAX Ini Jadi Robot yang Bisa Berkedip dan Dikendalikan lewat Ponsel  atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan


Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2026 oleh .

Redaksi

Kontributor aktif media opini dan satir.