Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pelaku Ujaran Rasial ke Asrama Papua Minta Maaf Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

Redaksi oleh Redaksi
3 September 2019
A A
Pelaku Ujaran Rasial ke Asrama Papua Minta Maaf Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pelaku ujaran rasial di Asrama Papua, Surabaya, akhirnya meminta maaf. Minta maaf usai ditetapkan sebagai tersangka. Hm.

Gonjang-ganjing dan polemik soal Papua selama sebulan ini tidak akan sedahsyat ini jika saja lontaran rasial ke mahasiswa di Asrama Papua, Surabaya pada 16 Agustus 2019 silam, tidak pernah terjadi.

Iklan

Sebelumnya, Kepolisian menetapkan status Tri Susanti sosok koordinator lapangan aksi yang membawa massa ormas Front Pembela Islam (FPI), Pemuda Pancasila (PP), dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI), sebagai tersangka dalam pengepungan Asrama Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, bulan lalu.

Tri Susanti sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf, meski kemudian dirinya tetap dipecat sebagai Wakil Ketua FKPPI Surabaya. Hal ini menambah daftar persoalan yang menimpa Tri Susanti. Beberapa hari kemudian kader dari Partai Gerindra ini juga diperiksa Polisi sampai akhirnya ditahan 1 kali 24 jam.

Meski Tri Susanti sudah ditetapkan sebagai tersangka, publik sebenarnya masih bertanya-tanya siapa sosok yang melontarkan ujaran rasial ke mahasiswa Papua di Surabaya. Hal yang sedikit banyak memancing munculnya kerusuhan di Manokwari dan beberapa daerah Papua lainnya.

Senin kemarin (02/09), salah satu pelaku ujaran rasial itu akhirnya ditemukan Polisi. Pihak Kepolisian Surabaya mengungkapan salah satu tersangka merupakan staf Kecamatan Tambaksari, berinisial SA. Meski begitu, SA juga sebenarnya merupakan anggota Satpol PP di bawah koordinasi Bakesbang Linmas.

“Dalam pemeriksaan, SA mengakui bahwa ucapan (rasial) itu keluar. Tapi itu bukan dengan tujuan menghina atau merendahkan atau mendiskriminasikan suku atau kelempok atau teman-teman yang ada di asrama,” kata Ari Hans Simaela, Kuasa Hukum tersangka SA.

Kuasa Hukum SA juga menjelaskan bahwa ujaran rasial yang keluar di Asrama Papua itu terjadi begitu cepat dan spontan saja.

“Itu hanya spontan, sebagai orang yang marah tiba-tiba mengumpat dan betul-betul mengumpat. Bukan untuk menistakan atau Bahasa kerennya diskriminasi ras, tidak seperti itu. Jadi kayak orang Surabaya kalau misuh (mengumpat) seperti apa sih? Spontan, kalau kita marah kan kebun binatang keluarkan ya seperti itulah,” tambahnya.

SA sendiri sudah diperiksa sampai hari ini (03/09) dan mendapatkan 34 pertanyaan dari penyidik. Melalui kuasa hukumnya pula, SA mengaku meminta maaf kepada seluruh masyarakat—terutama masyarakat Papua atas pernyataannya tersebut.

“Saya sampaikan pesan dari klien kami jika dirinya meminta maaf kepada semua masyarakat jika dirinya sama sekali tidak melakukan tindak diskriminasi pada rasa tau suku tertentu,” kata Kuasa Hukum SA.

Coba minta maafnya sebelum ditetapkan jadi tersangka, Pak Pengacara, pasti klien Anda bakal lebih keren lagi. Namanya udah tersangka, videonya ujaran rasial udah tersebar ke mana-mana, ya mau apalagi coba kalau nggak minta maaf?

Infografik Pelaku Ujaran Rasial ke Asrama Papua Minta Maaf Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

BACA JUGA Ejekan Rasialis ‘Monyet’ Menjadi Alat Perlawanan Minke-Minke Abad 21 dan tulisan dari rubrik Kilas lainnya.

 

Terakhir diperbarui pada 3 September 2019 oleh

Tags: asrama papuarasialrasialismerasisme
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Curahan Hati Mahasiswa Papua yang Kesulitan 'Mengetuk Pintu' Pemilik Kos di Jogja.MOJOK.CO

Suara Hati Mahasiswa UGM Asal Papua Ungkap Beratnya Kuliah di Jogja Meski Dianggap “Papua Kedua”

17 Oktober 2023
ilustrasi Tutorial Klarifikasi untuk Influencer Blunder mojok.co

Tutorial Klarifikasi untuk Influencer Blunder

8 Desember 2021
Dari Kepala Steven Yadohamang yang Diinjak Aparat Itu Kami Belajar, Bagaimana Orang Papua Dilihat oleh Negara

Dari Kepala Steven Yadohamang yang Diinjak Aparat Itu Kami Belajar, Bagaimana Orang Papua Dilihat oleh Negara

29 Juli 2021
Kalau Orang Indonesia Omong Soal Papua, Mereka Omong Apa?

Kalau Orang Indonesia Omong Soal Papua, Mereka Omong Apa?

14 Juli 2021
Presiden BWF Meminta Maaf kepada Presiden dan Seluruh Rakyat Indonesia atas Insiden All England Project Multatuli Alami Serangan Siber Bertubi-tubi karena Tayangkan Liputan Pemerkosaan mojok.co

Polisi Siber Seolah Diam Saat Patrich Wanggai Dirundung Komentar Bernada Rasisme

23 Maret 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Ide bisnis sewa HP flagship, ide aneh raup omzet 20 juta per bulan MOJOK.CO

Ide bisnis sewa HP flagship ternyata begitu menguntungkan, modal 3 HP bisa raup omzet 20 juta per bulan

20 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.