Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jalan Panjang Jadi Paskibraka Jateng 2025, Tak Cuma Bertugas Kibarkan Bendera tapi Juga Jadi “Agen”

Redaksi oleh Redaksi
16 Agustus 2025
A A
Ahmad Luthfi kukuhkan Paskibraka Jateng 2025 MOJOK.CO

Ahmad Luthfi kukuhkan Paskibraka Jateng 2025. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Tengah tahun angkatan 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Jumat, (15/8/2025) malam.

Mereka akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 17 Agustus 2025 mendatang di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang.

Iklan

Luthfi menjelaskan, pasukan Paskibraka ini terdiri dari anak-anak yang telah lolos seleksi di tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi. Mereka dikumpulkan dan diberikan pelatihan. Di antaranya dididik kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air.

“Ini akan memberikan kebanggaan, karena mengibarkan bendera itu tidak sembarangan. Kebanggaan bagi dirinya, daerahnya, maupun keluarganya,” kata Luthfi saat mengukuhkan 35 anggota Paskibraka Jateng 2025

Untuk itu, Luthfi berpesan selain dapat bertugas dengan baik, puluhan pemuda-pemudi tersebut ke depan dapat memiliki rasa kebangsaan yang luar biasa. Sekaligus dapat menjadi agen-agen cinta tanah air.

Ahmad Luthfi kukuhkan Paskibraka Jateng 2025 MOJOK.CO
Ahmad Luthfi kukuhkan Paskibraka Jateng 2025. (Pemprov Jateng)

Jalan panjang untuk jadi Paskibraka Jateng

Salah seorang anggota Paskibraka Jateng 2025, M Asyraf Tsaqib sangat bersyukur karena dapat menjadi bagian dari Paskibraka. Baginya, ini  merupakan salah satu cita-citanya.

Apalagi ia dan puluhan anggota Paskibraka lainnya telah melalui rangkaian proses seleksi yang cukup panjang. Dimulai Desember 2024 lalu seleksi tingkat kabupaten, kemudian dilanjutkan seleksi tingkat provinsi pada bulan Februari 2025.

Ahmad Luthfi kukuhkan Paskibraka Jateng 2025 MOJOK.CO
Ahmad Luthfi kukuhkan Paskibraka Jateng 2025. (Pemprov Jateng)

“Alhamdulillah sangat bangga dan sangat senang. Salah satu cita-cita saya untuk jadi Paskibraka. Alhamdulillah juga tadi terpilih juga untuk disematkan pin. Tadi juga dapat pesan agar saat tugas nanti dapat berjalan lancar,” ujar pelajar SMKN 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan itu.

Hal senada disampaikan oleh Salva Aisilla Sanquita, anggota Paskibraka asal Kabupaten Purbalingga. Ia mengaku bangga karena dapat terpilih dan menjadi wakil dari sekolah dan daerahnya.

“Karena Prosesnya sudah sejak satu tahun lalu. Untuk pelatihan di provinsi mulai tanggal 3 Agustus lalu. Materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) itu cukup berkesan dan menguji mental,” ujar pelajar SMAN 1 Padamara Kabupaten Purbalingga itu.***(Adv)

BACA JUGA: Gabung Paskibraka Bisa Jadi Batu Loncatan buat Kuliah Kedinasan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2025 oleh

Tags: jatengPaskibrakapaskibraka jatengupacara 17 agustus
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO
Kilas

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pastikan pengurusan dokumen izin untuk nelayan gratis MOJOK.CO
Kilas

Nelayan Kecil di Jateng Kini Bisa Urus Izin Kapal Gratis, Tinggal Lapor kalau Kena Pungli

22 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.