Mengenal Yandex Search Engine, Mesin Pencari Pesaing Google dari Rusia

yandex search engine mojok.co

Ilustrasi aplikasi mesin pencari (Mojok.co)

MOJOK.COYandex search Engine mungkin masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun di negara asalnya Rusia, Yandex search engine sangat populer dan digunakan oleh sebagian besar masyarakatnya. 

Mesin pencari bikinan perusahaan teknologi ternama di Rusia itu digunakan oleh lebih dari 50 separuh pengguna internet di Rusia. Penggunaannya mampu mengungguli Google. Selain di Rusia, Yandex juga digunakan di negara-negara sekitar Rusia seperti Belarus, Kazakhstan, Turki, dan Ukraina.

Kepopuler Yandex sebagai mesin pencari dimulai pada 2017 sejak Smartphone Android di Rusia tidak lagi menjadikan Google sebagai mesin pencari default. Keputusan itu ditopang dengan regulasi politik dan kebijakan Rusia dalam menggunakan produk-produk dalam negeri.

Dikutip dari berbagai sumber, pengguna atau user Yandex search engine mencapai 104 juta per Oktober 2021, . Dengan begitu, Yandex masuk ke dalam jajaran lima mesin pencari paling populer di dunia selain Google, Bing, Yahoo, dan Baidu.

Seperti mesin pencari pada umumnya, Yandex mencari informasi berdasar keyword yang akurat. Yandex diyakini bisa menjadi mesin pencari referensi yang lebih luas daripada Google dan bing melalui fitur-fiturnya.

Fitur Yandex Search Engine

Dilansir dari Idmetafora dan Kumparan Yandex memiliki beberapa fitur seperti mesin pencari umumnya. Namun, ada beberapa fitur unik, salah satunya Yandex Money yang memungkinkan pengguna mengirimkan ataupun menerima uang. Berikut fitur-fitur Yandex dan fungsinya:

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Google dan Tambang Data Amerika: Mengapa Keseharian Kita Semakin “Dikontrol” oleh Segelintir Korporasi?

Exit mobile version